Sabar, Satu kata yang mungkin sering kita ucapkan pada sesama jika sedang tertimpa musibah.
Sabar, Kata yang mudah untuk kita lafazkan.
However, the real test comes when we ourselves are facing such time of trial. Dan seketika kita bisa benar-benar menghayati arti ‘sabar’ sebenarnya. Wallahi, tak mudah memang. Tapi tolong Jangan menyerah, Jangan putus asa!
Setiap individu pasti pernah mengalami ujian/cobaan, hanya saja ujian yang dihadapi itu berbeda. Bagaimana cara mengatasinya pun bisa jadi suatu masalah. Namun pada hakikatnya setiap ujian itu pasti ada jalan keluarnya. Biasanya sebelum masalah itu selesai sering kali kita akan merasa tertekan, merasa hanya seorang diri yang harus menghadapinya, hampir putus asa karena tidak tahan. Percayalah kita tak bisa menolak dan lari dari ujian, kita hanya perlu bersedia ikhlas menghadapi ujian, berani untuk bangkit dan berfikir hikmah di balik ujian, semangat dalam berikhtiar mencari jalan keluar serta bertawakkal.
Setiap ujian kesusahan, kesakitan dan apa pun yang menyiksa dan melemahkan jiwa adalah ujian dari Allah untuk menguji sejauh mana keimanan kita (Sumber QS Al-Ankabut 2-3). Ujian itu dapat dianggap sebagai penebus dosa yang telah kita lakukan atau bisa juga Allaah hendak mengangkat derajat kita di sisiNya. Yakinlah bahwa Allaah tidak akan memberikan suatu masalah di luar dari kesanggupan hambaNya (Sumber QS Al-Baqoroh 286) Yakinlah bahwa setiap kesusahan yang kita tempuhi pasti akan diganti dengan kesenangan (Sumber QS Al-Insyirah 1-8) Janganlah bersikap lemah dan berlarut-larut dalam kesedihan (Sumber QS Al-Imran 139), sehingga membuatmu putus asa karena sesungguhnya yang berputus asa akan termasuk dalam golongan kafir (Sumber QS Yusuf 12)
Ujian yang dihadirkan olehNya untuk kita adalah tanda bahwa Allaah masih menyayangi kita. Pada saat itulah waktu yang tepat untuk memulai introspeksi diri dan meningkatkan ketakwaan kita kepada Allaah. Lakukan hanya untuk mencari ridhaa Allah. Bangkitkan cara berfikir positif bahwa pasti ada hikmah tersendiri di balik ujian kita, insyaallaah akan mendapat ridhoNya. Namun apabila sebaliknya ingkar, maka akan memperoleh azab Allaah (Sumber HR At-Tirmizi)
Percayalah, bahwa setiap hal yang terjadi atas kita dan semua yang ada di dunia ini telah tertulis di lauh mahfudz, “Tiada suatu bencana pun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauh Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya, yang demikian itu adalah mudah bagi Allah.“ (Sumber QS Al-Hadiid 22) Pun tiada sehelai daun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula),.. (Sumber QS Al-An'am 59) Yakinlah bahwa semua sudah diatur oleh Allaah SWT. Dan Allah Maha Baik tau yang terbaik untukku, untukmu dan untuk semua di sekitar kita.. Dedikasi untuk Seseorang yang saya hormati, hargai dan sayangi.. Sosok wanita tangguh yang sedang berjuang menghadapi ujian. Buang jauh-jauh hal yang melemahkan hati, insyaallaah Allaah selalu menjaga dan membersamaimu. Semoga tulisan ini bermanfaat, Maafkan, bukan maksud untuk menggurui. Mencoba berusaha ada untuk keluarga, untuk sesama muslim, untuk berbagi dan mengajak kebaikan. Kembalilah, kami menunggu dengan tangan terbuka lebar dan siap untuk memelukmu. You are STRONGER than You THINK !! Semoga Allah selalu menjaga dan membersamai setiap langkahmu, langkah kita semua.

















