look I just want to be naked and live in a giant sea shell is that too much to ask

seen from United States

seen from Türkiye
seen from United States

seen from Netherlands
seen from United States

seen from United States
seen from China

seen from United States
seen from United States
seen from Germany
seen from United States
seen from China

seen from Germany
seen from China

seen from United States

seen from Germany
seen from United States
seen from China

seen from United States
seen from United States
look I just want to be naked and live in a giant sea shell is that too much to ask

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
TMI about me
I'm a junior vet
An INTJ-T
Kpop stan
Sambat is num 1
Confident enough (bcs I'm an thinking judgers, I guess?) but still thirst for validation
Have mental issues (a GAD survivor)
Many friends but still lonely (dasarrrr)
Live in future or past, not in present
Anxious 24/7
Hard to be happy, so please cheer me up hehe
Anyway, I believe that I have alter ego. Aslinya di dunia nyata aku orang yang beribu kali berfikir sebelum mengambil keputusan, dan lebih sering menahan diri dari hal-hal yang berpotensi menimbulkan masalah. Makanya di lingkup teman terdekat, dan di dunia maya, muncullah karakter lain atau alter ego yang impulsif, kekanakan, dan sangat random akibat usaha untuk menjaga imej terlihat normal. Dan sesungguhnya aku sangat sangat menikmati karakter yang cuma bisa kuekspresikan di dunia maya ini karena jadi orang yang normal -dari sudut pandangku- itu melelahkan. A normal person from my POV itu orang yang tenang, jarang melakukan kesalahan, dewasa dan cerdas. I'm trying to be that "person", makanya menguras energi banget karena yaa sama saja seperti cosplay jadi orang lain. How pathetic yaa hehe. Susah juga buat mengubah itu karena udah jadi habit dan ya memang membentuk karakter, yang sedikit palsu. Beberapa hal memang wajar, jelas dalam membangun citra diri perlu sikap yang baik bukan cuma untuk branding saja tapi sudah menjadi kebutuhan hidup. Tambahannya, untuk menjadi yang sempurna dalam dunia yang tak sempurna ini tentu saja palsu ya, tak dapat dipungkiri. Yaudahlah yaa namanya hidup memang penuh lika liku, ada suka ada dukanya.
Tentang TMI, banyak orang yang bilang kalau sebaiknya tidak usah menjelaskan tentang diri kepada orang lain. Pandangan mereka tidak akan terganti meskipun kamu menjelaskan panjang lebar, dan itu hak orang untuk menilai. Benar sih, tapi aku sendiri kadang merasa perlu, seperti yang kulakukan sekarang. Entah mungkin dipengaruhi oleh cemas-cemas berlebihanku yang tidak jelas itu, yang pasti selalu ada hasrat untuk bercerita tentang diriku yang sebenarnya. Tanpa topeng manusia normal. Apa adanya. Kalau ada yang membaca ini, dan punya pendapat atau saran untukku mengenai perTMIan ini, let me know ya. Sebagai pandangan baru juga buatku.