I Want my writing skill to be like this - gaya penulisan (part 1)
atau, aku hanya akan berterimakasih kepada para penulis atas karya - karya mereka yang luar biasa ini
tulisan - tulisan dibawah akan berisi banyak hal tentang blunder otak ku yang tersangkut di kepala, semua ini hanyalah coretan yang ingin kupublikasikan karena aku lebih takut apabila terekspos di rumah
*semua setelah bertanda (") bukanlah karya ku dan aku hanya mengambil sebagian, kalian bisa mengeceknya sendiri di AO3 dan FFnet
penulis indonesia itu hebat - hebat, keaktifan ber fandom mereka dapat diancungkan ke 4 jempol jika aku bisa, mungkin disini ada beberapa bentuk tulisan yang ingin aku jadikan referensi unutk belajar menulis suatu apapun (semoga belum terlambat untuk memulai)
"Tapi daripada tidak digaji, Hyuna memilih untuk diam dan manggut-manggut saja. Takut kena PHK dini gara-gara menolak titah ajaib dari bosnya. Namun bukan berarti Hyuna ini buaya dan penjilat, ya! Cuma susah bilang ‘nggak’ saja! Mana mau gaji dua digit dia berubah jadi UMR Yogyakarta! Ya, kadang ketahuan agak genit ke cewek saja, sih….
Yang tidak banyak orang tahu, di balik kelakuan sangarnya Hyuna, ia bisa hilang akal sehat sesaat kalau berurusan dengan Luka, sang suami. Hyuna, yang julukannya buayawati ganas dan bisa menggigit secara literal dan figuratif, lututnya langsung melemas apabila nama kekasihnya disebut. Orang yang belum kenal dengan Hyuna dan Luka pasti bingung apa yang membuat mereka langgeng sejahtera. Secara watak saja sudah macam Yin dan Yang.
Luka ini tipe lelaki cantik (iya, cantik) pendiam, tidak banyak bergaul, dan lebih suka di rumah saja. Pekerjaannya sebagai programmer lepas juga tidak mengharuskannya untuk ke kantor, karena yang ia butuhkan cuma rumah dengan daya listrik tinggi, komputer, AC, dan koneksi internet yang bagus. Gajinya juga sebelas duabelas dengan Hyuna, makanya setelah satu tahun berpacaran, mereka setuju untuk langsung menikah saja. Namanya juga sudah cinta dan mapan, untuk apa berlama-lama di status yang tak pasti, kan?"
source : renderella on AO3
penulisan seperti ini berupa narasi-deskripsi yang baik, seakan penulis bercerita dengan bahasa yang informal dan mudah dimengerti, deskripsi nya bersifat interaktif dan to the point sekali, bentuk seperti ini juga langsung membentuk plot ceritanya, sembari di deskripsikan, penulis juga tetap dapat melanjutkan alur cerita yang ia punya.
gaya seperti ini cocok juga digunakan untuk menulis cerpen hingga novel singkat, penyampain nya lugas, tanpa basa - basi, langsung menyelesaikan ceritanya
ada juga beberapa bentuk tulisan yang menurutku cocok sekali digunakan untuk menulis scene berbahaya #nsfw, banyak bentuk penulisan bukannya menggairahkan malah terdengar alay dan ilfil saat membacanya (atau mungkin sesuai dengan ekspektasi? entahlah), dari beberapa yang sudah kutemui, hanya kutipan ini yang terlihat enak dibaca
"Perlakuan Ivan cenderung pelan dan sangat berhati-hati, tidak seperti biasanya yang terlalu keras hingga Gilbert tidak bisa mengimbanginya. Tubuh Gilbert tidak bisa berhenti bergetar, antara sensitif karena perlakuan Ivan atau ketakutan mengantisipasi sesuatu yang akan datang. Ivan masih terus menciumi daerah itu, kedua tangannya yang sempat menjelajah di tubuh putih Gilbert kini hanya bermain di sekitar nipple-nya tanpa melakukan lebih dari sekedar menggesek.
Hingga akhirnya Gilbert mulai semakin gelisah. Dia melihat Ivan sembari menggertakkan giginya tanpa mengatakan apapun. Kedua tangannya yang diikat terkepal erat. Ivan tentu saja menyadari tatapan ini, namun dia memejamkan matanya seolah tidak mengetahui apapun.
"I-Iv—hngh!?"
Saat Gilbert lengah, Ivan membuka mulutnya dan menghisap nipple Gilbert dengan sangat kuat. Terlalu kuat seperti bayi yang mengharapkan air susu ibunya keluar. Di sini Gilbert kembali berontak meski tak seberapa. Kedua kakinya mulai merapat merasakan sensasi yang asing sementara tubuhnya terus bergerak tak nyaman setiap Ivan menjilat dan menghisap dadanya."
source: kira desuke - ffnet
dibandingkan dengan banyaknya fanfic indonesia yang kutemui, disini kira menggunakan lebih banyak deskripsi dan beberapa simfon untuk menegaskan kejadian yang terjadi, dimulai dar deskripsi karakter a dilanjut dengan pov karakter b dalam sudut pandang orang ketiga, oh astaga fanfic ini di update pada tahun 2016 dan aku masih sangat mencintainya hingga sekarang, bagaimana penulis mengubah adegan panas ke dalam kata - kata yang enak dan mudah dibaca, berirama antar satu sama lain, aku menyukai bentuk tulisannya yang benar - benar top tier deskriptif, penulis ini bahkan masih aktif menulis hingga sekarang dan seperti nya maih rajin mengikuti festival fanfiction tahunan yang diadakan oleh pihak rahasia.












