styofa doing anything
🪼

❣ Chile in a Photography ❣
Keni
trying on a metaphor
Show & Tell
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year

pixel skylines
Jules of Nature

JVL

blake kathryn

Janaina Medeiros

Origami Around
Peter Solarz
Lint Roller? I Barely Know Her

if i look back, i am lost
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open
One Nice Bug Per Day
AnasAbdin
$LAYYYTER

seen from Singapore
seen from United States

seen from United Kingdom

seen from New Zealand
seen from Spain
seen from United States

seen from United States
seen from Austria

seen from Malaysia
seen from United Kingdom
seen from Brazil
seen from United Kingdom

seen from Türkiye

seen from Jordan
seen from Australia
seen from Germany

seen from Malaysia
seen from United States

seen from Canada
seen from United States
@rasay

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
gimana sih cara memperkaya diksi dan menemukan gaya menulis seperti aya?
kayaknya, ada puluhan atau bahkan lebih pertanyaan semacam itu masuk ke halaman curiouscatku yang sekarang total inboxnya ada 712 unanswered questions. hampir tiap hari ada pertanyaan-pertanyaan yang tipenya sejenis. tapi aku, yang oon dan berjiwa pemberontak ini, jarang membalasnya. bukan karena aku gak suka berbagi ilmu, jawabannya justru karena: aku gak tahu formula yang tepat soal diksi dan gaya menulis ini. gak ada metode ilmiah yang aku bisa bagikan jadi aku takut kalau jawabanku malah seperti anak kecil yang meledek simply karena dia nggak tahu sebenernya isi kepalanya itu seperti apa.
to be fair, sekalipun aku akan dengan lantang bilang kalau aku adalah seorang amatir bahkan hingga sekarang, aku sudah menulis dengan konsisten sejak 2013. nyaris satu dekade. dan dalam kurun waktu itu, aku hampir tidak pernah berhenti menulis. sekalipun aku hanya memproduksi puisi yang luar biasa jelek, aku nyaris tidak pernah meninggalkan kesukaanku pada tulisan. bahkan, saat aku tidak menulis pun, aku tetap membaca sesuatu. memastikan kalau ada kata-kata yang aku ciptakan di kepala, sekalipun aku tidak mengeluarkannya.
tapi, apakah tulisanku langsung bagus? tentu saja nggak.
berikut adalah puisi yang aku tulis pada tahun 2013:
tulisan ini ditulis oleh bocah yang baru masuk SMP. tidak paham komposisi puisi, tidak tahu apa yang harus dilakukan untuk membuat puisi ini nyaman untuk dibaca. di kepalaku yang usianya 12 tahun saat itu, aku cuma menginginkan satu hal: menulis. dan, keinginan itulah yang sampai sekarang nggak pernah berubah. meskipun sudah banyak waktu berlalu.
setelah melalui proses perenungan yang panjang (tiga puluh menit), aku akhirnya merumuskan beberapa hal yang mungkin bisa aku bagikan. ini sama sekali tidak ilmiah. dan aku bukan nabi yang bisa membagikan ilmu atas dasar wahyu. apa yang aku tuliskan di sini adalah hasil menulis selama beberapa tahun—entah untuk kesenangan atau pekerjaan. nah, jawaban dari pertanyaan paling mendasar (yang dengan tidak cerdasnya aku jadikan judul), kurang lebihnya adalah begini.
1. membaca satu buku untuk menghasilkan satu paragraf
oke maaf, sebetulnya nggak seberlebihan itu. aku cuma nggak ngerti caranya bikin sub-judul. intinya, kamu harus membaca untuk bisa menulis. dan ini mutlak. paten. fardhu.
konsepnya seperti mengisi air menggunakan teko. teko adalah kepalamu, air di dalamnya adalah buku, dan tulisan adalah apa yang akan dikeluarkan teko itu. apapun yang keluar dari teko itu tergantung apa yang kamu isi di dalamnya. nggak mungkin teko kosong bisa mengeluarkan air, kecuali kamu dapat mukjizat.
sebelum menulis, aku sudah lebih dulu membaca. aku tergila-gila pada bacaan. bukungitis. dan aku berharap selamanya aku nggak usah disembuhkan supaya aku bisa selalu menulis.
keluargaku punya toko buku turun temurun yang sekarang sudah tutup total karena bangkrut. makanya, sejak brojol aku sudah terbiasa dengan eksistensi buku. mungkin setelah diazani, aku dibisikkan ayahku, "hei, baca anwar di umurmu yang keempat tahun."
dan aku sudah bisa membaca sejak umur tiga tahun. jangan-jangan betulan karena anwar.
buku-buku yang aku baca juga nggak terbatas buku fiksi aja. aku membaca koran, membaca kumpulan esai, membaca novel sains, membaca roman, membaca hikayat, dan membaca cerita stensil (meskipun aku tidak menyarankan yang ini karena aku benci deskripsi soal selangkangan pria; bikin mual).
sejak dulu, aku selalu dapat nasihat dari ayahku. bacalah buku bukan agar kamu pintar, melainkan agar kamu bijaksana. dan aku mengamini itu seperti seorang beragama yang tekun. tiap kali membaca, ada sistem di kepalaku yang secara otomatis memproses komponennya. seperti memeras jeruk, aku mengambil sarinya, mengonsuminya, mengolahnya dengan organ-organku. sebelum akhirnya, aku mengeluarkannya lagi. tidak dalam bentuk jeruk utuh. melainkan dalam bentuk deskripsi mengenai perasaanku setelah mengonsumsi jeruk, apel, kiwi, mengkudu, dan buah-buahan lainnya.
aku membaca dee lestari dan menyembah supernova seriesnya. aku juga membaca catatan pinggir goenawan muhammad secara religius, hampir-hampir menganggapnya kitab suci. aku membaca puisi-puisi dari indonesia yang jumlahnya banyak sekali. membaca anton chekov, sekali-kali, dan cerpen-cerpen kompas juga. tapi, aku merasa gaya penulisanku justru dipengaruhi oleh dee dan goenawan muhammad.
2. menulis adalah berbicara
oke, kali ini kita bicara diksi. meskipun dari sub-judul nggak ada diksi-diksinya, tapi inti dari pembahasan ini adalah soal pemilihan kata.
kamu tahu soekarno? proklamator kita itu terkenal dengan kemampuan orasi dan komunikasinya. nggak cuma kepada perempuan, tapi juga kepada nyaris seluruh lapisan masyarakat. meskipun ia pernah tersandung masalah ideologi, kemampuannya untuk mengurai suatu ilmu menjadi sesuatu yang mudah dipahami oleh semua orang bukan hal yang sederhana. nah, cara ini lah yang aku lakukan dalam pemilihan kata-kataku.
sekalipun aku tahu apa itu jentera, aku akan tetap menggunakan roda karena orang-orang lebih tahu yang kedua. menulis adalah tentang mengomunikasikan isi kepala kita agar pembaca mengerti. jadi, kunci yang paling penting dalam memilih diksi bukanlah 'apa kata ini cukup indah?', melainkan 'apa kata ini cukup dipahami?'
i have nothing against diksi indah tesaurus, tapi penggunaan diksi langka yang tidak pada tempatnya, menurutku, akan membuat kunci dari tulisan itu akan kabur. alih-alih mengerti, orang-orang justru akan pusing. bingung. dan pada akhirnya, dibaca hanya akan dibaca saja. tidak dimengerti.
aku selalu menempatkan pembacaku sebagai lawan bicaraku. aku sedang menatap matanya, aku sedang berbicara padanya, aku ingin dia mendengarkan dan memahamiku. makanya, aku akan mengatakan apa mauku dengan terus terang. sekalipun aku menggunakan metafora, aku akan memastikan apa yang aku katakan dipahami.
dan diksiku tetap indah. aku percaya diri mengatakan itu sekalipun tulisanku praktis tidak banyak menggunakan sinonim, tidak banyak menyamakan rima, tidak banyak menggunakan kata-kata asing.
sebagai contoh:
dua tulisan itu, tidak banyak pakai metafora macam-macam. kamu akan langsung paham apa maksudku tanpa harus membuka tesaurus atau bahkan kamus. kata-kata yang dipakai umum. dikenali. dipahami. tapi, sekali baca, orang juga tahu itu bukan tulisan berita. kukira, ini adalah kunci dari keindahan itu sendiri: sederhana dan tahu diri.
jadi, harus kuakui, sebetulnya aku ini payah soal kekayaan diksi. yang aku lakukan adalah mengolahnya. menjadikan bahan itu-itu saja menjadi makanan enak yang bisa dikonsumsi siapapun.
saranku, hal yang paling efektif untuk memperkaya diksi adalah membaca buku-buku filsafat atau membaca esai goenawan muhammad. banyak penggunaan istilah dan penempatan kata yang berbeda daripada yang digunakan dalam buku fiksi populer. cara ini sangat membantu.
(dan bonus ilmu, kalau kamu sedang iseng mempelajari soal keberadaanmu sebagai manusia serta kehidupannya.)
3. menulis adalah memaafkan kenyataan
kamu bisa jadi siapa saja. kamu bisa punya sayap dan tiga belas penis kalau mau, di dalam tulisanmu. tapi, menuliskan kenyataan, yang terjangkau oleh seluruh panca indra kamu, adalah hal yang sudah harus bisa kamu lakukan sebelum kamu menghancurkan seluruh aspek di dalamnya.
bagiku, cara paling rendah hati untuk menjadi seorang penulis adalah dengan membuka mata lebar-lebar. kejujuranmu mendeskripsikan susu akan menyelamatkan seorang bayi yang alergi. makanya, proses spiritual yang menurutku perlu dilalui seorang penulis, adalah dengan peka terhadap hal-hal di sekeliling kita.
gunakan empati ketika bercerita. pakai panca indramu. pakai hatimu. pakai kepalamu. pakai semua yang ada pada dirimu, dan kamu telah menuliskan kenyataan, sekaligus memaafkannya.
aku melakukannya dengan mengajak bicara tukang bengkel yang membetulkan motorku. menggunakan transportasi umum sambil menebak-nebak isi kepala mereka. aku juga sesekali melancong, kalau sedang punya duit dan waktu. bertemu orang asing dalam perjalananku, mendengarkan cerita-cerita mereka, lalu menuliskan kembali. versi mentahnya (yang tidak diedit dan diromantisir), bahkan bisa dibaca di akun tumblrku. bagiku, melihat kenyataan akan membuat kita paham kalau cerita itu tidak lahir begitu saja. ia lahir dari kehidupan yang terdistorsi, sebagaimana yang dilakukan saintis maupun filsuf, penulis juga mengabadikan rahasia-rahasia yang ada di alam semesta, dengan menggunakan kata-kata.
4. menulis itu harus interdisipliner
aku mempelajari banyak hal. agama, filsafat, sains, sastra, dan semua yang terjangkau untuk menghasilkan sebuah tulisan. di hadapan ilmu, aku selalu menempatkan diri dalam posisi begitu kecil. aku tidak tau apa-apa dan aku harus mencari tau.
dan sejujurnya, tidak ada yang lebih seksi daripada menuliskan backgroundmu sendiri. jadi, kalau kamu malas belajar ilmu lain, pelajarilah hal-hal yang sudah kamu pelajari. mungkin kalau dulu kamu cuma tahu kalau bernapas itu menggunakan oksigen, sekarang kamu cari tau bagaimana proses hingga oksigen itu terhirup. versi mendetail dan mendalam. biasanya, makin kita mencari, makin kita sadar kalau banyak sekali hal yang tidak kita tahu. dan aku suka perasaan itu. perasaan lapar ketika mencari, perasaan tidak sabar untuk menuliskannya kembali.
sekian.
iya, betulan sudah selesai. aku hanya punya empat tips dan aku ragu apakah bisa diterapkan. meskipun demikian, semoga apa yang aku pelajari selama beberapa tahun ini bisa jadi hal yang bermanfaat untuk kamu-kamu semua yang membaca ini.
pada akhirnya, yang paling penting dari menulis, sebetulnya adalah konsistensi. sebab keempat hal tadi tidak mungkin dilaksanakan dalam waktu satu bulan saja. aku bahkan butuh satu dekade untuk memahami empat. yang harus stagnan itu keinginan kita untuk selalu menulis. makanya, aku yakin, dalam tahun-tahun berikutnya, akan ada banyak hal yang berubah dan berbeda dalam aspek-aspek pendukungnya. karena kita manusia harus selalu belajar.
seperti, ketika kita tidak menemukan sesuatu di kolom pencarian twitter; kadangkala itu cuma kesalahan teknis yang bukan kesalahan kamu. dan yang bisa kita lakukan cuma satu, 'kan?
coba lagi.
abaikan
bagaimana caranya ya, hanya dengan tulisan dapat membuat pembacanya jatuh cinta.
kalau boleh jujur aku bukanlah pembaca expert yang mampu mengerti buku-buku tebal dengan bahasa rumit, pun dengan buku-buku sastra yang meskipun aku terkagum dengan kepiawan penulis dalam menysusun kata, tak semua kalimat dapat kupahami dengan mudah
pikiranku kerap buncah dengan monolog yang tak mampu kujawab sendiri, dan begitu banyak jawaban yang ingin kuutarakan tanpa mampu menuliskannya menjadi kalimat yang dapat dimengerti, apakah membaca saja cukup untuk mengerti cara menulis atau dengan banyak menulis kita akan lebih mudah dalam membaca
untuk beberapa saat, aku mengerti tak semua orang paham dengan apa yang aku bicarakan, dan aku sadar walau enggan menerima, mungkinn memang aku butuh sering-sering berlatih berkomunikasi dengan manusia
makin aku membaca, makin aku sadar kemampuan berpikir dan imajinasi ku tak bergerak jauh dari itu-itu saja, tanpa perkembangan dan tanpa peningkatan
ingatkan aku jika diri ini, jangan sampai ia jatu lagi dalam jurang penyesalan.
I've connected the dots. You're the sun, you've never seen the night, but you hear it's song on the morning birds. 🙂↕️ Well I'm not the moon, I'm not even a star-
idiots

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
having the desire, but no talent and desire
i've been interest in art things, like painting, writing, drawing, and making any art stuff, but none of them im good at. i've been tried to do drawing, painting, singing and until now the other could give it better than i do, idk if my exercise dont enough or my talent is that bad
banyak membaca sejak kecil membuat banyak sekali cara pandang yang dapat aku ambil dan dijadikan patokan, bagaimana orang - orang menjadi keren dengan usaha dan kerja keras, semangatku terpacu sesaat sebelum padam entah akibat malas dan risau, waktu dunia yang singkat ini tak memberiku kesempatan untuk melihat potensi dalam diriku selain menghafal -- yang sering kuabaikan
menjadikan sesuatu sebagai passion artinya kamu akan terikat dalam hal itu hampir seumur hiidup, tapi belum ada yang aku rasa benar2 kusuka dan mencoba untuk suka, bagaimana orang - orang dapat melihat potensi yang ada dalam diri mereka, aku sudah mencoba bannyak tapi belum ada yang terlihat berhasil
oke baiklah setidak nya aku mencoba, siapa tahu (lagi) bisa
I Want my writing skill to be like this - gaya penulisan (part 1)
atau, aku hanya akan berterimakasih kepada para penulis atas karya - karya mereka yang luar biasa ini
tulisan - tulisan dibawah akan berisi banyak hal tentang blunder otak ku yang tersangkut di kepala, semua ini hanyalah coretan yang ingin kupublikasikan karena aku lebih takut apabila terekspos di rumah
*semua setelah bertanda (") bukanlah karya ku dan aku hanya mengambil sebagian, kalian bisa mengeceknya sendiri di AO3 dan FFnet
penulis indonesia itu hebat - hebat, keaktifan ber fandom mereka dapat diancungkan ke 4 jempol jika aku bisa, mungkin disini ada beberapa bentuk tulisan yang ingin aku jadikan referensi unutk belajar menulis suatu apapun (semoga belum terlambat untuk memulai)
"Tapi daripada tidak digaji, Hyuna memilih untuk diam dan manggut-manggut saja. Takut kena PHK dini gara-gara menolak titah ajaib dari bosnya. Namun bukan berarti Hyuna ini buaya dan penjilat, ya! Cuma susah bilang ‘nggak’ saja! Mana mau gaji dua digit dia berubah jadi UMR Yogyakarta! Ya, kadang ketahuan agak genit ke cewek saja, sih….
Yang tidak banyak orang tahu, di balik kelakuan sangarnya Hyuna, ia bisa hilang akal sehat sesaat kalau berurusan dengan Luka, sang suami. Hyuna, yang julukannya buayawati ganas dan bisa menggigit secara literal dan figuratif, lututnya langsung melemas apabila nama kekasihnya disebut. Orang yang belum kenal dengan Hyuna dan Luka pasti bingung apa yang membuat mereka langgeng sejahtera. Secara watak saja sudah macam Yin dan Yang.
Luka ini tipe lelaki cantik (iya, cantik) pendiam, tidak banyak bergaul, dan lebih suka di rumah saja. Pekerjaannya sebagai programmer lepas juga tidak mengharuskannya untuk ke kantor, karena yang ia butuhkan cuma rumah dengan daya listrik tinggi, komputer, AC, dan koneksi internet yang bagus. Gajinya juga sebelas duabelas dengan Hyuna, makanya setelah satu tahun berpacaran, mereka setuju untuk langsung menikah saja. Namanya juga sudah cinta dan mapan, untuk apa berlama-lama di status yang tak pasti, kan?"
source : renderella on AO3
penulisan seperti ini berupa narasi-deskripsi yang baik, seakan penulis bercerita dengan bahasa yang informal dan mudah dimengerti, deskripsi nya bersifat interaktif dan to the point sekali, bentuk seperti ini juga langsung membentuk plot ceritanya, sembari di deskripsikan, penulis juga tetap dapat melanjutkan alur cerita yang ia punya.
gaya seperti ini cocok juga digunakan untuk menulis cerpen hingga novel singkat, penyampain nya lugas, tanpa basa - basi, langsung menyelesaikan ceritanya
ada juga beberapa bentuk tulisan yang menurutku cocok sekali digunakan untuk menulis scene berbahaya #nsfw, banyak bentuk penulisan bukannya menggairahkan malah terdengar alay dan ilfil saat membacanya (atau mungkin sesuai dengan ekspektasi? entahlah), dari beberapa yang sudah kutemui, hanya kutipan ini yang terlihat enak dibaca
"Perlakuan Ivan cenderung pelan dan sangat berhati-hati, tidak seperti biasanya yang terlalu keras hingga Gilbert tidak bisa mengimbanginya. Tubuh Gilbert tidak bisa berhenti bergetar, antara sensitif karena perlakuan Ivan atau ketakutan mengantisipasi sesuatu yang akan datang. Ivan masih terus menciumi daerah itu, kedua tangannya yang sempat menjelajah di tubuh putih Gilbert kini hanya bermain di sekitar nipple-nya tanpa melakukan lebih dari sekedar menggesek.
Hingga akhirnya Gilbert mulai semakin gelisah. Dia melihat Ivan sembari menggertakkan giginya tanpa mengatakan apapun. Kedua tangannya yang diikat terkepal erat. Ivan tentu saja menyadari tatapan ini, namun dia memejamkan matanya seolah tidak mengetahui apapun.
"I-Iv—hngh!?"
Saat Gilbert lengah, Ivan membuka mulutnya dan menghisap nipple Gilbert dengan sangat kuat. Terlalu kuat seperti bayi yang mengharapkan air susu ibunya keluar. Di sini Gilbert kembali berontak meski tak seberapa. Kedua kakinya mulai merapat merasakan sensasi yang asing sementara tubuhnya terus bergerak tak nyaman setiap Ivan menjilat dan menghisap dadanya."
source: kira desuke - ffnet
dibandingkan dengan banyaknya fanfic indonesia yang kutemui, disini kira menggunakan lebih banyak deskripsi dan beberapa simfon untuk menegaskan kejadian yang terjadi, dimulai dar deskripsi karakter a dilanjut dengan pov karakter b dalam sudut pandang orang ketiga, oh astaga fanfic ini di update pada tahun 2016 dan aku masih sangat mencintainya hingga sekarang, bagaimana penulis mengubah adegan panas ke dalam kata - kata yang enak dan mudah dibaca, berirama antar satu sama lain, aku menyukai bentuk tulisannya yang benar - benar top tier deskriptif, penulis ini bahkan masih aktif menulis hingga sekarang dan seperti nya maih rajin mengikuti festival fanfiction tahunan yang diadakan oleh pihak rahasia.
I wanna talk about Ryuusui cause I've been thinking about him. He's kind of an invert of (or somewhat adjacent to) the trope of living up to expectations. You become the monster because that's how people see you anyway...
He's greedy he's selfish he's self centred he's a bit of a brat and whatever other thing you can think to call a hedonist and privileged rich kid. These generally aren't seen as positive things to be, but Ryuusui takes these in stride and is proud to be all of them!
He's the greediest because he wants it all, so he can share it all. You'll have to pay for it, of course - but the option to buy it will be there. If HE'S having a good time, that means EVERYONE is capable of having a good time.
It's a funny way to turn such a negative connotation on its head.
No one will in the village will worry about starvation ever again! Why? Because I'm greedy enough to want more delicious food!
I just find it amusing and quite endearing that a character that could've so easily been annoying and grating based on the cores of his personality type, is instead a refreshing remix of those cores.
He's a rich kid, everyone was going to look at him and call him spoilt and greedy anyway. Why not take it in stride and use the power that comes with money to be greedy in the best possible way?
This also ties into what I like about Francois so much - their understanding of Ryuusui complements his more outlandish behaviour by recontextualising it.
Mild spoilers for the manga, but further on Francois acts as a translator quite often to ensure that people near them won't suffer because of a language barrier. They're able to translate and make sure concepts are understood so everyone is on the same page
Francois is incredibly perceptive (almost supernaturally so!) They are not only able to anticipate, but problem solve and create solutions based on those observations.
What we've already started to see in the anime with Francois in this one episode is how they're able to recontextualise Ryuusui! They understand that he's greedy to such a point of sincerity, and that's what keeps him moving forward.
And as it's been said, greed isn't necessarily a bad thing in this stone world. It's helping to motivate quick advancements that are going to be beneficial to everyone ;)
He's been super fun to read about and I hope he becomes even more fun as we get to see him animated. There's so many great moments coming up that will be really exciting >:)
Have you ever got a high motivation to do anything that usefull for your future life? Now i feel like i could do anything (ive been go on research In chatgpt what would i do in next 7 days not knowing future me be able to do all of that) but i know 5 minutes later, i will be a gooner teenager with high fantasy and dreaming surrounded by fictional character that didnt even exist (half of them re died tough) in this wolrd, what a loser
I kms thanks
Isinya berhamburan
Pernah ga? Rasanya kepala tuh mikir tapi ga mikir karena terlalu banyak hal yang dipikirin.
Dari hal simpel sekedar bangun harus ngapain, abis itu sikat gigi atau mandi sampai mending tidur atau kerjain tugas yang deadline nya jam 3 nanti? Atau hri ini bakal makan apa, gamonin karakter yang mati di novel atau film kemarin, desain terakhir belum di brainstorming, jadwal besok mepet ga sempet main
Lama-lama, otak jadi makin penuh, bingung dan linglung.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
my kinks
I know it's really weird but I loved to see mpreg and birth (the scene i mean)
Clearly remember first time I saw it when I was dragged with my siblings to accompany our father for his plus job and we get ourself each one PC that belongings to his friends. So we watching YouTube all day on that PC while he continue his job
I found a birth scene in car video (I assumed that you ever found it once) and enjoyed that, it's simple. But the worse case it, i really like it until I search it for myself at home with my phone
I enjoyed seeing pregnant woman painfulness while give birth to a baby, the scream, the tears, and so much blood (although youtube never view it) and got drunk by it
My searching colomn is fulfill by 'give birth scene' give birth scream' 'alone give birth' and all those unhinged videos that shouldn't be watch by 12 years old kid, I've already got so many sin since before I reach an adulthood (sorry mom)
Not stop from that, I continue it to many platform and different type of birth, Wattpad, twitter, and the worst, Pixiv. From just a birth scene by woman, to mpreg birth that never happened in our world. And now, im using all those type of app and website just to seeing a man struggling in their childbirth until they died with a baby, kinda use c.ai for it too
Reading again
Since 3 days ago, I start read a famous manhwa named Omniscient Reader Viewpoint. Which is available in webtoon and still update on Thursday 10 pm at night
I've heard this story from many friend before and it always appear on my request section. But still I'm not in touch remembered how complicated the plot is. I'm impression of this manhwa is terrible and boring
Until I read the first of 10 chapter non-stop
And I keep reading, and reading again
I can't stop loving this manhwa
Our *main character *cough* reader is an ordinary person who really love reading online novel. All his life in past 28 years is about reading and reading. To be honest, reading is like a second world for him (poor guy) he said if he didn't find the online novel, maybe he would kill himself since before, but he still there and all because the online novel he read.
I know how complicated this story is, with so many fantasy element, it's not many, it's A LOT fantasy thing //I can't even remembered all those thing until now// at first I tell myself. If I feels like not into this , I'll drop this story but no and until now I still reading and almost in the end of chapter at manhwa
"the delight of being a reader is seeing the ending of the story"
Also, our dokja Kim biggest hope in this story is "I want to see the ending of some story"
It critic me really hard, remind me how many book or story I dropped out because didn't like some of the plot, or hating one or two character, or just too lazy for reading a book
As a reader, we obligated to finished and find the ending of a story, not care if it's a good or bad, is it happy or sad, all ending has their own reason for to be reached by the main character and as a reader, we can't do anything but reached the best ending of the story
It's really a pain to conceive the world building and all those fairy tales element, but I'm so amazed by it, it's including the story from overseas like Olympus, Korean legend, mythology, archangel. That is not the story everyone knows and can be listened.
Orv is a story about reader and convenient anyone to be a best reader.
This morning, I emerged onto wet earth, it had been raining And while it had been raining, you and I, we had been lying And while we had been lying in the warmth, we had been falling Into slumber with the thunder overhead What a lovely hiding place that you have made to delay our parting What a world outside to keep each other safe from That's all that I want, darling You hold me in the burrow, your brow furrowed in your dreaming And at the time, the flood comes and our blood runs cold and bleeding You'd lie womb-like and in your arms, I'd cease my breathing With broken ribs and one last kiss, I would die here warm What a lovely hiding place that you have made to delay our parting What a world outside to keep each other safe from That's all that I want, darling triassic love song (Paris Paloma)
so… that was all her plan?? To make someone her love fulfill with unaswerd question?? man, this ship is so fucking toxic
Hear me out
i got you a tips on how to feeling heartbreak
Watch Alien Stage, if you not korean then activated the translator
Watch all the episode, and feel the heartbroken
Read the mini comic and find the detail
search angst fanart
Open tumblr, or twt and read analysis abt it. I clearly recomendate to read wiege analysis
thats it, its a tutorial how im having mental breakdown all day till now.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Theres something ive just noticed
I know its weird to compare these two, but isnt the blood circulation just from a same vein? Why is always on their neck and not on their wrist??
is it to prevent them to do something.. im curious
just my taught, if they would live in another life and happily, despite their singing skills. Maybe they academic?
Till => Art design, fine art artist
Sua => Economic / accounting
Mizi => Physicologue
Hyuna => Music Art