Easily amused kid on a ride
seen from Canada
seen from Malaysia
seen from Malaysia
seen from Italy
seen from United Kingdom

seen from Malaysia
seen from China
seen from United States
seen from Malaysia

seen from Malaysia
seen from Denmark
seen from Malaysia
seen from T1

seen from India
seen from United States
seen from China

seen from Malaysia
seen from China

seen from Malaysia

seen from United States
Easily amused kid on a ride

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
"kepangmu bagus, boleh aku pegang?" Dengan polosnya aku menjawab "Boleh". Lalu Awan berkata "Lucu ya? Aku sudah lama tidak lihat dan pegang kepang rambut. Tapi kepangmu ini kecil, cuman sebagian rambut. Biasanya orang-orang akan mengepang menjadi satu ikat atau dua ikat. Punyamu keliatan lucu, karena kecil. Kamu memang suka mengepang rambut ya?" Aku jawab "Suka. Setiap hari aku kepang rambut. Kata ibu biar jadi ciri khas" Awan berkata lagi "Berarti aku bisa setiap hari lihat kepang kecilmu?" Aku tidak mengerti arti dari pertanyaan ini. Apakah dia bertanya karena senang melihat kepangku, atau hal lainnya, aku tidak tahu. Aku hanya bisa mengangguk. Akhirnya aku mengerti mengapa Awan bertanya hal itu kepadaku. Setelah seminggu kemudian, Awan akan selalu menanyakan hal ini kepadaku "Hai, boleh pegang kepangmu?" "Kepangmu rapi sekali, boleh pegang?" Dan aku selalu menjawab "Boleh tapi jangan lama-lama", "Boleh, tapi jangan ditarik rambutnya", dan yang terakhir kali "Jangan tanya lagi. Aku izinin. Tapi jangan lama-lama, cuman 3 detik. Satu lagi, jangan ditarik rambutnya, pelan-pelan ya wan!" Sepertinya Awan akan meriang jika sehari tidak bertemu dan memegang kepang rambutku. Hari ini dia bertanya lagi. Pertanyaan kali ini berbeda dengan sebelumnya. Bukan tentang kepang rambutku. Juga bukan tentang diriku. Melainkan tentang kita. Aku rasa setelah ini, cerita kita akan berlanjut. Pertanyaan Awan akan menjadi batu pijakanku untuk memulai menceritakan ini. Pertanyaan sederhana sekaligus manis yang pernah aku dengar. Rasa manis kersen merah yang selalu aku petik di depan rumah, aku pikir rasanya manis seperti Awan saat tadi pagi.
"Chamomile, apa kita bisa berteman? Oh engga jadi deh, ganti pertanyaan. Chamomile, mau nggak berteman denganku? Manfaatnya? Apa ya? Hmm, kayaknya kamu nanti bisa manfaatin aku. Kapanpun dan dimanapun. Kalau setuju, ayo bersalaman untuk kita" . Book From Chamomile
Penthouse 1,2,3 옥상 창고
7/10
Awalnya cuma mau nonton sampai 2 season, karna menurutku di season 3 justru banyak hal yang makin aneh dan nggak perlu diceritain. Salah satu drama Korea yang mengangkat cerita tentang kehidupan orang kaya.
Sebuah kawasan dimana para penghuni yang merupakan orang kaya dan menyimpan banyak rahasia kelam di masa lalu. Diawali dengan terbunuhnya satu orang yang berkunjung ke kawasan tersebut hingga keributan lainnya antar penghuni. Drama ini cukup membuat darah tinggi dan emosi.
Meskipun jadi memiliki motivasi buat kaya, tapi jangan sampai kekayaan itu menjadi racun bagi banyak orang dan kita.
Aku sadar bahwa dirimu bukan untukku
Aku sadar bahwa rasa ini terlalu di paksakan jika terus bersama.
#CeritaMudik : Kebersamaan Yang Utuh
Mudik bagi perantau itu tujuannya untuk berkumpul kembali bersama keluarga dan orang-orang terkasih, bukan hanya pulang raga tapi pikiran masih dimana-mana.
Kepulangan lebaran kemarin membuatku semakin mengerti arti penting kebersamaan yang utuh dalam keluarga. Ya, kebersamaan yang utuh. Sesuatu yang mulai langka bahkan sulit kita adakan. Bukan karna sebab jarak semata, tapi ada yang lebih menjarakkan kita meski sedang bersama.
Aku tidak akan men-generalkan perkara ini, namun cukup jadi pengingat akan hal-hal yang sering kita lupa, tidak sadari bahkan tidak peduli.
Ialah penggunaan gadget di waktu tengah kumpul keluarga. Ada fenomena baru dalam rumahku, semua orang disibukkan dengan gadgetnya masing-masing. Sibuk menonton di ponsel, buka sosmed, chattingan hingga foto-foto selfie. Membuat para orangtua yang tidak begitu melek teknologi jadi jengah dan marah. Bukankah kesempatan berkumpul ini hanya sesekali? Kenapa tidak dimanfaatkan sebaik mungkin untuk saling bercerita, berbagi kisah, menasihati dan minta nasihat, atau sekedar bercengkrama? Teknologi membuat kita sebagai pengguna seolah diguna-guna. Disapa acuh, ditanya diam. Pembicaraan jadi tidak nyambung.
Padahal mudik hanya sesekali, tapi momen berharganya hanya mengabadi dalam gambar yang tak berarti.
Sejenak letakkan ponselmu, bicaralah dengan menatap mata kedua orangtuamu, kakek nenekmu, paman bibimu, sepupu-sepupumu. Tanyakan segala hal yang ingin kamu ketahui dari pengalaman hidupnya, sampaikan nasihat yang ingin kamu sampaikan pada yang lebih muda. Manfaatkan setiap momen, agar ia mampu menjadi kenangan yang kelak kan selalu menemani setiap langkah kakimu.
Bersyukurnya meski gadget menjadi pemandangan membosankan di rumah kemarin tapi ada waktu-waktu dimana kami sekeluarga bisa duduk bersama di malam hari. Berbincang, berbagi nasihat, mengingatkan dan memotivasi yang lebih muda untuk terus bergerak dan tidak patah karna keadaan. Momen berharga yang aku temukan saat itu. Meski malam mulai larut tapi obrolan kami masih nyala hingga rasa kantuk datang mengantarkan kami pada tidur dalam hati yang lega.
Di lain waktu aku berkesempatan memiliki obrolan ringan dengan papa. Mendengarkan jerit hati papa dalam mendidik kami anak-anaknya, harapan dan keinginan papa. Yang amat sangat jarang beliau utarakan langsung kepada kami. Obrolan di bawah rintik hujan malam hari menyusuri jalan kampung, hanya berdua dengan papa, itu membuat gigil kaki yang basah dikalahkan oleh hati yang hangat. Maklum saja aku dan papa sangat jarang bercerita hati ke hati. Pembicaraan kami biasanya hanya seputar kerja dan rumah via telfon. Bisa mendengarkan isi hati papa membuatku bersyukur lebih masih Allah hadiahkan kesempatan ini.
Aku ingin hadir utuh di tengah keluargaku, mengesampingkan semua masalah dunia yang gaduh. Berdoa semoga kelak Allah kumpulkan kami kembali di surgaNya yang teduh.
Aamiin

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
#gakuenbabysitter #eps2
😢😢😢 #gakuenbabysitter #eps2
• เพิ่อนในยามยาก...คือเพื่อนแท้ #eps2 #pornstargangster (at Rabbit Hole)