Mankaana yukminu billahi wal yaumil aakhiri falyakul khoiron auliyasmuth : barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaklah berkata baik atau diam~ Beberapa hari sedang ngrasa jleb sama beberapa perkataan orang yg mungkin beberapa dari mereka maksudnya bercanda, tp ada juga yg emang hobi ngomong seenaknya yg seringnya bikin hati kita yg diajak ngomong kayak kebeset kertas. Perih2 syahdu 😅 Perkara hal hal yg diluar kuasa kita (jodoh, keturunan, rizki, hidup, dan mati) berhak kah kita menghakimi orang2 yg memang belum saatnya mendapatkan itu? Kalaupun kita sudah bisa mendapatkan segala yg kita ingini dan oranglain belum, berhakkah kita menilai mereka hanya dari sudut pandang yg kita lihat? Coba sebentar saja, pernahkah kita berpikir kenapa seseorang tak kunjung menikah? Hal apa yg pernah mereka alami sehingga membuat mereka belum juga memutuskan untuk bisa menyempurnakan agamanya? Atau, pernahkah kita sedikit berpikir tentang usaha apa saja yg sudah dilakukan sepasang suami istri yg belum juga dikaruniai momongan? Pernahkah kita ikut merasakan betapa rindunya mereka akan suara anak2 yg ikut meramaikan rumah mereka? Intinya sih cuman mau bilang, ga semua orang memiliki nasib baik yg sama seperti kita. Dari pada sibuk nanya sok perhatian 'kapan nikah?' , 'umur segitu ga nikah2!' , 'anaknya udah berapa?' , dan segala macam pertanyaan yg jawabannya sebenarnya kita tau pasti itu diluar kuasa kita, alangkah lebih baik kalau kita doakan saja semoga yg belum bertemu jodohnya segera dipertemukan. Yang belum punya momongan segera dikaruniai anak2 yg menyejukkan. Yang sudah lulus segera mendapat pekerjaan. Dan doa doa baik lainnya yang bisa membawa kita pada kebaikan juga 😊😉 . . . #captionpanjang #edisicurhat #efekkakeanbaper #pardonme #deletesoon







