Selama ini ketika melihat orang tua banyak mengancam guru tuh kaya "oh ada ya orang tua yang seperti itu."
Eh beberapa hari yang lalu mengalaminya sendiri dan mikir koo bener-bener ada ya orang tua yang begini. Dan masalahnya tuh sederhana sebenarnya kalau orang tua lebih bijak dalam menyikapi dan juga anak yang berani menyampaikan keinginannya ke guru.
Dan ketika scroll chating ke atas ternyata selama ini emang isinya protesan semua dan bisa teratasi dengan baik.
Yang kemarin benar-benar buat istighfar berulang kali.
Setiap sekolah punya peraturan yang berbeda-beda jadi gak bisa disamakan. Dan sekolah kami mempunyai peraturan untuk tidak membawa handphone, ternyata si anak hari itu membawa handphone dan tersita lah. Yang Membuat masalah semakin runyam karena si anak tidak menyampaikan ke saya selaku wali kelasnya. Yang jujur saya tidak tahu sama sekali ada berapa anak yang membawa handphone. Jadilah ketika buka chating ada nada ancaman masih saya tanggapi dengan baik. Sampai 3 ancaman saya tanggap dengan baik. Tapi saya merasa geram sekali karena ada pernyataan
"kan guru pasti curiganya isi hp itu maksiat Bu. Ya Bu besok diambil terimakasih atas kerjasamanya🙏🏻"
Tahu kenapa saya geram? Karena seperti merendahkan guru sekali. Padahal sudah jelas sekali dan orang tua tahu terkait peraturan bahwa handphone ke sekolah. Bahkan orang tua dengan sadar menandatangani bermaterai jika ketahuan membawa handphone maka akan disita selama 6 bulan.
Sungguh saya beristighfar berulang kali karena merasa sedih atas sudut pandang orang tua terhadap guru. Sungguh, kami tidak ada waktu untuk melihat handphone anak-anak. Jangankan untuk bertindak sejauh itu, menghapus gambar di handphone sendiri saja berat sekali..












