(Jimi dan jenny, kisah cinta terakhir di bumi) Jhon Stuart Mill tahun 1868 menggunakan istilah dystopia untuk menggambarkan suatu tatanan masyarakat yang menentang konsep utopia. Sekarang 2099 menuju era habisnya kehidupan manusia di bumi. Sudah sepuluh tahun kiranya musim dingin melanda Jakarta. dan sebuah meteor sedang menuju bumi akan menghancurkan seluruh isinya dalam beberapa bulan lagi. Manusia mencari keselamatan dengan caranya sendiri. Jimi dan Jeny baru kenal di apartemen samping kota lama sekitar empat tahun lalu. Apartemen yang sudah ditinggalkan manusia, tampak usang dan berlumut, kamar-kamar sudah tak berpenghuni hanya Jimi dan Jeny bertahan di sana mengais sisa makanan yang tertinggal. Jimi duduk tak jauh dari Jimi Jenny terbangun dari sofa bekas yang sudah sobek di beberapa bagian. Jimi: "sudah bangun kau jen. Jenny tersenyum. Jenny: "makasih Jim, (Jimi heran dengan ucapan jenny). Jenny melanjutkan "makasih sudah mau jagain". . Jimi tersenyum sambil menghisap rokok, lalu bicara setelah satu hisapan yang cukup dalam "ini rokok terakhir di bumi jenn, mau coba? Jenny menggeleng "aku tidak merokok Jim, sudah lama sekali sejak semua orang mulai keluar rumah untuk saling membunuh". Suasana hening Jimi melihat ke langit-langit. Jimi "Jen, kau pernah jatuh cinta?" . Jenny memandang Jimi penuh selidik. "Pernah satu kali, kenapa?" . Jimi "tidak aku cuma membayangkan disaat terakhir kita di bumi ini. Sepertinya asik berbicara soal cinta" Jimi dan jenny tertawa kecil.... (Bersambung) kira-kira bagaimana kisah Jimi dan jenny selanjutnya? Komen ya 😂 #claypotpopo #sebuahkisahcintadihariminggu #dilemadelima #latepost #art #storyoflove #ceritapendek (di Claypot Popo) https://www.instagram.com/p/B2bCq_tgmXG/?igshid=14hd3l7vkl1cc
Loading...










