#storialpicstorychallenge #spsc_makeawish .... *Di atas panggung, berdiri seorang gadis berpakakaian serba putih. Sorot lampu utama tepat mengenainya. Di belakangnya ada sosok warna-warni. Dua sosok. Warna dan Warni.* ~ "Ssssstt! Temanku Sepi. Kalau kalian banyak bicara dan berisik, itu artinya kalian bukan temanku." Gadis yang sedari tadi mendengar kebisingan dari dua sosok di belakangnya seketika menoleh, memasang wajah penuh amarah. "Sepi itu tidak asik. Biarkan kami mengajakmu bermain." Kata salah satu sosok yang ada di belakang gadis berambut sebahu itu. Ia mengulurkan tangan kanannya ke depan. Sosok satunya bertepuk tangan dengan wajah ceria. Senyumnya merekah, berubah tawa kecil, lalu membesar. Si temannya ikut tertawa. Mereka tertawa bersama. "Tidak! Terima kasih. Jelas sudah, kalian memang bukan temanku." Si gadis berbalik arah. Menolak. Ia kembali melangkah, mencari arah. Mencari Sepi, seorang diri. Menjauhi Warna dan Warni. *Warna dan Warni statis* ~ "Sepi....di manakah engkau?" Ia membatin. Perlahan ia memperlambat langkahnya, memejamkan mata lalu menutup kedua telinganya dengan menempelkan telapak tangan. ~ Sekelebat cahaya putih bermunculan. Makin lama makin terang. Samar-samar gadis itu melihat Sepi memanggilnya tanpa suara. Gadis itu menyambangi Sepi yang terlihat melambai padanya. Hening. *lampu sorot utama mati* ~ Mereka tahu mereka ditolak. Ditinggalkan. "Yaampun, padahal aku berharap....." ~~~to be cont~~~ #udahlamagaknulisnaskah #revisionsoon #cielitanulis