. Hari ini di penghujung tahun 2020 yg penuh badai Corona yg sampai sekarang masih trending. Dimulai dari PSBB, WFH, wajib masker dan cuci tangan, tapi sekarang malah muncul mutasi corona yg lebih cepat lagi menyebar. Stay safe, stay healthy ya teman-teman. . Tahun ini sbg bookstagram di IG, sangat merosot dan terlihat di #bestnine2020 ini. Saya akui tahun ini luar biasa malas dan pusing dgn ide-ide utk memfoto buku secara artistik. Salut saya pd para bookstagrammer yg masih bisa foto cantik dan aktif. Untungnya masih diimbangi gak sampai #bookslump reading, momok para pembaca buku yg aktif. Tahun ini jumlah buku dan pages yg saya baca meningkat sedikit dibandingkan thn 2019. Bukan bermaksud sombong, saya sudah berhasil mempertahankan baca >200 buku sejak 2017-2020. Walau masih punya keinginan dan harapan tahun depan masih bisa baca buku sebanyak itu, seperti biasa saya lebih suka pasang target pesimistik duluan aja. Saya lebih suka melihat grafik bar Goodreads saya yg spt gedung-gedung pencakar langit (emang lebay sih imajinasi saya, abaikan saja) drpd buat jurnal TBR dsb. . Dan yg lebih sulit drpd diatas adalah mengerem nafsu belanja buku. Beneran susah sekali scr saya merasa berhak membelanjakan uang utk invest buku krn saya gak punya hobi lain yg menguras dompet saya. Tahun ini saya membeli 149 buku dan mendapatkan 20 buku dari teman/giveaway. Itu pun budget beli buku naik hampir 1 juta dibandingkan tahun 2019. Ini jadi kendala bagi saya utk mengurangi timbunan buku. Jadi resolusi 2021 adalah lebih selektif lagi dlm membeli buku dan lebih banyak membaca buku-buku bagus. Ada bagusnya saya sbg #Omnilegent alias pelahap segala genre buku, jadi gak picky genre buku yg mau dibaca. . . . #stayhome #bookstagrammerindonesia #bookstagram #bookstagrammer #bookstagramfeature #booksofinstragram #readingchallenge #goodreads #readingbooks #booklover #bookish #bookaddict #bookaholic #bookworm #bacaituseru #pecandubuku #ayomembaca https://www.instagram.com/p/CJcdGMbA0H0/?igshid=10z934e56kz75