#belajarpeduli #belajarberbagi #belajarmerenungi https://www.instagram.com/p/B-5kljMBT8BdeLeVjGRcIGe4xWxggGVCnUaTb40/?igshid=16m0d5jx4sgeq

seen from France

seen from United Kingdom
seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United Kingdom
seen from United States
seen from United States

seen from TĂĽrkiye

seen from Ukraine

seen from TĂĽrkiye

seen from United States
seen from United Kingdom

seen from Ukraine

seen from TĂĽrkiye

seen from United States
seen from Sweden

seen from United States
#belajarpeduli #belajarberbagi #belajarmerenungi https://www.instagram.com/p/B-5kljMBT8BdeLeVjGRcIGe4xWxggGVCnUaTb40/?igshid=16m0d5jx4sgeq

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Belajar peduli, pertama rapikan kamar tidurmu :)
Setiap dari insan manusia diberikan anugrah tertinggi dari yang maha kuasa. Tahukah engkau? saya rasa kita semua tahu hal apa yang membedakan kita dengan mahluk lainnya.Allah ciptakan 3 jenis mahluk hidup di dunia ini. Mahluk yang selalu bertumbuh apabila ada yang membantunya untuk hidup, karbon dioksida sumber kehidupannya. Satu lagi yang kita rasa mahluk ini ada yang lucu, bikin geli tapi tak dapat dipungkiri ada juga yang menjijikkan bahkan hingga menyeramkan. Tanap disebutkan inisialnya insha Allah semua udah pada tahu ya? :D kalau dizaman aku sekolah dulu, dijarin membedakan jenis jenis mahluk hidup waktu kelas 4 SD hehehe.. Jadi sudah barang tentu bahwa titik perbedaan kita dengan mereka yang sama-sama mahluk Allah adalah Allah dengan kemurahan hatinya memberikan kita Akal sehat untuk berfikir. Jelas pula di dalam Al-qur’an Allah menyebutkan bahwa manusia hidup didunia ini memliki 2 peran utama.. apa itu?
1. Sebagai hamba Allah, tugasnya mudah kok yang penting kita bisa istiqomah (nah ini yang agak sulit, hehe tapi insha Allah bisa selama niat kita kuat). Sebagai hamba Allah tugas kita adalah beribadah kepadaNya. Sebagai rasa syukur kita yang masih diberikan penghidupan hingga saat ini. Masih diberikan kesempatan untuk merasakan sedih, bahagia, sulit, dan kesempatan untuk memperjuangkan sesuatu.. maka apa yang Allah minta? jadilah hamba yang dicintai Allah. Melaksanakan perintahnya, dan menjauhi larangannya. Contoh secara simpel kamu cukup sholat 5 waktu, syukur-syukur sholatnya di awal waktu... baru mendengar adzan, langsung deh siap-siap menghadap.. wih gak ngebayangin gimana Allah gak cinta sama hamba yang seperti ini? Oh ya salah satu ayat favorit saya yang ngena banget di aku adalah Al Maidah 54. biasanya saya singkat dengan Generasi 5 54: Artinya sebagai berikut:
“Wahai sekalian orang beriman barangsiapa di antara kalian murtad dari agamanya, maka Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Dia cintai dan kaum tersebut mencintai Allah, mereka adalah orang-orang yang lemah lembut kepada sesama orang mukmin dan sangat kuat -ditakuti- oleh orang-orang kafir. Mereka berjihad dijalan Allah, dan mereka tidak takut terhadap cacian orang yang mencaci”. (QS. Al-Ma’idah: 54).
Kenapa lovable banget sama ayat ini? gak papa ya cerita alasannya hehe.. kalau gak suka boleh di skip kok :D
jadi diatas sudah bold jelas bahwa apabila suatu kaum murtad dari agamanya. Maka Allah akan mendatangkan kaum lain yang mana Allah akan mencintai suatu kaum tersebut dan kaum tersebut mencintainya. Ibaratnya nih gini.. kalau kamu murtad, tidak mau melaksanakan perintah Allah, yaudah Allah masih punya kaum lain yang mencintai Allah dan Allah mencintaianya. bisa ngebayangin sakitnya dimana? Ibaratnya tuh Allah udah berpaling dari kaum tersebut. Allah tidak akan pernah merasa rugi.. justru kita yang merugi... jadi jangan sampai bikin Allah kecewa ya... Ya Robb gak bisa ngebayangin kalau Allah gak mencintai kita.. lalu bagaimana dengan hidup kita? so... yukk mulai muhasabah diri, sudah benarkah jalan-jalan kita? sudah tepat waktukah sholat kita? “saling mengingatkan yaa... ini jadi #SelfReminder saya juga.
2. Sebagai Khalifah. Insha Allah ini sudah jelas banget ya.. jadi sebagai khalifah, manusia diberikan kesempatan terbaik dari mahluk-mahluk Allah lainnya yaitu memimpin bumi Allah ini, Allah memberikan kita kesempatan untuk dapat melalukan apa saja, nantinya cukup Allah tanyakan pertanggung jawabanmu. Sebagai Khalifah Allah memberikan manusia kesempatan sebesar-besarnya untuk dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaannya dengan perannya sebagai khalifah. Kalau ia amanah, bertanggung jawab, sesuai dengan perintah Allah maka  janji Allah adalah Allah akan mengangkat derajat manusia jenis ini setinggi-tingginya disisi Allah.
Lalu apa hubungannya dengan tulisan kali ini?
Jadi saya ingin tulis terkait seberapa besar sih tingkat kepedulian kita? Peduli pada diri sendiri, lingkungan dan utamnya peduli dalam artian menaati perintah Allah. Dimana kolerasinya dengan kerapian kamar?
Ada yang bisa tebak? Ahh pasti sudah ketebak..
Salah satu hadist menyebutkan bahwa Allah sangat menyukai keindahan. Rasulullah SAW bersabda yang artinya Rasulullâh bersabda: “Sesungguhnya Allah Maha Indah dan mencintai keindahan, kesombongan itu adalah menolak kebenaran dan merendahkan orang lain[1].Â
Nah salah satu yang dapat dilihat tapi belum bisa juga dikatakan sebagai indikator sih.. hanya saja ini indikator menurut kacamata saya. Sikap kepedulian pertama kali dapat diukur dari aktivitas pertama kita bangun tidur. kalau dari bangun tidur aja kita lupa buat bersiihin tempat tidur kita sendiri, bisa jadi kita juga tidak rapi dalam banyak hal. Itu menurut saya sih... meskipun ada banyak hal sih sbenarnya penyebab kenapa kita tidak merapikan tempat tidur...
1. Terburu-buru karena bangun kesiangan.
2. Nanti juga ada yang ngerapiin (read ibu kita, atau kita punya bibi di rumah)
3. tidak terbiasa merapikan tempat tidur.
Kalau kita mengatakan bahwa kita buru-buru bukannya hal tersebut tidak akan terjadi berkali-kali? maksud saya adalah bangun kesiangan bisa terjadi mungkin seminggu sekali karena kita begadang dimalam harinya. masak iya telat bangun setiap hari? kalau etiap hari telat bangun, berarti kamu belum bisa mengatur jadwal rutinitas pagimu. yang kedua karena nantinya sudah ada yang ngerapiin.. ini nih bisa dibilang ini penyakit kemalasan diri kita sendiri. kita tahu bahwa kita ini sekelompok manusia yang hidup bermasyarakat. mahluk sosial yang tidak bisa hidup sendiri. tapi bukan berarti apa-apa hal yang seharusnya bisa kamu kerjakan sendiri malah harus melibatkan orang lain?
saya tulis ini juga mengingat kejadian rumah hari ini.. ada yang lupa merapikan tempat tidurnya.. hanya mau bilang kalau harusnya masing-masing kita yang saat ini cukup dewasa, umur sudah belasan tahun.. masak iya lupa pelajaran TK-SD kemarin? :) hehehe teruntuk adik saya... mbak cuma mau bilang kalau bapak ibu kita sudah bersusah payah kerja seharian untuk penghidupan kita, bersyukur karena bapak ibu kita selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk kita.. lebih lebih malah... masak iya rapiin kamar aja yang 2-5 menit lupa? semoga kejadian hari ini bisa jadi pelajaran ya.. pelajaran hidup buat mau bekerja sama satu dengan yang lain. Rapikan kamar dulu sebelum pergi ke sekolah.. mbak cuma kepikiran aja ntar kamu kuliah terus ngekos.. masak iya temen kos kamu yang suruh rapiin? Mbak tahu kamu adik mbak yang paling care sama orang.. sosialnya tinggi banget.. rasa tolong menolong sama temen besar banget... cuma ininih yang sering lupa kebersihan diri dan lingkungan.. sering kelupaan hehehe. Karena kalau gak mulai skarang kapan lagi? buat yang lain juga yaa.. buat saya juga nih.. jangan lupa buat rapiin kamar, sesuatu hal kecil yang sering dilupakan. Kalau kamar kita rapi, pikiran jernih insha Allah makin jernih... kalau pikiran yang yang jenuh banyak kerjaan di sekolah, banyak tugas dari dosen di kampus... urusan organisasi.. insha Allah kalau masuk kamar terus kamrnya rapi pasti sedikit adem dan bisa mikir What’s next? jadi saya harus apa? ga kebayang kalau lagi suntuk terus kamar berantakan hmmb pasti makan stress *pernah ngalamin...
jadi kalau saya sendiri, misal kamar masih berantakan dan lagi pusing sama kerjaan. Kerjaan saya gak akan selesai kalau kamar saya gak rapi. Jadi kamar mesti rapi dulu.. baru bisa ngerjain tugas... jadi biar gak numpuk biasakan perilaku sehat dari sekarang. rapiin kamar sebelum berkativitas :)
Jangan lupa yaa...
Salam
Yusnita Nur Fadhilah, yang saat ini berharap di ridhoi Allah dalam menggapai cita-citanya Aamiin ya Robb :)
 Salah satu Sumber: https://almanhaj.or.id/3392-al-jamil-yang-maha-indah.html