Untuk Orang yang Tepat
Kamu akan selalu berharga di mata mereka
Keluh kesahmu adalah cerita yang menarik untuk di dengarkan
Setidak lucu apapun candaanmu, mereka akan tertawa
Mendengarkanmu adalah hal yang tidak akan menjadi membosankan

ellievsbear
sheepfilms
EXPECTATIONS

@theartofmadeline

Jar Jar Binks Fan Club
Phantogram Three

if i look back, i am lost
The Bowery Presents
Interview Vampire Daily
🪼
untitled
Lint Roller? I Barely Know Her
One Nice Bug Per Day
Monterey Bay Aquarium
noise dept.

Discoholic 🪩
art blog(derogatory)
I'd rather be in outer space 🛸
ojovivo


seen from Türkiye

seen from Egypt
seen from Costa Rica

seen from United States
seen from United States

seen from Malaysia
seen from Chile

seen from United States

seen from France
seen from Germany

seen from Malaysia

seen from United States

seen from United States

seen from United States

seen from Venezuela
seen from Germany
seen from Colombia
seen from United Kingdom
seen from Singapore
seen from Malaysia
@dilmaaarij
Untuk Orang yang Tepat
Kamu akan selalu berharga di mata mereka
Keluh kesahmu adalah cerita yang menarik untuk di dengarkan
Setidak lucu apapun candaanmu, mereka akan tertawa
Mendengarkanmu adalah hal yang tidak akan menjadi membosankan

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Hal yang paling menyenangkan dari petualangan ADALAH membersamai orang-orang baik seterusnya.
Selalu belajar untuk mencintai takdir. Terkadang setiap hari butuh banyak SKS untuk belajar lagi soal 'penerimaan'. Terimakasih sudah memaksa bertahan sejauh ini. Jangan remuk ya, susun lagi banyak senyum.
Dalam suatu proses, tidak perlu kamu cepat. Karena yang sebenarnya adalah tepat. Tepat waktu, bukan cepat waktu.
Pun dalam segala hal. Tidak apa berbeda start, dan berbeda finish. Karena yang penting seyakninya adalah proses, dimana ia selalu memberikan makna dan pelajaran berharga. Selamat menyambut tombol start dan finish di lain waktu lagi.
Kini, dia lupa bagaimana rasanya menjadikan satu orang yang dulu itu kecintaan. Apa iya ? Rasanya selesai itu, seperti ini. Padahal belum ada kesepakatan antara dua insan untuk benar-benar saling melupakan.
Dia tidak tahu, ternyata sebegitu bahayanya kesibukan: menenggelamkan rasa kepedulian, menepis pertemuan dan perlahan-lahan menghilangkan takjub pada kecintaan.
Beruntunglah kalian, ketika punya cara untuk menjaga rasa yang sama. Mencintai orang yang sama setiap tahunnya dan mengagumi senja yang sama meski waktu sering merenggut kebersamaan-kebersamaan kecil itu.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Sayup rindu di pukul tiga pagi, banyak perasaan menggema di langit-Nya tepat saat ini. Berkilau hingga bahagianya menular di sudut bibir tanpa tiruan.
Selamat bertemu, di waktu paling romantis, wahai suara tak terlihat oleh mata.
Masih mau meremehkan pembicaraan romantismu dengan Tuhan ?
Bukankah sudah banyak pembuktian, bahwa apa-apa yang kamu harapkan sudah jadi sebuah pencapaian ?
Untuk beberapa alasan yang tidak bisa dijelaskan. Sendiri dan enggan peduli adalah pilihan untuk mewaraskan diri.
Aku jadi lebih tahu makna menghargai waktu dan quality time dari percakapan banyak orang di usia 20-an.
Dimensi waktu, akan membuat banyak kejutan
Akan ada masa dimana teman baik merasa saling menjadi orang asing.
Pernah ada kisah dimana kehabisan topik pembicaraan dalam satu meja yang sudah di tata rapi.
Akan ada kisah soal siapa yang tertuduh melupakan dan siapa yang kekeh masih tetap tinggal.
Dan waktu, selalu menjadi pengiring disetiap gulir peristiwa dalam hidup manusia. Berteman baiklah dengan mereka yang ada, karena kita tidak pernah tahu detik ke berapa akan dilupa dan detik ke berapa akan di bangga.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Dan menghilang adalah salah satu pilihanku untuk sembuh. Karena jeda juga perlu ruangnya, untuk memahat kembali reruntuhan yang dulu pernah menderu.
Dan berkali-kali aku berkompromi dengan diri sendiri. Tidak melibatkanmu dalam kehidupan adalah keputusan yang paling masuk akal. Semoga bahagia, wahai insan yang pernah ada.
Writing is Healing
Melalui tulisan, aku memeluk pilihan-pilihan, berdialog dengan diri, berani menghadapi ketakutan terbesar, dan menuangkannya dalam penghayatan.
Menulis adalah bentuk perlawanan menghadapi kenyataan.
–
Menulis adalah merapikan kenangan, melihat sudut pandang lain dari kesialan nasib yang menjadi kambing hitam.
Menelurkannya dalam ikatan kata dan pendalaman yang lebih bermakna.
Tulisan jenis ini tidak dibuat untuk memuaskan pembacanya. Sekedar menjadi penawar bagi penulisnya.
–
Aku pun pernah dan sampai saat ini melakukan, menulis sebagai cara untuk healing, terapi diri.
Saat menulis mungkin akan muncul perasaan tidak nyaman karena diri ‘dipaksa’ menghadapi perasaan dan ketakutan yang ingin dihindari. Tapi setelahnya, feeling much better.
–
Ketika menulis, ada proses berpikir yang dilalui saat menuangkan dalam rangkaian kalimat, memberikan kesempatan diri mengkoreksi kognitif atau cara berpikir yang salah ketika melihat situasi.
–
Menulis tidak hanya katarsis, pada proses tertentu ia bisa menjadi bentuk kontemplasi menuju pencarian kebermaknaan diri.
Cimahi, 30 April 2020 | hanalzulfan
saya, si istri berpendidikan lebih tinggi. (terus kenapa?)
Apa benar istri berpendidikan lebih tinggi membuat minder suami?
Saya ingat ketika papasan dengan seorang psikolog senior. Beliau pernah menulis soal status kontroversial tentang perempuan yang meraih gelar S3 sebelum menikah.
By default, kata beliau, para perempuan S3 ini juga secara sadar maupun tak sadar punya standar tertentu. Ini yang bikin sulit, kata beliau.
Dan, secara fakta, perempuan-perempuan S3 ini datang pada beliau. Menyesal karena proses pencarian suami menjadi lebih sulit. Ada semacam gap atau minder dari si lelaki.
Di hari yang sama, kemudian saya bertemu dengan calon suami. Kami memutuskan untuk menikah dua bulan kemudian. Saya, saat itu tengah menyelesaikan studi S2. Suami saya sedang sibuk berkiprah menjadi pekerja sosial, dengan titel S1.
Kemudian beberapa bulan kemudian saya meraih gelar master. Suami saya belum berkuliah lagi.
Kemudian saya berkeinginan ambil S3. Respon suami saya? Mendukung! Bahkan ia lebih senang saya S3 kemudian jadi dosen ketimbang tok jadi wirausaha.
Mengapa?
Sepanjang perjalanan rumah tangga kami, saya tidak pernah merasa titel pendidikan saya yang secara permukaan lebih tinggi — menjadi legitimasi kalau saya lebih wow ketimbang suami saya.
Suami saya juga sadar betul akan hal itu. Di matanya, mungkin saya pintar, tapi saya juga rapuh, dan memang saya menyediakan kerapuhan saya untuk ia lengkapi. Seperti ia rela berbagi kerapuhannya untuk saya lengkapi. Saling berbagi kerapuhan untuk diisi, justru akan saling menguatkan bukan?
Dalam konteks hubungan pertemanan, senior-junior, ataupun rumah tangga — saya lebih suka memperlakukan rekan saya sebagai rekan setara. Kendati ia tukang cilok sekalipun. Atau adik saya sendiri. Mindset yang saya selalu camkan pada diri: Mereka pasti punya apa yang saya tak punya, seperti saya punya apa yang mereka tidak punya.
Saya memang bergelar S2. Beliau S1, tapi beliau sangat familiar dengan realita masyarakat (saya kurang begitu terjun). Saya perasa. Ia taktis dan logis. Saya pintar bikin nasi goreng. Ia pintar bikin steak. Rank Mobile Legendnya sudah sampai Mytic. Saya mentok di Grandmaster (itu juga dijokiin suami). Hahaa.
Saya jadi ingat, ketika Ustman bin Affan menikahi Nailah binti al-Farafishah yang dikenal cerdas. Ustman tidak malu dan minder. Justru senang memiliki istri yang dapat memberikan sumbangsih terhadap cara pandangnya.
Hal ini membuat saya berpikir, bahwa benar bahwa perempuan berpotensi sebagai ‘fitnah’ (ujian) bagi laki-laki. Ya, adakalanya ‘fitnah’ tersebut bersumber dari perempuannya (pakaiannya, gerak-geriknya, aksinya).
Tapi bisa jadi, ‘fitnah’ tersebut ialah sempitnya perspektif laki-laki terhadap perempuan, sehingga mereka memandang dan memperlakukan perempuan secara salah.
Beruntung suami saya, dan Ustman bin Affan — dapat lolos dari ‘fitnah’ perspektif terhadap perempuan. Semoga banyak lelaki di luaran sana yang dapat berpikiran holistik mengenai kiprah perempuan dalam bingkai keimanan, ya!***
Ilustrasi dari ballandus.wordpress.com
Jika suatu saat takdir benar-benar mempertemukan kita,
Ah, pengandaian yang tidak boleh dilanjutkan.
Aku tidak sedang tidur, jika itu bicara soal bersyukur.
Ada satu masa yang apapun kau lakukan, selalu kujadikan kesenangan.
Ada satu masa dimana senyummu selalu aku jadikan energi berharga.
Sadarku sekarang hanyalah, bersyukurku bisa pernah hidup dalam rangkulan lingkungan sekitarmu.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Jika bahagiaku kadang tentang sejengkal harap yang terwujud. Semoga Allah gerakkan hal-hal kecil dalam doa untuk di langitkan. Memberi dengan tulus akan juga menerima cinta dari yang paham ketulusan.
.
Dulu perkara siapa mencintai siapa akan begitu mengagumkan. Jika dilihat dari kacamata ketulusan.
"... Aku ingin menyerah, sekali lagi." Kataku dalam hati. Aku ingin tahu rasanya berpasrah tanpa berjuang lagi.