Malam mulai larut, dan aku terbangkan sejuta anganku bersama bintang-bintang. Perlahan ku terhanyut dalam lantunan indah dari setiap memori yang terus terukir oleh kisah kita. Tetaplah berusaha menggariskan lagi, meskipun di dunia tiada yang pasti. Kilauan rembulan makin meninggi, biarlah rasa ini tetap mengalir, dan janganlah kalian memaksa mereka untuk tetap pergi, dan semoga apa yang kita tau, merupakan kesamaan dari dari setiap lisan doa yang mengejar takdir. Meskipun jalanan ini masih berkabut, malam malamku tetap indah bak sang purnama yang dilingkari cincin pelangi. Maafkan aku, bila waktu saat dimana aku bersamamu hanya sesingkat menikmati senja. Namun aku tak membiarkan itu kan selamanya, ada saat dimana harapan itu ku perjuangkan, mungkin banyak waktu kita yang tidak kan bertemu. Aku berharap, aku bukanlah sekedar senja yang kau nanti, tapi aku berharap menjadi seorang yang memelukmu ketika kita berdua berdiri menikmati senja sebelum malam menjadi suram, sebentar ataupun selamanya. "Maka biarlah senja menghiasi segala rasa, berganti malam berbintang saat angan kita mulai jauh melayang, dan bersama adalah cara terbaik melawan ketidakpastian".