Serial Jacques Rancière (4)
"Sosiologi (Pierre Bourdieu) versus Anti-Sosiologi Rancièrean (1) "
Sosiologi adalah ilmu tentang mempelajari pola yang selalu berlangsung dan berulang meski dengan pergeseran-pergeseran yang membuatnya terilusikan sebagai sesuatu yang baru, elusif.
Anti-Sosiologi adalah sebaliknya. Ia mengungkap apa-apa yang elusif di dalam ilmu Sosiologi, mendedahnya, memampangkan sedemikian terbuka fakta-fakta (yang ditemukan bersama ilmu Sosiologi di dalam pola-pola hidup masyarakat).
Istilah "anti-sosiologi" muncul di jurnal ilmiah Dennis Büscher-Ulbrich, "Introducing Disagreement: Rancière's Anti-Sociology and the Parallax of Political Subjectivity and Political Economy (of Racism)". Di situ disebutkan bahwa para sosiolog, Rancière menggunakan Bourdieu sebagai contohnya, telah melakukan sesuatu yang reduktif dan tidak praktis secara politik.
Apa maksud perkataan Rancière ini?
Maksudnya adalah ilmu Sosiologi yang idealnya menjelaskan pola hidup masyarakat malah melakukan sesuatu yang dikenal dengan istilah "deterministik".
Deterministik merupakan sesuatu yang tidak baik bagi sebuah ilmu karena alih-alih mencerahkan pemahaman kita, ia malah menggelapkan, karena tujuannya yang hendak menutup daya kritik kita sebagai manusia bernalar, dengan cara mengatakan bahwa kita tidak memiliki kapasitas dan kapabilitas untuk mengambil keputusan secara sadar dan bermoral.















