"Anjir" dan Teman-Temannya: Saat Umpatan Jadi Budaya
SURAU.CO. Bahasa selalu menjadi cermin jiwa yang tak lekang oleh waktu. Setiap kata yang keluar dari lisan mengungkap bagaimana kita berpikir, menilai, dan mengekspresikan diri. Di era digital, generasi muda semakin jelas memantulkan jiwanya melalui bahasa. Mereka sering melontarkan ungkapan seperti “anjir,” “anjay,” “anjim,” atau “anjrot” di tongkrongan, warung kopi, media sosial, bahkan ruang…

















