Bukankah
Bukankah biasanya yang tiba-tiba datang,
Dengan mudahnya akan pergi menghilang?
Maka wajarkan perasaan bimbang,
Yang senangnya menelusup ruang
Lalu menguap ke awang-awang.
Bukankah bila dengan sabar menunggu,
Meyakinkan hati menentukan arah yang dituju?
Entah pada cinta yang tak henti membawa pilu
Atau kepada rasa yang berkembang malu-malu
Yang tak kunjung melayu.













