DATA menyebutkan stroke saat ini menjadi penyakit nomor 2 dunia yang menyebabkan kecacatan dan menyebabkan 6,5 juta jiwa kematian. Ketidakpa
DATA menyebutkan stroke saat ini menjadi penyakit nomor 2 dunia yang menyebabkan kecacatan dan menyebabkan 6,5 juta jiwa kematian. Ketidakpastian perawatan menjadi salah satu permasalahan yang dihadapi pasien saat mengalami stroke.
Ketidakpastian itu akan semakin meningkat ketika pasien atau keluarga memiliki pengetahuan yang terbatas tentang stroke, kurang mendapatkan dukungan perawatan, komunikasi yang buruk dengan tenaga kesehatan dan kurangnya kesiapan keluarga untuk merawat pasien saat kembali ke rumah.
Mahasiswa program doktoral dari Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FK-KMK) UGM, Margareta Hesti Rahayu, Ns., M.Kep, melalui penelitiannya mengembangkan intervensi Advance Care Planning (ACP) atau perencanaan perawatan lanjutan yang dapat membantu memastikan bahwa pasien memperoleh perawatan sesuai keinginannya.
Kontribusi positif
Ia menjelaskan ACP memberikan kontribusi positif tidak hanya bagi pasien, tetapi juga bagi para keluarga pasien.

















