Teman Seperjalanan
Lalu lalang langkah kaki manusia Di peron stasiun kota yang penuh sesak Riuh rendah percakapan dan canda tawa Ah, berisik! Aku pusing! Sialnya ini hari! Aku lupa membawa teman Mati gaya Memulai percakapan pun enggan Semua penumpang seolah membangun dinding Sungguh aku menyesal tak mengajak lembaran duniaku Tema perjalanan paling menyenangkan Tak merepotkan Pembicara paling tenang Tak pernah membuat gaduh dan onar Memberiku ruang Teman perjalanan paling sabar saat ku lambat Dengannya, Jiwaku terserap Hingar bingar dunia lenyap Tanpanya, Kini aku bagai domba yang tersesat








