Kalian pernah merasakan hal yg pernah saya rasakan? Merenungi perjalanan hidup, lika-likunya dan suka-dukanya. Pada masa perenungan itu, saya tau begitu banyak dosa yang telah saya lakukan dan terasa sedikitnya amalan kebaikan yg terlaksana. Saya bertekad untuk taubat dari kesalahan dan berjanji untuk tidak mengulanginya lagi. Tapi ternyata kembali melakukan dosa yang sama. Saya bertanya2 sendiri, kenapa iman begitu lemah. Di satu waktu ia bisa begitu kuat, di satu waktu ia bisa begitu lemah. Dr sebuah buku yg saya baca, penjelasannya ialah, kesalahan pertamanya, ada pada sikap khowaatir al qalb, atau lintasan hati. Kita lupa, bahwa sesungguhnya hati orang beriman itu mulia, agung, tinggi, sehingga hati orang beriman itu benar2 memiliki fungsi untuk menyuarakan sesuatu yang baik kepada pemiliknya. Kita bersikap tasaahul atau memudahkan, menggampangkan, tidak mempedulikan lintasan hati yg sebenarnya sangat mulia. Hal inilah yg menyebabkan kita jatuh pada kesalahan yg sama. Saya teringat dgn tulisan yang saya baca di Majalah Tarbawi edisi November lalu tentang pentingnya menjaga hati yg sehat. Bahwa ternyata lintasan hati yang dimaksud adalah nurani. Ia adalah qalb itu. Hati bisa jadi terkotori oleh noda-noda hitam dosa kita, tapi nurani tidak bisa. Jangan salah, ia bisa saja tak terlihat sinarnya jika hati yang menjadi tempatnya bernaung penuh dengan bercak noda akibat kemaksiatan yang sengaja ataupun tidak sengaja kita lakukan. Na'udzubillahi min dzalik Semoga kita terhindar dari kesia-siaan. Semoga kita terhindar dari maksiat, termasuk sadar bahwa apa yg dilakukan salah tapi terus saja dilakukan. Semoga kita termasuk hamba-hambaNya yg beruntung. Apalah kita ini di hadapan Rabb Pencipta Alam Semesta ini. Hanya diperintahkan untuk menjalankan perintah dan menjauhi laranganNya saja masih tengil. Terakhir, ingin menanyakan kembali pertanyaan Ustadz M. Lili Nur Aulia pada diri saya sendiri dan kalian, "Hari ini sudah membuka lembar ke berapa? Berapa banyak catatan di lembar2 waktu kita yang tak ada hubungannya dengan dunia apalagi akhirat? Yaa Muqallibal qulub tsabbit qalbi aladdin wa ala thaatiq #30haribercerita #30hbc07 #latepost #1daylatepost














