Menjadi demikian Antropologi di tengah org2 IT. (di Bandung Creative Hub)

oozey mess
Misplaced Lens Cap
🩵 avery cochrane 🩵

h
Doug Jones
art blog(derogatory)
The Bowery Presents
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year
Noah Kahan
Cosimo Galluzzi
Cosmic Funnies

titsay
official daine visual archive

Jar Jar Binks Fan Club

izzy's playlists!
Sweet Seals For You, Always

Kiana Khansmith

seen from Brazil

seen from Azerbaijan
seen from United States
seen from Bangladesh

seen from United States

seen from Indonesia

seen from Indonesia

seen from United Kingdom
seen from United States
seen from Germany

seen from United States

seen from India

seen from Türkiye

seen from United States

seen from Brazil
seen from United Kingdom

seen from Germany

seen from Malaysia

seen from Brazil

seen from Malaysia
@syakiribnu
Menjadi demikian Antropologi di tengah org2 IT. (di Bandung Creative Hub)

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Menjadi demikian Antropologi di tengah org2 IT. (di Bandung Creative Hub)
Si Teh @risa_saraswati yg lagi dilarang bilang "Rindu" apalagi angkat jari satu. 😁 Jaya selalu untuk karya2mu teh. Oiya, tentu aku mau segera nonton @danurmovie 2 🙏 (di Bandung Creative Hub)
Hmm.. religius sekali.
JATIGEDE (H-3 tenggelam). ⠀ Hujan membikin ingatan akan gambar2 yg tak mungkin diulang. Kemana ya bocah yg menulis surat itu? Kemana warga2nya sekarang? ⠀ Aku mengenang buka dlm konteks pembelaan. Sudahlah, sudah berlalu. Lagi pula saat itu tak ada waktu buat heroik2 pengabdian. Aku hampir jd bulan2an sebab dituding mau gali makam. Berada di arena kemarahan membikin teori2 konflik yg diajari di kampus berantakan. ⠀ Bismillah.. melimpahlah berkah pada orang2, hewan dan benda yg sempat ada di dasar genangan. 🙏 #StreetWriter (di Waduk Jati Gede Sumedang)

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Sekadar melodi untuk mereka yg tak pernah menghianati pagi. ⠀ Sejahteralah Bapak petani, Ibu tukang nasi, para pemulung, pengamen, preman pasar, para pemuda patah hati, dan segala mereka yg tengah putus asa. ⠀ Semoga keberkahan selalu menyertai 🙏
Barangkali kebetulan kawan2 mampir ke BEC Lt 2 dan menemukan fenomena seperti di atas. Pelakunya tak lain adalah Kapten @azrilhakiem05 ⠀ Seorang yg 8 taun mengabdikan waktunya pada tuan tempatnya bekerja. Lalu mengamuk karena dilecehkan dan coba2 membuka toko sendiri. ⠀ Sialnya, ia minta ide pada konsultan gadungan yaitu @ilhamkvra @_brian_al dan sedikit saya. Ide yg di gaungkan adalah bagaimana utk segera membumihanguskan kata2 motivasi dan biarkan dunia mencaci lebih dalam. Supaya tidak kagok di cap gelandangan. ⠀ Dengan penuh kemalasan dicampur sedikit kegilaan, alhamdulillah beliau sudah punya 2 toko dan selalu ingat masa lalunya ketika membrifing para pegawainya. ⠀ Semoga kelak semua banner di BEC berubah. Artinya, itu milik si Kapten. ⠀ Jayalah pemalas seluruh dunia! ⠀ #StreetWriter #RightBrained #IllegalSocialWorker (di Bandung Electronic Center)
8. "Bersatulah Gelandangan Seluruh Indonesia." ⠀ Manusia tak berijasah, tukang resign, pemalas, tukang hayal dan lelaki luntang-lantung mencoba mengulik2 keresahannya. Menimbulkan kesadaran ruang, membikin manifesto yg tidak progresif apalagi revolusioner. ⠀ Langkah strategisnya cuma bahu membahu saling mengingatkan utk bangun pagi, gosok gigi. Selebihnya biasa saja. Sangat biasa. Tak ada kata2 "sukses2 dasyat", tak ada "semngat2"an, sekadar berbuat yg bisa2. ⠀ Hatur nuhun kepada magister gila yg mau bersusah payah membikin2 begini @_brian_al . Juga kepada @Lapar_Institute , Breeco, Samahina, dll. Hidup tukang bala2! ⠀ #StreetWriter #RightBrained #IllegalSocialWorker #NewFriend (di Jln Naripan)
#7 Social Agenda ⠀ Terjepit di antara @butet_manurung (Sokola Rimba), Dr. Ade Makmur (Akademisi Comdev), dan Mr. @ahmadsyarrif (Sekolah relawan) menjadi titik balik ihwal pemikiran soal apa itu agenda sosial, pengabdian dan bedanya dengan Selfi Bersama Masyarakat dan Wisata Kemiskinan. ⠀ Malu sekali rasanya, sekadar membawa konsep bahwa bernyanyi bisa jadi solusi. Terimakasih pelajaran2nya 🙏 Barangkali memang masalah sosial tak bisa di selesaikan hanya dgn duduk dibelakang meja, tapi tidak juga dengan terjun2 ke lapangan tanpa ada konsep dan indikator yg jelas. ⠀ Teori yg di imbangani keberanian turun ke jalan akan menjadi solusi, begitu barangkali 🙏 ⠀ #StreetWriter #RightBrained #IllegalSocialWorker (di PSBJ (Pusat Studi Bahasa Jepang), Unpad Jatinangor)
#6. NewFriend ⠀ Para pemalas yg secara kolektif mencoba menjawab pertanyaan mendasar : Kalau tidak mau berseragam dan wajib 8 jam lalu apa? Hatur nuhun perlapaknya yah @pidibaiq ⠀ #NewFriend #NewbieFunEntrepreneur #CreativeEconomy (di Rumah The PanasDalam, Jalan Ambon No 8)

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
"hopefully not destined to be an artist. but always given the power to make art."
Dibalik #BukanKonser Closehead X BIO (2) ⠀ Terjadi obrolan di saung antara saya, mang @alhasilriksa dan Om @arie_gaums sebelum pagelaran berlangsung. ⠀ Ketika mang Ari gaums sedang curhat ihwal percintaan dan semangat wirausahanya, munculah mang Riksa yg vokalis BIO @inikamiska ⠀ "Milu ganti baju nyak." ⠀ "Eh.. bareng we mang." Kata saya. ⠀ Setelah ganti baju sama2 saya tak sengaja mengeluarkan Pond's dan memakainya. Mang Riksa pun merespon. ⠀ "jir si eta make mikup euy gaya!" ⠀ "Ah meh teu hinyay Weh." ⠀ "Saya mah mandi ge moal." ⠀ Jir, seorang musisi yg sedang naik daun ternyata tidak mandi. Saya pikir teh beliau punya make up artis sendiri. ⠀ Seperti Mang Herdi, Mang Riksa juga orangnya asik sekali dan suka ngebanyol dengan gaya banyolan Ledeng yg khas. ⠀ Salah seorang musisi yg lebih mementingkan karya dari pada gaya. ⠀ Btw saya suka sekali lagu "Cerah" @inikamiska , kamu ? ⠀ More about Dibalik #BukanKonser Closehead X BIO : syakiribnu.tumblr.com ⠀ #StreetWriter #Rightbrained #IlegalSocialWorker
Di balik #BukanKonser Closehead x BIO (1)
Seusai acara, saat semua sudah bubar, saya yang baru beres jajan Indomie di Mang Iyus kembali ke area yg baru saja digunakan untuk pagelaran Colsehead x BIO. Saya cukup terkejut karena di antara stage yg sudah kosong itu saya mendapati seseorang yg sedang sasapu yang ternyata Herdi, sang vokalis Colsehead. Seketika saya pun bertanya.
“Mang naha di dieu keneh? Duh, maenya artis sasapu?”
“Ah, teu nanaon mang. Biar cepat bersih.”
Tak hanya Herdi, saya juga melihat istrinya yg juga sasapu.
Salut saya. Di antara karya-karya besarnya bersama Closehead beliau tetap rendah hati dan kalem. Saya pun kembali berbasa-basi.
“Mang udah ih. Sama saya aja dan kawan-kawan. Istirahat mang.”
Pas sapunya saya ambil, dia malah ngambil sapu yg lain. Sampe area konser di Celah-Celah Langit itu pun bersih.
“Waduh mang Herdy. Sebaiknya pulang sudah malam.”
“Ok mang siap. Nuhun sudah support.”
Seingat saya beliau menyalami sampai 3 kali.
“Rumah Mang Herdi teh dimana?”
“Sariwangi Mang. Mampirnya. Di antos, urang ngaliwet bari gegenjrengan. Hehe.”
Kalo saja beliau tau, beberapakali saya berada di antara ratusan manusia untuk menonton Closehead di beberapa acara sekitar tahun 2012-2016. Saya adalah salah satu fans Closehead sejak jaman SMA. Lagu2nya selalu bikin gairah yg mati kembali lagi. Saya tentu tak menyangka kalau ternyata Mang Herdi itu selain keren karya-karyanya juga pribadinya sangat menenangkan dan tidak so artis. Jaya terus mang!
#Closehead, Closehead reunion dan teriakan penonton.
Pagelaran Closehead x BIO yang di selenggarakan pada Sabtu (20/1/2018) di Celah-Celah Langit Ledeng, berlangsung meriah dan intim. Pagelaran #BukanKonser itu berhasil membuat para Closefriend puas.
Sepanjang lagu mereka yg datang tak henti-hentinya bernyanyi bersama. Apalagi di nomor lagu yg sempat menjadi hits beberapa tahun kebelakang seperti berdiri teman, menjelang hilang dll.
Herdi beberapakali berterimakasih pada mereka yg sudah datang, yang ternyata bahkan ada yang dari Cilegon, Banten, Bogor dan wilayah lainnya di luar Bandung.
Banyak kejutan yang terjadi di acara #BukanKonser tersebut. Salah satunya adalah kehadiran para mantan personil Closehead seperti Lam-lam, Ido, Mbob dll. Mereka sengaja menyediakan sesi nostalgia. Lagu “Menjelang hilang” pun di gembreng mengobati kerinduan penonton pada Closehead formasi lama.
Selain sesi reunian, di #BukanKonser pun Closehead menyuguhkan sesi kolaborasi seperti dengan Bebey, kendangers yang juga personil Jaya Abadi TBK, Maezenda dan Pak Iman Soleh.
Satu kata untuk acara semalam : Edan!
#5 ASIAN AFRICAN READING CLUB ⠀ Agenda ini tentu sepi peminat. Dan idealnya sih memang harus sepi peminat. Apa jadinya jika Soekarno jumlahnya banyak? ⠀ Mereka2 ini yg hobi sekali menggibah ihwal jagoan2 dari timur dan sedikit mengesampingkan barat. ⠀ Konsistensi jd barang paling berarti. Boleh sepi tentu ramai juga boleh sih. ⠀ #StreetWriter #RighBrained #IlegalSocialWorker (di Musium Asia Afrika)
#4 Rangkuman pertemuan dgn 3 pasang mata bocah wanita. ⠀ BAHAGIA DI SENYUMU ⠀ Saban hari aku mengenalmu Kau sambut lenganku dengan senyum Kau mulai bercerita tentang segala milikmu Duniamu, kepolosanmu, dan kesederhanaanmu. ⠀ Hari berlalu kita semakin tau Duniamu menjadi duniaku Kita bercanda bersama-sama menikmati dunia Mengacuhkan segala hal selain cinta ⠀ Aku terharu mendengar kisah mu Kau sampaikan duka mu dengan ceria ⠀ Reff ⠀ Bahagia di senyummu ikhlas dalam hatimu Kau ajarkan aku menatap dunia Bahagia di senyumu cinta dalam hatimu Kau ajarkan aku kesederhanaanmu. ⠀ (Ditengah sulap Jatinangor, 2013) ⠀ #SreeetWriter #RightBrained #IlegalSocialWorker (di Negative)

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
“Imagination more important than knowladge.” -Albert Einstein-
GURU IMAJINASI
Mari mulai obrolan ini dengan kalimat sakti seorang fisikawan, bukan seniman.
“Imagination more important than knowledge” –Albert Einstein-
Dan perkenalkan guru terbaik saya di bidang peningkatan daya imajinasi dan pengembangan otak kanan. Yatitu Anak-anak Dusun Sukanegla. Dusun kecil di samping kampus dulu.
Lalu apa saja yg mereka ajarkan selama empat tahun lamanya pada saya?
Pertemuan kami bermula saat saya ikut arus segerombolan mahasiswa untuk melakukan upaya pengabdian masayarakat melalui pendidikan luar sekolah. Sialnya saya ditunjuk sebagai kepala sekolah. Alih-alih lihai dalam mengajar, malah saya yg di ajar dan sedikit dihajar.
Tapi lama-lama saya malah nyaman juga sebagai murid. Bahkan porsi saya di bangku kuliah rasanya kalah telak dengan ada di Sukanegla. Kecanduan benar!
Pelajaran dominan yang saya dapat dari anak-anak bengal itu adalah mengenai peningkatan daya imajinasi. (Jika masih menganggap enteng imajinasi silahkan gebuki si Einstein ramai-ramai).
Suatu ketika pelajaran menggambar, saya sediakan garis dan pola untuk gambar mereka. Haduh, tapi tiap kuberi garis tertentu, mereka menolak. Berontak untuk membikin garisnya sendiri seraya meledek “Ah Kak, teu rame. Kumaha abi wehnya.”
Sebagi guru-guru’an tentu saya kesal. Tapi ketika dibiarkan justru saya menemukan banyak ketakjuban. Beberapa anak bahkan membuat seusatu yang tak terduga. Yes. Benih-benih seorang inovator sudah merasuk dalam jiwanya. Kan mereun waktu si Wright bersaudara menemukan rancangan pesawat ge ngalamun heula nya? Bisakah manusia terbang seperti burung? Bayangkan jika imajinasi anak-anak yang tertuang di dalam gambar itu ditembak oleh ilmu pengetahuan. Tak mustahil tercipta penemuan-penemuan baru yang mencengangkan dunia.
Hal lain yang bikin saya kagum. Mungkin kawan-kawan tau banyak sulap di Jatinangor. Salah satu yg di sulap adalah lahan bermain mereka yang jadi kos-kosan atau apartemen. Lalu apa yg mereka lakukan? Membikin wahana baru! Sekecil apapun ruang itu yang penting mereka bahagia. Masih terngiang juga cerita si Ajeng, Restu dan Melani ketika menertawakan kemiskinan.
Yang mereka ajari bukan sekedar berimajinasi dengan output produk kreatif. Lebih dari itu, imajinasi mengolah lapar menjadi sabar, membikin senyum di antar nasib yang terkadang haseum.
Apa pentingnya yang begituan? Mari kembali ke pernyataan Einstein.
Bapak Ibu sekalian, saya rasa penting pula merawat generasi pencipta seperti mereka, sepenting merawat para calon pekerja. Kasihan, kebanyakan mereka yang berjiwa pencipta kerap kesepian karena perilakunya tak dipahami jaman.
Indonesiaku.. bermula dari Sukanegla, semoga kedepan kau jadi negara dengan segudang stok inovator, bukan cuma pengekor. Amiin.
�