Kau penuhi wajah dengan air mata tersebab umpatan mereka, untuk apa ? Sebab hinaan dan pujian manusia hanya sebatas lidahnya. Jangan kuras tenaga dan hujani kebaikan sederas yang kau bisa pada hati-hati sesiapa yang menyayat luka. Karena sekokoh apapun batu dihadapan, dapat melunak juga dengan tetesan air tanpa lelah menyejukkan. Bukankah sang "kekasih" mengajarkan untuk tak henti berbuat kasih ? Maka maafkanlah karena tangismu lebih berharga dari cacian tiada guna.-
Syaaqila











