(Source)

PR's Tumblrdome
Show & Tell
Claire Keane
cherry valley forever
Misplaced Lens Cap
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH

bliss lane
Game of Thrones Daily
Cosimo Galluzzi
Sweet Seals For You, Always

Jar Jar Binks Fan Club
Today's Document
Keni
Doug Jones

d e v o n
tumblr dot com

Discoholic 🪩
seen from Kenya

seen from Germany

seen from United Kingdom
seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from Malaysia

seen from United Kingdom

seen from United States
seen from Türkiye

seen from Singapore
seen from United States

seen from United States
seen from Australia
seen from Italy
seen from Ukraine
seen from Italy

seen from Germany
seen from Guadeloupe
seen from United States
@sukagula-blog
(Source)

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
I managed to snap the best split second pose of Mr P while he was cleaning his paws. (Source: http://ift.tt/2op03s2)
Source: greenstar16, via IslamicArtDB
#thepersonalquotes

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Helgoland, 2018
i have been warned by people around me for not being so picky in choosing a man. To consider a marriage before everything is late (like kiamat you meant?). To give a chance if a good man seems try to approach me. And whenever they told me that i just smiled and cringed inside my heart.
oh dude like seriously? Sebenarnya tanpa harus dinasihati juga saya cukup tahu diri dan lantas berkaca. Tanpa diberitahu saya cukup mengerti apa dan lantas bagaimana untuk bersikap. Beside, which part of myself that motivates me to be a picky?I do not blame them to say those. I know they actually care of me as their junior.
But if i could say to them, i got enough of this. I knew a marriage is important as a moslem. To complete half of our deen, everyone wants it. Tapi di satu sisi, saya juga cukup mengerti bahwasanya ada batasan-batasan yang membuat saya tidak menggebu dalam urusan nikah (tapi kalau memang sudah saatnya maka pilihan maju adalah yang terbaik).
Sebagai seorang wanita yang sudah memasuki life quarter crisis, i think about marriage too. It seems beautiful to imagine it, right? To have someone by the end of the day when your day goes terrible.
Tapi, sebagai seorang anak saya merasa bahwasanya surga di depan mata saya (ortu) bahkan belum saya bahagiakan sepenuhnya, masih banyak tanggung jawab belum tercapai. Lantas dimanakah kesiapan diri ini untuk mengejar surga-surga lainnya?
I still have a lot to do. Yes you are right, we can do it together with our half. I will be glad but if the right time seems unapproachable for now then i won’t be in a hurry.
Surely, He will show me the way with the most beautiful why’s include :)
Nothing beautiful asks for attention
Hari ini, pagi pukul 08:24, ketika hendak akan menyeberang jalan menuju tempat kerja (iya aku jalan kaki karena jarak rumah dan tempat kerja hanya sekitar 100 meteran), aku dikagetkan dengan sebuah mobil yang dengan lajunya menuju ke arahku. Padahal saat yang bersamaan aku menyebran di zebra cross. Tanpa ada iktikad baik untuk sekedar menghormati pejalan kaki yang taat aturan, si mobil ini terus melaju bahkan menyalakan klakson. Seakan-akan eksistensi saya di zebra cross yang hanya 5 detik itu menganggu jalan. Seakan-akan ini jalan hanya milik ia seorang. Tidak mau berburuk sangka sih, mungkin memang si pengendara mobil itu sedang terburu-buru sehingga merasa sah-sah aja untuk melaju bahkan saat ada yang menyebrang jalan.
Saya pribadi hanya menyayangkan ada beberapa orang yang begitu tidak peduli dengan hal seperti ini. Apalagi jalan raya di kawasan tempat saya berkerja sering terjadi kecelakaan so otomatis saya berusaha meminimalisir kemungkinan itu terjadi pada saya.
Just wondering how arrogant a human being can be…sometimes
Menikahi Keluarganya
Menikahinya berarti kamu juga menikahi keluarganya. Tidak hanya dia seorang.
Ada ayahnya, ibunya, adiknya, kakaknya. Belum lagi kakek nenek dan om tantenya. Keluarga besarnya pelan-pelan menjadi keluarga besarmu. Kamu masuk di dalamnya.
Cerita tentang keluarganya adalah tentangmu juga. Masalah di keluarganya, masalahmu juga. Aib keluarganya, aibmu juga. Kebahagiaan keluarganya, kebahagiaanmu juga.
Menikah berarti…keluarganya kini keluargamu juga. Kamu akan tinggal di dalam budayanya, merayakan berbagai masa dengan mereka semua. Kebiasaan keluarganya kini menjadi sesuatu yang mau tidak mau, menjadi kamu terima. Kamu akan beriringan, berdampingan, dengan segala sesuatu yang keluarganya kerjakan.
Begitulah konsekuensi menyeluruh itu bekerja.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Bogusia (@bogusias_dream12)
mood
mungkin salah satu bentuk penghargaan ku pada diri yang telah berusaha lari dari masa lalu adalah berani membuka diri kembali.
Kebanyakan dari kita memang cenderung 'berlari' di jalur hidup orang lain. Dilandasi instuisi bahwa jalur hidup orang lain tersebut memiliki pattern yg mampu menjawab segala pertanyaan di bawah ini dengan urutan yg tepat : "Kapan lulus kuliah?" "Kapan kerja? Oiya nikahnya kapan?" "Kapan nih punya momongan?" Dan segala pertanyaan sejenis yang lebih banyak ga enak didengar oleh si penjawab nya itu sendiri. Sebagai penambah rasa ga enak itu, si penanya tidak jarang merasa fine-fine aja. Wong cuma nanya, ucapnya. Kembali ke jalur-jalur yang aku sebutkan di atas. Lulus kuliah. Kerja. Nikah. Punya anak. Well, sorry not sorry kalau semisal pattern hidup cuma se simple ini diurutkannya, mungkin pengharapan kita ini patut diturunkan beberapa level. Jangan ketinggian, nanti jatuh dan sakit. Kamu ga akan kuat, mereka ajah. Haha. Dari fokus yang kita sering arahkan ke jalur hidup orang lain itu karena merasa (juga) bahwa ini pattern yang sudah ada, membuat kita tentu kewalahan memuaskan pertanyaan-pertanyaan yang berbanding terbalik dengan kemampuan diri. Padahal, kenyataan nya hidup ga sesimple itu broh. Mau bukti? Tengok deh sekelilingmu, ada kamu temukan seorang mahasiswa yanh terpaksa bekerja baru kemudian kuliah. Ngumpulin duit hasil keringat sendiri demi pendidikan. Sesuai pattern? Lalu setelah sadar kesulitan si doi yang bahkan kuliah pun dibarengi dengan kerja malam. Kebayang ga sih ribetnya? I meant if you even think that studying is hard, i couldn't even imagine how can you manage both studying and working. Lalu kamu dengan santainya nanya doi kapan buruan lulus hanya karena kamu dan teman2 sepanteran nya udah pada lulus? Hei bro, kalau pertanyaan kamu cuma untuk menjawab rasa penasaran mending pendem aja deh. Beda, kalau orang yang kamu tanya adalah yang sengaja ngulur-ngulur kelulusan karena kenakalannya. Jadi point aku nulis gini sih sebenarnya karena risih dengan pemikiran-pemikiran orang bahwa semua orang itu harus melewati proses hidup yang sama. Dan ini kadang digunakan buat menanyakan hal-hal yang sifatnya kita sendiri ga tau kapan karena banyak hal destruktif lainnya yang mungkin menanti.
"Mba nya pemilihan ya orangnya?" Tanya seorang ibu setelah tau aku jomblo tulen di umur segini.
Sebelum sempat memberi jawaban sepuasnya pun si Ibu itu akhirnya melanjutkan bercerita tentang keponakan nya yang juga nikah di usia tak terbilang muda. Bukan karena pemilih, tapi karena memang si perempuan itu tidak sembarang memberi hatinya. Bukan karena latar belakang keluarga si calon atau pekerjaannya toh ternyata pria yang dipilih adalah sosok sederhana, berpenghasilan biasa namun mempunyai etos kerja tinggi. Si perempuan konon menolak semua lamaran...dan usut punya usut sekarang keduanya hidup jauh lebih mapan. Alhamdulillaah, tabarakallah.
.
Nah bu, saya juga maunya gitu. Nikah karena cinta karena buat apa pernikahan tanpa cinta.
Dan cinta yang kumaksud adalah bukan sekedar aku dan dia tapi ada Dia sebelum dia. In syaa Allah :)

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Laki - Laki yang Memiliki Sifat Qowwam dan Perempuan yang Memelihara Dirinya.
Tentang Keresahan (2)
Ada beberapa pertanyaan teman dekat maupun yang masuk ke DM instagram, kurang lebih menanyakan bagaimana kita yakin terhadap seseorang bahwa dia adalah pilihan terbaik untuk kita? Bagaimana kita yakin bahwa kita sudah siap? Perkara jodoh dan pertanyaan - pertanyaan yang meliputinya jujur saja tidak akan pernah habis terjawab kecuali kita telah menemukannya :). Namun, dari pertanyaan itu saya kemudian mengambil satu topik menarik untuk dibahas, terkait sifat qowwam (kepemimpinan) laki - laki dan perempuan yang senantiasa memelihara dirinya.
Saat saya dan abang pertama bertemu, ada beberapa pertanyaan yang jawabannya menjadi parameter untuk saya menerima abang dengan yakin (tapi tentu saya tidak berani melangkah ke tahap selanjutnya tanpa mengistikharahkan segalanya lebih dulu). Pertanyaan - pertanyaan yang ia jawab dengan baik, yang menunjukkan bahwa sebagai seorang laki - laki ia memiliki sifat qowwam yang baik. Mengerti tanggung jawabnya, memiliki visi yang kuat untuk keluarganya. Saat itu, saya harap ke qowwam an nya kelak dapat melindungi keluarganya dan menjaga keluarganya.
Ketika zaman berubah, ketika perempuan diperbolehkan tampil sebagai dirinya sendiri. Berdiri di kaki sendiri tanpa perlu bergantung pada laki laki. Zaman dimana pula banyak laki - laki yang kehilangan atau bahkan tak terbentuk -membentuk diri sebagai seorang pemimpin. Zaman ketika banyak perempuan yang berkata siap untuk hal hal besar, namun meragu di sisi laki - laki. Zaman ketika sinetron Dunia Terbalik di RCTI hadir sebagai bagian dari penggambaran fenomena yang ada di masyarakat. Istri sebagai kepala keluarga, dan laki - laki sebagai bapak rumah tangga.
Maka di zaman ini, menemukan atau ditemukan oleh laki - laki yang memiliki sifat qowwam yang baik, atau perempuan yang mampu memelihara dirinya seperti menemukan barang berharga.
Perempuan yang mampu memelihara dirinya akan mampu memelihara keluarganya dengan kasih sayang dan tetap berada pada koridor - koridor yang telah Allah SWT tetapkan.
Laki - laki baik secara fisik maupun sifat alamiah adalah pelindung, ia memiliki ketegasan untuk bersikap tak larut dalam ragu dan bimbang, mampu membesarkan kapasitasnya untuk menerima tanggung jawab. Sebab kelak banyak kebaikan keluarganya yang bergantung pada sikap dan keputusannya.
Sementara perempuan, kemampuan memelihara dirinya ketika sendiri kelak akan membantunya memelihara amanah suaminya. Baik ketika suaminya ada maupun sedang ditinggal. Tak peduli apapun karakternya, penurut, pendiam, dominan, koleris, plegmatis, melankolis. Ia adalah tiang kehormatan keluarganya. Maka perempuan, kita punya amanah untuk pandai memelihara diri. Melakikan hal hal yang hanya diridhoi oleh sang suami.
Dulu pernah dengar sebuah kisah, ada dua orang (laki laki dan perempuan) sedang menempuh proses menuju pernikahan. Pada kali pertama laki lakinya main ke rumah perempuan, ia disambut sebagai tamu dengan sangat baik. Kunjungan pun berbalas, si perempuan bersama dengan adiknya datang ke rumah keluarga laki - laki. Jaraknya cukup jauh sekitar 1 - 2 jam perjalanan antar kampung mereka. Setibanya di rumah laki - laki saat terik siang, tak disuguhinya makanan. Dibiarkannya pulang berdua sendiri naik angkot yang di daerah tersebut cukup rawan. Mendengar itu keluarga perempuan memutuskan untuk berhenti dari proses tersebut. Alasannya sederhana, tak nampak pada diri sang laki laki sifat qowwam bahkan untuk sekedar mengkondisikan keluarganya menyambut tamu yang hadir. Hal sederhana, tapi cukup untuk melihat bagaimana sisi kepemimpinan seorang laki - laki.
Jika kamu laki laki, sudahkan ke qowwam an kamu miliki? :) sebab surga nerakanya keluargamu terletak pada bagaimana kepemimpinanmu membawa mereka kemana. Dan kita perempuan sudahkah pandai memelihara diri kita? Sebab kita tentu ingin menjadikan pertemuan keluarga kita, sebagai pertemuan yang kekal dunia akhirat. Bagaimana bisa kita bayangkan sebuah reuni keluarga di surga tanpa kehadiran ratu bidadarinya :’).
Jadi mari belajar..
Semoga kita masih terus bersemangat untuk menjadi baik :)
Cheers,
Alizeti
/ s m a l l / . Oh Allah how can we even proud of ourselves when we are just nothing without your Mercy? . How can we even brag our capability when everything is given by You? . How can even we brag our love for you when we fail You everyday? . We are just too small..too small to be arrogant.