Pulangkan Aku
Pulangkan aku
ke hari ketika namamu
belum menjadi cara paling sunyi
untuk menyebut kehilangan.
Aku akan mengulang hidup
berkali-kali,
sampai takdir kelelahan
mencoba mempertemukan kita.
Pulangkan aku
ke waktu
yang bahkan belum sempat
mendoakan
agar kita dipertemukan.
Pulangkan saja.
Ke hari yang biasa—
ketika pagi
tidak perlu menghafal
cara kalah
untuk kedua kalinya.
7 Juli 2026









