pertama dengar kata itu agak bingung. ternyata cukup berat ya.
Aku baru saja mengadopsi kucing kecil bernama Akiko dari temanku. Dia ditemukan umur 5 minggu dengan kondisi sakit dan sudah terkena berbagai virus. Matanya besar sebelah dan terlihat menyedihkan. Dia kucing betina belang tiga yang sangat manis.
Ini kondisi dia di tanggal 17 Februari 2026 seperti ini. Umurnya 5 minggu. Matanya besar sebelah dan kondisinya terlihat memprihatinkan. Dia sendirian menangis di luar rumah saat ditemukan temanku. Sedih sekali aaaaaaaaaaaaaa
Lalu aku sempat menemani ke dokter hewan di daerah yang cukup jauh dari rumah. Katanya Akiko matanya sakit dan bengkak karena glukoma dan terdapat virus lain, tapi tidak jelas virus apa dan apa penyebab glukomanya. Katany matanya masih bisa terselamatkan asalkan pengobatan salep dan tetes mata rutin, juga dengan obat minum antibiotik.
Temanku sudah punya beberapa kucing dan kucingnya ngambek ketika Akiko hadir di rumah itu. Mungkin karena perhatian jadi teralihkan ke Akiko ya karena Akiko kucing berkebutuhan khusus. Akhirnya aku adopsi saat umurnya 3.5 bulan. Setelah persiapan pernikahan selesai dan sudah bisa tinggal di rumah sendiri.
Berhubung klinik langganan terlalu jauh dari rumah, akhirnya aku coba ke klinik dekat rumah. Ternyata kliniknya sangat buruk pelayanannya. Sangat terasa tidak professional. Slow respon. Selalu update status whatsapp tapi tidak membalas pesan untuk janji temu dengan dokter. Menyebalkan sekali. Saat aku review bintang 2 di google maps, barulah mereka membalas pesanku. Rasanya ingin kuedit reviewnya jadi bintang 1. Bagiku menyebalkan sekali anakku sudah kritis tapi janji temu dengan dokter baru dibalas saat sudah memberi review di google maps.
Akhirnya aku dapat rekomendasi dari dokter di klinik buruk itu untuk ke klinik Dji'o. Di sana ada dokter hewan spesialis mata. Namanya drh Aji. Besoknya aku langsung menghubungi klinik itu dan menjelaskan kondisi Akiko dan membuat janji temu. Ternyata bisa langsung hari itu juga. Lalu hari itu juga Akiko rawat inap dengan jadwal operasi enukleasi besoknya.
Kata drh Aji, Akiko kena virus herpes di matanya dan pengobatannya sudah terlalu terlambat apalagi sempat terjeda, jadi harus enukleasi, atau operasi pengangkatan mata. Kalau tidak enukleasi, kemungkinan virus bisa menyebar ke seluruh tubuh dan membuat infeksi seluruh tubuh.
Tanpa pikir panjang tentu aku setuju untuk tindakan operasi. Aku memang tidak tega melihat Akiko tanpa mata, tapi aku lebih ngga tega lihat dia kesakitan dan membayangkan virus akan menginfeksi ke seluruh tubuh dan menyebabkan kondisi fatal.
Ini kondisi mata Akiko setelah pengobatan yang tidak membuahkan hasil, akhirnya kami putuskan untuk enukleasi dengan drh Aji.
Aku senang sekali karena Akiko punya semangat hidup yang tinggi, aktif, dan ceria. Aku senang banget dia mau tinggal bersamaku dan pengertian dengan kondisi rumah yang seadanya.
Dia sangat pengertian tapi juga manja dan suka ngambek. Untung kalau dijelaskan dia bisa paham dan mau ndusel-ndusel lagi❤️
Hari ini Akiko masih ranap di rumah sakit. Semoga lekas sembuh ya, sayangku. Aku ga tega lihat kamu harus diinfus lama gini...