Dua bulan terakhir ini adalah bulan dimana aku makin tersadarkan kalau rezeki itu datang darimana saja, di waktu yang tepat, saat dibutuhkan.
Bulan lalu, bisa dibilang gajiku tidak sampai sejuta. Bersyukur iya, tapi karena waktu itu aku masih pake paylater jadi pas terima gaji, boncos deh.
Belum lagi jarak rumah ke tempat ngajar bisa menghabiskan dua batang bensin per harinya. Overbudget. Satu-satunya yang bisa ku lakukan waktu itu, ambil gaji sebelum waktunya. Itupun kulakukan sekali saja, ga enak sama yang punya yayasan.
Selang beberapa waktu, uang itu mulai menipis. Bingung, mau dapat uang darimana. Mau pinjam ke teman juga ga enak. Di tengah kebingungan itu, tiba2 aku dapat pesanan dari usaha kecilku "Jasa pembuatan ppt dan video animasi sederhana", hasilnya alhamdulillah bisa buat isi bensin 2 sampai 3 hari ke depan.
Pesanan jasaku terus bertambah, seiring bertambahnya kebutuhanku, makan. Aku masih tinggal bersama orang tua yang alhamdulillah sangat berkecukupan. Sejak wisuda, aku sudah berhenti meminta kepada mereka. Jika ingin, aku bisa saja meminta kepada mereka atau meminjam.
Itu cerita bulan lalu. Memasuki bulan November ini, aku mulai was-was karena tanggal 12 nanti, kontrak kerja ku sudah selesai. Aku memilih untuk tidak memperpanjang lagi. Selama 2 bulan ini, sudah survive buka usaha dan apply dibeberapa tempat. Tapi, mungkin belum waktunya rezeki ku datang dari 2 hal itu.
Beberapa bulan lalu, keluarga dan kerabat memberi tahu untuk coba daftar prakerja, setidaknya jika lulus aku punya modal untuk di pakai daftar kerja atau membuka usaha yang lain, ditambah skill ku pun bisa ku asah kembali.
Aku coba daftar pada gelombang 8, tidak lulus. Begitupun dengan gelombang 9, di gelombang 10 yang katanya gelombang terakhir untuk tahun ini, aku juga tidak lulus. Aku pasrah, yah mau bagaimana lagi.
Tanggal 2 november, 10 hari sebelum kontrak ku berakhir, salah satu sahabat terbaik ku memberikan informasi tentang dibukanya gelombang 11 ini. Tanpa menunda, aku segera meng klik tombol gabung. Untuk hasilnya? Kali ini aku serahkan semua pada-Nya. Yang Maha Mengatur Rezeki.
Tepat sepekan kontrak ku akan berakhir, iseng-iseng ku cek akun prakerja. Aku membatu sekian detik melihat gambar di bawah ini.
Dan tiba-tiba saja kalimat "Gilak, Allah tuh tahu betul kapan hamba-Nya butuh, Allah tuh tahu apa yang hamba-Nya ingin lakukan"
Jadi, tenang. Tenang aja, tetap berusaha iya. Pasti, pasti akan ketemu hasilnya. Sabar aja, tidak ada ruginya bersabar.