Mylog: Teruntuk bajingan, baik yang laki laki atau pun perempuan
Dalam proses pencarian jodoh, bagi yang aktif mencari selalu ada dua pilihan
Pertama, memancing dengan kail
Yang pertama adalah yang paling umum dilakukan. Memancing target spesifik tertentu dengan perhatian, tarik ulur sedikit baru
'Hap!' Ditangkap, target yang inginkan masuk ke dalam pelukan. Relationship established.
Dalam kebanyakan kasus, umpan yang diberi seringnya dilirik pun tidak, atau umpan dimakan tapi kail dilepaskan
Lebih parah, sudah tarik ulur ujungnya terlepas jua. Namanya cinta memang tidak bisa dipaksakan
Namun, cinta juga adalah perjuangan. Bagi pejuang sejati, mencari belahan hati tak akan berhenti meski hati patah berkali kali.
Esok pagi, temukan target yang paling menarik hati. Siapkan umpan terbaik, lalu siap kembali menanti.
Doa kami untuk para pencari yang menggunakan metode pertama
Metode kedua biasanya dilakukan oleh bajingan sejati baik dari kalangan lelaki atau perempuan. Dalihnya klasik, konon mencari yang terbaik
Ditebarkan jaring berisi janji janji dan segala umpan, berharap ada dua tiga yang memakan.
Berbeda dengan pejuang yang pertama, yang fokus pada satu target lalu berupaya sampai dapat dan baru ganti target setelah fix terlepas. Bajingan metode kedua biasanya enteng berinteraksi dengan banyak target sekaligus
Harap harap banyak yang termakan umpan, setelah mendekat tinggal pilih yang paling menawan.
Sisanya ?? kembali dilepas dilautan.
Pengguna metode kedua ini selalu ada di tiap zaman. Mungkin merasa cantik atau tampan, merasa layak jadi menantu idaman, pokoknya sebelum akad harus ada banyak pilihan di tangan.
Bijaklah dalam mencari pasangan. Kalau sejak awal hanya ingin berteman baiknya nyatakan demikian. Jangan larut larut dengan hubungan tanpa kepastian.
Yang dimainkan disini adalah perasaan
Teruntuk para bajingan, baik laki laki atau perempuan
Segera hentikan, sebelum membuat orang lain hatinya tak tenang.
Untuk yang merasa sedang berada dalam jaringan, semoga ga banyak berharap. Biar ga terlalu pedih ketika tidak dipilih lalu kemudian dilepaskan