Untuk rasa yang abadi dan tak pernah mati
Apa kabarmu disana ?
Kuharap bahagia selalu menyertaimu.Rasa yang dulu masih saja menyelimutiku.Entah bagaimana kuungkapkan rasa ini,yang tak kunjung mati ditengah kematian rasa yang pernah singgah dihidupku.Aku tak kunjung menemukan alasan kenapa dan mengapa rasa ini selalu ada.Aku juga sudah berusaha untuk melupa,namun semakin aku mencoba semakin aku terpenjara dalam rasa ini.Terkadang aku bertanya pada diriku,siapa yang selalu mengadakan ingatan ini dalam pikiran? siapa yang mengundang rasa ini untuk selalu hadir diingatan?
Aku menyadari dalam hidup ini ada yang terkadang tidak bisa dipaksa.Bukan karena aku tidak mau berusaha.Bukan karena aku menyerah atas semuanya.Tapi terkadang semua yang kita usahakan dan perjuangkan tidak selalu harus menuai keberhasilan.Memang berat adanya,bahkan hingga detik ini aku sulit melupa.
Aku pernah berjuang untukmu.Namun aku sadar bahwa aku pernah mengecewakanmu.Rasa yang bercampur aduk setiap aku teringat.Semua yang pernah aku lakukan untukmu dan segala rasa yang pernah kau berikan padaku masih terkenang hangat diingatanku.
Jika rasa ibarat pintu,maka aku adalah penjaga pintu itu.Dan untukmu pintu itu selalu aku jaga.Bila suatu saat kau hadir didepannya,aku akan bergegas membukanya.Tapi jika hadirmu tak menentu,biarlah aku berdiri didepan pintu untukmu selamanya.
Aku masih percaya semua akan baik-baik saja.Semua akan kembali seperti sedia kala.Tapi aku tidak bisa memaksamu kembali.Yang kini bisa kulakukan hanyalah berdoa agar keadaan kembali normal dan berjalan seperti air mengalir.
Layaknya udara pagi dari jendela yang kubuka setiap pagi,begitulah rasa yang terkadang muncul tiba-tiba tanpa memberikan kabar.Dan ibarat jendela yang kututup disore hari,seperti kepergianmu yang membuatku kehabisan udara segar.
Pada akhirnya aku tidak mau berpanjang lebar.Aku adalah orang yang pernah ada dicerita hidupmu dalam keseriusan niatku.Usahaku padamu tak akan pernah mati.Keseriusanku akan tetap abadi.Bahkan jika suatu saat kau temukan pengganti.Karena yang aku yakini rasa ini akan tetap abadi.
Terinspirasi dari kekasih hati yang memilih pergi dengan sejuta kebimbangan didalam hati














