Sia-sia Perasaan ini hanya untuk menyukai sesama manusia yang hatinya saja masi bisa di bolak balikkanolehNYA. Menyimpan harapan pada hati yang istiqomah saja berat baginya apalagi janji untuk tidak menyakiti. Rasanya rugi untuk hal seperti itu. Bagaimana kalau kita hidup untukNYA,mati UntukNYA apa aku salah ?

















