come get your man
// lockscreens for you ⨠(dark-haired bois ver. đ)

Love Begins

Andulka
Three Goblin Art
we're not kids anymore.

shark vs the universe
Jules of Nature
he wasn't even looking at me and he found me

ellievsbear
d e v o n

PR's Tumblrdome

@theartofmadeline
noise dept.

Janaina Medeiros
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open

â

Product Placement

çĽćĽ / Permanent Vacation
tumblr dot com
Monterey Bay Aquarium

seen from Italy
seen from Serbia
seen from Brazil
seen from Indonesia

seen from Netherlands

seen from Brunei

seen from Germany

seen from United States

seen from Italy

seen from United States
seen from Malaysia

seen from Congo - Brazzaville
seen from United States

seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from Germany

seen from United States

seen from United States
seen from Malaysia
@olindacalista
come get your man
// lockscreens for you ⨠(dark-haired bois ver. đ)

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch ⢠No registration required ⢠HD streaming
Trapped
Trapped Cast : Park Jun Ah ( OC ) â Jun Ah Kim Kibum â Kibum Dong Young Bae â Taeyang Gong Min Ji â Minzy Hangeng - Hankyung âŚâŚâŚâŚâŚ Seorang yeoja terduduk di kursi. Ia tidak tahu dia dimana. Matanya ditutupi sebuah kain sehingga ia tak bisa melihat. Mulutnya diperban sehingga ia tak bisa berbicara. Ia ingin teriak meminta tolong namun tak bisa. Air matanya menitik. Dalam hatinya, ia berdoa agar masih dapat hidup. Tiba-tiba ia merasakah sesuatu ditodongkan ke kepalanya. Sebuah pistol rupanyaâŚâŚâŚâŚâŚ Author POV Seorang yeoja duduk termenung menatap bangunan-bangunan tinggi di depannya. â Appa, boleh ya hari ini aku jalan-jalan sendirian? Aku bosan harus ditemani bodyguard terus. â rengek yeoja itu. â Ani. Nanti kamu diculik orang. Kamu kan tahu appa orang penting di negeri ini. â katanya appanya. Yeoja itu berdiri. â Kenapa sih appa harus menjadi presiden negeri ini? Appa Cuma menyiksaku! â bentak yeoja itu. Yeoja itu berjalan keluar ruangan tersebut dengan muka cemberut. Yeoja itu adalah anak Presiden Korea Selatan. Ia kaya dan cantik. Semua orang mengetahuinya. Siapa lagi dia kalo bukan Park Jun Ah. Dia selalu menyesali pilihan appanya untuk menjadi presiden. Sejak appanya menjadi presiden, hidupnya selalu berada di ambang bahaya. Sebagai anak orang nomor satu di negaranya, banyak orang yang berusaha menculiknya dan membunuhnya. Kemana-mana, Jun Ah harus dilindungi oleh bodyguardnya. Ia lama-lama bosan karena tak bisa bebas. Jun Ah berjalan memasuki kamar tidurnya. Satu-satunya ruangan yang bebas dari bodyguardnya. â Aku ingin sekali pergi sendirian. Aku bukan anak kecil sehingga harus selalu dilindungi bodyguard. â keluhnya. Ia terduduk memandangi kaca. Tiba-tiba, sebuah ide muncul begitu saja di dalam kepalanya. â Kenapa aku tidak kabur saja? Aku bisa turun melewati jendela kamar dan menyamar. â kata Jun Ah. Dia menengok ke arah jendela kamar. â Tidak terlalu tinggi. Aku bisa turun memakai selimut. â kata Jun Ah. Namun, ia melihat banyak bodyguard berjaga di luar. â Hm. Aku harus menemukan saat yang tepat. â kata Jun Ah. Dia menunggu sampai pukul 5 sore. Sekarang, saatnya pergantian shift. Pergantian shift ini akan memakan waktu setidaknya 15 menit. Jun Ah mengganti pakaiannya. Jun Ah yang biasanya memakai terusan kali ini memakai kaus dan celana jeans. Ia juga memakai topi dan kacamata hitam agar tidak diketahui orang. Ia mengikat selimutnya pada tiang-tiang pagar pembatas. Ia turun pelan-pelan. Jaraknya dan tanah tidak terlalu jauh lagi. Ia meloncat. Cepat-cepat ia memberhentikan sebuah taksi. Ia masuk ke dalam taksi tersebut. â Antar aku ke⌠â Author POV End Jun Ah POV â Antar aku ke Sungai Han. â kataku. Supir taksi itu mengangguk. Taksi pun berjalan. Ini pertama kalinya aku bisa keluar dari rumah tanpa ada bodyguard di sekelilingku. Aku merasa senang sekali. Sejak appaku menjadi presiden, aku tak bisa pergi keluar rumah tanpa bodyguard. Banyak orang yang berusaha menculikku dan membunuhku. Dulu, aku pernah kabur sekali dari rumah juga seperti sekarang. Aku hampir diculik. Memang masih ada rasa trauma tersirat di dalam hatiku tapi aku tidak tahan pergi kemana-kemana harus dengan bodyguardku. Rasanya risih sekali bila harus pergi diikuti mereka. Aku merasa seperti anak kecil. Aku tersenyum memandangi jalanan. Aku merasa bebas. â Kita sudah sampai. â kata supir taksi itu. â Ne. â kataku. Aku menyerahkan beberapa lembar uang kemudian turun dari taksi. Aku memandangi Sungai Han. Terakhir kali aku ke sini, aku pergi dengan namjachinguku. Sebenarnya, aku tak mencintainya. Namjachinguku adalah Taeyang oppa. Anak dari salah satu pengusaha terkaya di Korea. Aku dijodohkan dengannya. Ia sangat mencintaiku namun aku tidak. Sejak aku ditinggal oleh namjachinguku bertahun-tahun yang lalu, hatiku berubah menjadi batu. Tak dapat lagi merasakan apa itu yang namanya cinta. Namja yang meninggalkanku karena tak jelas alasannya. Mengingatnya membuatku menitikkan air mata. Aku mengusap mataku. Harusnya kan aku berbahagia sekarang karena bisa pergi ke sini sendirian. Aku duduk pada sebuah kursi menatapi Sungai Han. Banyak orang berlalu lalang di depanku. Aku tersenyum menatapi mereka. Sebenarnya tempat ini memiliki kenangan buruk pada otakku. ~ Flashback Start ~ â Jun Ah, aku rasa kita harus berpisah. â namja itu menatap Jun Ah. Mata Jun Ah berkaca-kaca. â Kenapa oppa? â tanya Jun Ah. â Aku⌠tak dapat memberitahumu. Seiring waktu, nanti kau akan tahu. Aku mencintaimu. Bila kita memang ditakdirkan bersama, kita akan bertemu suatu saat nanti. â kata namja itu sambil tersenyum. Ia berjalan menjauh meninggalkan Jun Ah. Jun Ah menitikkan air mata. â Kibum oppa! â teriak Jun Ah. Namja bernama Kibum itu berjalan makin cepat dan akhirnya menghilang dari pandangan Jun Ah. ~ Flashback End ~ Nama namja itu kembali terngiang-ngiang di otakku. Aku tak tahu mengapa ia meninggalkanku. Membuatku patah hati. Ia mengatakan seiring waktu aku akan mengerti kenapa. Namun sampai sekarang, aku masih tak tahu apa alasannya meninggalkanku. Apakah aku akan bertemu lagi dengannya suatu saat nanti? Bila iya, kapan? Aku selalu berharap bisa bertemunya lagi. Namun, aku tak pernah bertemunya lagi. Dialah orang yang membuat hatiku menjadi batu. Membuatku lupa bagaimana rasanya jatuh cinta. Dia juga meninggalkan sebuah luka yang tak bisa sembuah sampai sekarang. Kukira Taeyang oppa bisa membuatku merasakan lagi apa itu jatuh cinta. Namun tidak. Aku ternyata salah. Aku menitikkan air mataku. Meningatnya selalu saja membuatku menangis. HPku tiba-tiba berbunyi dan mengagetkanku. Ada sebuah pesan. ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Dari : Taeyang Chagi, kau dimana? Kenapa kau kabur? Cepat beritahu aku kau dimana. Aku akan datang menjemputmu. --------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Aku menghapus pesannya. Aku ingin sendirian saja dan tidak diganggu oleh siapapun. Aku memasukkan kembali HPku ke kantung celanaku. Tiba-tiba, seseorang membekap mulutku. Aku terkejut. Aku berusaha memberontak namun ia terlalu kuat. Ia menyeretku ke sebuah mobil. Aku tak bisa berteriak. Aku dimasukkan ke sebuah mobil. Mataku ditutupnya dengan sebuah kain. Mulutku pun diperban. Aku merasakan bahwa mobilnya bergerak. Aku mau dibawa kemana? Aku menyesal kabur dari rumah. Siapa sih yang menculikku? Aku berusaha berteriak. Namun bagaimana aku bisa berteriak bila mulutku di perban begini? Tiba-tiba, mobilnya berhenti. Aku ditarik turun dari mobil. Aku didudukkan di sebuah kursi. Tanganku diikatkan pada senderan kursi itu. Aku menitikkan air mataku. Aku masih ingin hidup. Aku masih ingin melanjutkan hidupku. Tiba-tiba, aku merasa suatu benda ditempelkan di kepalaku. Dari bentuknya, sepertinya itu pistol. Perban di mulutku dibuka. â Aw! â jeritku kesakitan. â Sebutkan kata-kata terakhirmu sebelum kau pergi. â kata orang itu. Dia sepertinya adalah seorang namja. Dan, mengapa aku merasa pernah mendengar suaranya sebelumnya? â Ja.. jangan bunuh aku. Aku mohon. Aku masih ingin hidup. â kataku. â Untuk apa kau hidup di dunia ini? â tanya namja itu. â Aku masih ingin melihat kedua orang tuaku, membahagiakan mereka, dan menemukan cintaku lagi. â kataku. Yang terakhir itu terceplos begitu saja dari mulutku. Alasan itu terdengar sangat bodoh. â Cintamu? â kata namja itu. Dia tertawa. Tiba-tiba ia terdiam. â Kau.. kenapa kau tak menembakku? â tanyaku. â Kau ingin mati? â tanyanya. Aku menggeleng. Dia melepaskan ikatanku. Ketika dia melepaskan ikatanku, sebuah benda terjatuh dari tangannya. Benda itu terjatuh tepat di tanganku. Aku memasukkan benda tersebut ke dalam kantung celanaku. Aku ditariknya lagi. Aku dimasukkan ke dalam mobil. Aku mau dibawa kemana lagi olehnya? Mobil itu berjalan. â Kau mau membawaku kemana? â teriakku. â Kau diam saja! â katanya. Aku pun terdiam. Aku hanya diam saja. Mobil itu pun berhenti. Aku didudukkan pada kursi lagi. Namja itu membuka penutup mataku. Aku membuka mataku. Aku sudah berada di Sungai Han lagi. Aku menoleh ke belakang dan tak ada siapa-siapa. Apakah aku hanya bermimpi? Aku mengingat benda yang terjatuh tadi. Aku merogohnya dari kantung celanaku. Ternyata itu adalah cincin. Berarti, tadi itu nyata? Aku melihat cincin itu. Kulihat, ada sebuah tulisan. Sepetinya sebuah nama. Aku membaca tulisan itu. Tulisan itu⌠â Kim Kibum? â Jun Ah POV End Taeyang POV Aku terduduk di ruang tamu keluarga Park. Kulihat, pintu rumah terbuka. Jun Ah masuk sambil diikuti oleh bodyguardnya. Aku langsung berlari dan memeluknya. â Chagi, kau tidak apa-apa? â tanyaku. â Ne. Gwaenchana. â katanya. Aku melepas pelukanku. â Kau kemana saja tadi? â tanyaku. â Aku pergi ke Sungai Han. â jawabnya santai. â Kau jangan kabur lagi atau aku akan membunuh diriku sendiri. â ancamku. Ia hanya terkekeh. Aku memerhatikannya. Matanya sembap. Kenapa dia? Pergelangan tangannya juga merah. â Tanganmu kenapa? â tanyaku khawatir. â Oh. Um tadi aku tak sengaja menabrak pintu. Ne, pintu. â katanya gugup. Aku hanya menganggukan kepalaku. â Kau sepertinya khawatir sekali. â katanya sambil tersenyum jahil. Aku mencubit pipinya. â Aku hampir terkena serangan jantung ketika tahu kau kabur. Kenapa kau tak membalas pesanku? â tanyaku. â Pesan? Um aku tak menerima pesanmu. â katanya. â Benarkah? Tapi pesannya terkirim. â kataku sambil melihat layar HPku. â Mungkin ada gangguan sinyal. â katanya. Aku berjalan mengikutinya ke kamarnya. â Aku mau ganti baju! Jangan ikuti aku. â katanya. Aku terkekeh. â Ne. Jangan kabur lagi ya. â kataku. â Ne. â katanya sambil mengedipkan sebelah matanya. Aku menunggu di luar bersama para bodyguardnya. Tidak lama sehabis itu, ia keluar. Ia menggunakan terusan putih susu yang membuatnya tampak lebih cantik. â Chagi, kau cantik sekali. â pujiku. Ia tersenyum. â Gomawo. â katanya. Aku tersenyum. â Oppa, ini sudah malam. Kau tidak pulang? â tanyanya. â Ani. Aku menginap di sini malam ini. â kataku. Dia hanya mengangguk. â Kalau begitu, tidurlah. Ini sudah larut malam. â katanya. â Ne. Kau juga tidur sana. â kataku. Ia hanya tersenyum. Aku mencium pipinya. â Malam chagi. â kemudian berjalan menuju kamar tamu. Aku terduduk di ranjang. Aku masih memikirkan kenapa tangannya merah. Ia juga terlihat aneh tadi. Luka di tangannya itu seperti luka akibat ikatan tali bukan karena menabrak pintu. Tapi, aku juga tidak tahu. Ya sudahlah biarkan saja. Yang penting, dia baik-baik saja sekarang. Taeyang POV End Jun Ah POV Aku terbangun dari tidurku. Aku berjalan ke kamar mandi. Aku mandi cepat-cepat. Kemudian, aku memakai baju terusanku berwarna krem dan cardigan berwarna pink. Appa dan eommaku selalu menyuruhku memakai terusan. Entah mengapa. Aku jadi jarang sekali memakai celana. Aku berjalan ke arah meja riasaku. Aku mengambil sebuah kotak. Di dalamnya, terdapat cincin kemarin. Cincin itu milik Kibum. Namja yang membuatku tak dapat merasakan cinta. Aku memegang cincin itu. Apakah dia kemarin yang menculikku? Untuk apa? Kenapa dia mau menculikku? Aku mengambil HPku dan menelpon temanku, Minzy. Minzy bekerja di kepolisian. Dia bisa mencari data-data orang. â Yoboseyo. Jun Ah, ada apa? â â Minzy, bisakah kau mencari keterangan mengenai seorang namja bernama Kim Kibum? â â Hm. Ne akan kucari. Nanti, aku akan menghubungimu bila sudah mendapat keterangan mengenainya. â â Ne. Gomawo. â â Cheonma.â Telepon pun terputus. Aku tak sabar menunggu keterangan mengenai Kibum. Aku mendengar suara ketukan pintu. â Chagi, kau sudah bangun? â tanya Taeyang. Aku membuka pintu kamarku. â Ne. â kataku sambil tersenyum. â Ayo kita sarapan bersama. â ajaknya. Aku mengangguk. Kami berjalan menuju ruang makan. Kulihat berbagai macam makanan terletak di atas meja. â Chagi, kenapa kau makan sedikit sekali? Nanti kau sakit. â kata Taeyang. â Aku sedang tidak lapar. â kataku. Aku menghabiskan makananku. Tiba-tiba, HPku berbunyi. Aku melihat layar HPku. Tertera nama Minzy. Apakah dia sudah mendapat keterangan mengenai Kibum? â Yoboseyo. Minzy, kau sudah mendapat keterangan mengenai Kibum? â â Ne. Temui aku di cafe dekat kantorku ya. â â Ne. Aku akan segera kesana. â Telepon terputus. Aku beranjak dari dudukku. â Kau mau kemana? â tanya Taeyang. â Aku ingin menemui Minzy. â kataku. Aku mengambil kunci mobilku. â Aku ikut bersamamu ya? â kata Taeyang. Aku menggeleng. â Ani. Aku pergi sendiri saja. Tenang aku tak akan kabur lagi. â kataku. Aku menyuruh bodyguardku untuk tidak usah ikut. Aku mengendarai mobilku ke cafe yang terletak di dekat kantor Minzy. Kami sering bertemu di sana untuk sekedar mengobrol di sore hari. Aku masuk ke dalam cafe tersebut. Minzy melambaikan tangannya. Aku berjalan ke arahnya dan duduk di kursi yang terletak di depannya. â Kau mau memesan sesuatu? â tanyanya. â Ani. Oh ya, mana keterangan mengenai Kibum? â tanyaku balik. Ia mengeluarkan beberapa kertas dari tasnya. â Ini. â katanya sambil menyerahkan kertas-kertas itu ke aku. Aku membaca tulisan di kertas itu. Aku hanya berusaha mencari alamatnya saja. â Minzy, gomawo ya kau mau membantuku. Mian bila terlalu merepotkan. â kataku. Taeyeon tersenyum. â Gwaenchana. Aku senang dapat membantumu. â katanya. â Gomawo. Oh ya, aku pergi dulu ya. â kataku. Aku berdiri. Dia juga berdiri. â Ne. Aku juga harus kembali bekerja. â katanya. Aku memeluknya. Akhir-akhir ini, Minzy makin sibuk. Aku makin jarang bertemu dengannya dan aku merindukan sahabatku ini. Aku melepaskan pelukanku. â Annyoeng. â kataku melambaikan tangan ke Minzy. Aku masuk ke dalam mobilku. Aku mengendarai mobilku sesuai dengan alamat Kibum sekarang yang tertera di kertas tadi. Aku sampai di depan sebuah rumah yang besar sekali. Sepertinya, Kibum sudah kaya sekarang. Dulu, dia memang hidup sederhana. Ayahnya dan eomma meninggal akibat kecelakaan. Ia bekerja di sebuah restoran. Pada saat itu, dia jarang membelikanku barang. Aku juga hanya membutuhkan cintanya bukan barang-barang yang diberinya. Dia pernah memberiku sebuah gelang. Gelang itu masih kupakai sampai sekarang. Aku berjalan menuju rumah besar itu. Aku memencet belnya. Pintu rumah itu terbuka dan seorang yeoja keluar dari rumah itu. â Maaf, anda mencari siapa? â tanyanya. â Apakah Kibum tinggal di sini? â tanyaku. â Ne. Anda mencari tuan Kibum? â tanyanya. â Ne. â kataku. â Biar kupanggilkan dulu. Silahkan masuk. â ajak yeoja itu. Aku masuk ke dalam rumah tersebut. Rumah tersebut dihias sehingga menyerupai rumah-rumah orang Inggris zaman dulu. Beberapa perabotnya sepertinya antik-antik sekali. Mataku tertuju pada sebuah lemari berisikan senjata-senjata. Kibum mengoleksi senjata sekarang? â Silahkan duduk. â kata yeoja itu. Aku tersenyum dan duduk pada sebuah sofa. â Anda mau minum? â tanya. â Ani. â jawabku lembut. â Baiklah. Aku panggil tuan Kibum dulu ya. â katanya. Ia berjalan memasuki sebuah ruangan. Aku terpikir kembali kejadian kemarin. Benarkah Kibum yang menculikku? Tiba-tiba, pintu ruangan tadi terbuka. Seorang namja berjalan ke arahku. Ia terlihat terkejut. Aku juga terkejut melihatnya. Mukanya tak banyak berubah. Hanya saja gaya berpakaiannya berbeda. Dulu ia sering menggenakan kaus dan celana jeans sekarang dia berpakain formal. Lucu juga. â Kau masih mengingatku? â tanyaku. Ia hanya diam. Dia duduk pada sebuah sofa di depanku. Aku mengambil cincin kemarin dari tasku. â Ini cincinmu bukan? â tanyaku. Ia mengambil cincin itu. â Darimana kau mendapatkannya? â tanyanya. Aku tersenyum. â Aku yang kau culik kemarin, Kibum. Sepertinya, kau sudah melupakanku ya. â kataku. Ia terkejut. â Kau.. â kemudian ia terdiam. â Kenapa kau tega menculikku sampai hampir membunuhku? Kau membenciku? â tanyaku. â Itu pekerjaanku. â jawabnya pelan. â Mwo? â kataku kaget. â Aku adalah pembunuh bayaran. â katanya kemudian tersenyum tipis. Kibum adalah pembunuh bayaran? â Kenapa kau melakukan itu? â tanyaku. â Aku butuh uang. Dan sepertinya, aku berbakat dalam membunuh orang. â katanya pelan. â Lalu, kenapa kau meninggalkanku waktu itu? â tanyaku. Ia menunjukkan senyum mautnya. â Karena aku tak mau kau memiliki seorang namjachingu yang merupakan pembunuh bayaran. â jawabnya tulus. Mwo? Dia memutuskanku karena hal itu? â Kenapa kau harus menjadi pembunuh bayaran? Dan bahkan hampir membunuhku kemarin? â tanyaku lagi. â Aku kan sudah bilang bahwa aku membutuhkan uang dan aku berbakat dalam membunuh orang. Maka, aku menjadi seorang pembunuh bayaran. Lagipula, aku tak membunuhmu kan? â jawabnya santai. â Kenapa kau tak membunuhku? â tanyaku. Aku mengharapakan jawabannya adalah⌠â Karena aku⌠mencintaimu. â katanya. Dan jawaban itu adalah jawaban yang kuharapkan. Aku menatapnya. Aku tersenyum. Dia juga tersenyum. Namun, senyumku berubah menjadi raut wajah sedih. â Tapi, aku sudah memiliki seorang namjachingu. â kataku sedih. Dia berjalan ke arahku dan memelukku. â Aku tak peduli. Aku tetap mencintaimu. Aku kan dulu bilang kita bertemu lagi, kita ditakdirkan untuk bersama. Maka, kita berarti ditakdirkan untuk bersama. â katanya. Ia melepas pelukannya dan menatapku. â Beritahu aku bila kau siap menjadi yeojachingku lagi. Aku akan berhenti menjadi pembunuh bayaran dan satu-satunya hal yang akan kulakukan adalah mencintaimu. â katanya. Aku tersenyum. Dia juga tersenyum. Apakah ini berarti aku sudah menemukan cintaku kembali? Jun Ah POV End Author POV Jun Ah mengendarai mobilnya. Ia sampai di rumahnya. Dia melihat Taeyang sedang duduk sambil membaca Koran. â Chagi. â kata Taeyang kemudian memeluknya. Jun Ah hanya diam. Taeyang melepaskan pelukannya. â Kenapa kau diam saja? â tanya Taeyang. Jun Ah tidak menjawab. â Oppa, aku ingin bicara denganmu berdua saja. Kita bicara di kamarku saja. â kata Jun Ah. Dia menarik Taeyang ke dalam kamarnya. Dia menutup pintu kamarnya dan menguncinya. â Oppa, apakah kau mencintaiku? â tanya Jun Ah. â Ne. Tentu saja aku mencintaimu, chagi. â kata Taeyang. â Lalu, bagaimana bila aku tidak mencintaimu? â tanya Jun Ah. â Mwo? Apa maksudmu? â tanya Taeyang. â Oppa, aku sebenarnya tidak mencintaimu. Aku mencintai namja lain⌠Mianhae oppa. Aku tak dapat berhenti mencintainya. â kata Jun Ah. Hati Taeyang hancur berkeping-keping. Yeoja yang ia cintai justru mencintai namja lain. Dia menyembunyikan kesedihannya dengan tersenyum. â Aku rasa hubungan ini harus berakhir. â kata Jun Ah. Taeyang terkejut. Dia tetap tersenyum. â Ne. Aku akan bahagia bila melihatmu bahagia. Maka, kau bersama namja itu saja. â kata Taeyang. Jun Ah tersenyum. Taeyang hanya bisa tersenyum. Namun dibalik senyumannya, terdapat sebuah kesedihan. Author POV End Jun Ah POV â Yoboseyo. Kenapa kau menelpon, chagi? â â Kau tak senang bila aku menelpommu? â â Aku sedang di kantorku. â â Oh. Ne. Kau tak akan menjadi pembunuh bayaran lagi kan oppa? â â Ne. Aku tak akan menjadi pembunuh bayaran lagi. â â Ne. â â Um chagi, sudah dulu ya. Saranghae. â â Saranghae oppa. â Aku barusan menelpon Kibum. Sekarang, dia sudah menjadi namjachinguku. Aku kembali menerimanya sebagai namjachinguku. Sekarang, aku kembali mengetahui apa itu namanya cinta. Aku tak dapat membencinya sedikit pun. Dia sudah memenjarakanku di dalam hatinya dan aku tak dapat keluar dari penjara hatinya itu. Dia sepertinya membuatku tak bisa mencintai orang lain selain dirinya. Taeyang oppa masih sering datang ke rumahku. Tapi akhir-akhir ini, kelakuannya aneh sekali. Dia suka melamun dan makin mudah marah. Aku ingin sekali memberi kejutan untuk Kibum oppa. Kami sudah sebulan menjadi pasangan. Aku ingin membuatkannya sebuah kue. Aku berjalan menuju dapur dan bertemu dengan Taeyang oppa. â Oppa, kau mau membantuku? â tanyaku. â Membantu apa? â tanyanya. â Aku ingin membuat kue untuk Kibum oppa. Maukah kau membantuku? â pintaku. Dia mengangguk. Kami berjalan menuju dapur. â Sepertinya, kau sangat mencintainya. Dulu, kau tak pernah memasakkan apa-apa untukku. â kata Taeyang oppa. Dari nadanya, ia terdengar kecewa. Aku berhenti berjalan. Aku menunduk. â Mianhae oppa aku tak pernah memasakkanmu makanan. â kataku. Ia berjalan mendekatiku. Aku menatapnya. Dia tersenyum. Dia memamerkan eye smilenya yang menggemaskan itu. â Gwaenchana. Ayo katanya kita mau membuat kue! â ajaknya. Aku tersenyum. Kami berjalan menuju dapur. Aku mengambil bahan-bahan yang diperlukan. â Apa yang bisa kubantu? â tanyanya. â Hm, tolong aduk telur itu. Kau bisa kan oppa? â tanyaku. â Ne. â jawabnya. Dia mulai mengaduk telur. Aku memasukkan tepung ke dalam telur tersebut. â Oppa, kenapa kau akhir ini sering marah? â tanyaku sambil mengambil campuran telur dan tepung yang sudah dia aduk tadi. Dia diam sebentar. â Aniyo. Aku hanya sedikit emosian akhir-akhir ini. â katanya. â Oppa⌠â kataku kemudian memeluknya. Dia juga memelukku. â Aku mohon jangan bersedih. Aku berjanji bahwa aku akan selalu bersamamu walau bukan sebagai yeojachingumu. â kataku. Aku melepaskan pelukanku begitu juga dia. Aku menatap mukanya. Sebuah ide terbesit di kepalaku. â Oppa, maukah kau kukenalkan dengan temanku? Dia juga cantik kok. â kataku sambil tersenyum jahil. Dia mencubit pipiku. â Jadi kau mau menjodohkanku ya? â tanyanya. Aku hanya terkekeh. â Hihi. Oppa, ayo lanjutkan membuat kue. â kataku. Dia membantuku. Kami membuat kue tersebut berhati-hati. Aku memasukkan kue itu ke oven. Sambil menunggu kue itu matang, aku mengganti bajuku yang kotor. Tiba-tiba pelayanku memanggilku. â Nona Jun Ah, ada Nona Minzy. Dia sedang menunggu di ruang tamu. â teriak pelayanku. Aku membuka pintu kamarku dan berjalan menuju ruang tamu. Dia datang pada saat yang tepat sekali. Aku melihatnya duduk di ruang tamu. Dia tersenyum. Aku duduk di sebelahnya dan memeluknya. â Minzy, kenapa kau ke sini? â tanyaku. Aku melepaskan pelukanku. â Aku sedang tidak sibuk. Jadi, aku mampir saja ke rumahmu. â ujar Minzy. â Um Minzy, ada seseorang yang ingin kukenalkan denganmu. â kataku sambil tersenyum jahil. â Kau berusaha menjodohkanku? â tanyanya. Aku hanya terkekeh. â Taeyang oppa. Ke sini. Ada yang ingin kukenalkan denganmu. â teriakku memanggil Taeyang oppa. Minzy hanya memandangiku. Taeyang oppa berjalan ke arahku dan Minzy. Minzy tersenyum ke arahnya. â Annyoeng haseyo. Minzy imnida. Bangapsimnida. â kata Minzy kemudian membungkuk. â Taeyang imnida. Nado bangapsimnida. â kata Taeyang oppa kemudian juga membungkuk. Taeyang oppa duduk di depanku dan Minzy. Ah aku baru teringat! Kueku! Aku memukul dahiku sendiri. â Aku lupa kueku belum kukeluarkan dari oven. Kalian ngobrol saja berdua. â kataku. Kemudian berjalan meninggalkan Taeyang oppa dan Minzy berduaan. Aku mengamati mereka dari dapur. Senang sekali melihat Taeyang oppa kembali ceria. Aku berjalan ke arah oven. Kueku sudah matang. Aku lalu menghiasnya. Aku menaruh kueku ke dalam sebuah kotak. Kubawa kue itu dengan hati-hati. â Kau mau kemana? â tanya Minzy. â Aku mau ke rumah Kibum oppa. Kalian berdua lanjutkan ngobrolnya. â kataku tersenyum jahil. Minzy berjalan ke arahku. â Gomawo sudah mengenalanku dengannya. â bisiknya. Aku hanya tersenyum. Aku berjalan ke arah mobilku. Aku memasukkan kueku ke dalam mobil. Semoga saja Kibum oppa suka. Jun Ah POV End Kibum POV Aku sedang duduk sambil membaca koran. Dan tiba-tiba seorang namja masuk ke rumahku. Aku menatapnya. Ternyata dia adalah partnerku dulu, Hankyung. â Kenapa kau berhenti? Siapa yang membuatmu berhenti? â tanyanya tiba-tiba. â Aku hanya tak mau membunuh orang lagi. â kataku. â Siapa yeoja itu? â tanyanya lagi. â Ini tak ada hubungannya dengan siapapun. â ujarku. Sebenarnya, aku berhenti karena Jun Ah. Aku ingin menjadi namjachingunya lagi dan tak mau mengecewakannya lagi. Tiba-tiba, seorang yeoja masuk. Hankyung menatapnya. Gawat kenapa Jun Ah datang tanpa memberitahuku? â Siapa kau? â tanya Hankyung. Jangan-jangan perkenalkan dirimu Jun Ah. Jangan.. â Jun Ah imnida. Kau temannya Kibum? â tanya Jun Ah sambil tersenyum. Hankyung kembali menatapnya. â Jun Ah! Sini! â kataku memanggilnya. Dia tampak bingung. Jun Ah berjalan ke arahku. Hankyung mengeluarkan sebuah⌠pistol. â Jun Ah! Awas! â teriakku. Hankyung menembakkan pistolnya dan DOR! Peluru pistol itu tepat mengenai dadaku. Aku terjatuh ke lantai sedangkan Hankyung langsung berlari meninggalkan rumahku. â Jun Ah. â kataku lemah. Dia masih terkejut. Dia langsung memelukku. â Oppa, aku mohon jangan tinggalkan aku. Bertahanlah oppa. â kataku. Aku hanya dapat tersenyum tipis. Aku memegangi dadaku. Rasa sakit menjalar ke seluruh tubuhku. Aku merasakan bahwa nafasku semakin pendek. â Jun Ah, aku⌠tak tahu dapat bertemu lagi atau tidak. â kataku. Dia menangis. â Jangan berkata seperti itu oppa! â teriaknya. Aku memandang lagi mukanya. Ini adalah terakhir kalinya aku bisa memandangnya. â Jun Ah, saranghae. â aku merasakan darah keluar dari mulutku. Jun Ah semakin histeris. â Jangan lupakan aku. â kataku tersenyum tipis. Semuanya menjadi gelap. Kemudian, aku melihat sebuah cahaya terang. Ini saatnya. Aku harap, Jun Ah dapat menerimanya⌠Epilog Seorang yeoja menangis sejadi-jadinya. Ia menatap kuburan namjachingunya itu. â Kibum oppa! â teriak Jun Ah. Semua orang sudah meninggalkannya dari tadi. Karena melihat langit mendung, dia pun akhirnya meninggalkan kuburan sang namjachingu. Dia menyebrangi jalan namun tiba-tiba â Ya! Awas â Bruk! Yeoja itu terpelanting jauh. Namun, tampak sebuah senyum terukir di wajahnya. Segalanya berubah menjadi gelap untuknya. Dia melihat cahaya dan semuanya tiba-tiba menjadi putih. Dia melihat seorang namja berjalan ke arahnya. Senyum itu. Senyum maut seorang⌠â Kibum oppa. â â Ne. Aku sudah pernah bilang kan. Kalau kita memang ditakdirkan bersama, kita akan bertemu lagi. Sepertinya, kita memang ditakdikan bersama. â -The End- FF ini pernah ku post di twitter aku : @ImELF_OLIN... Semoga kalian suka ya ^^ Tolong di komen ^^
#ImagineThis
You go to a restaurant. There are just some people left at the restaurant. You sit on one of the chair. There is a boy behind you
You : * hmm what will I order *Â
* the boy call you *
The boy : excuse me do you know where is the toilet at this restaurant ?Â
You : Hmmm * look behind you and shocked *Â
Greyson : hey I'm Greyson. Great to see you sweetie. Can you tell me where is the toilet ?Â
You : * quiet *Â
Greyson : Do you know where it is ?Â
You : umm I ummm * scratch you head even it's not itchy at all *Â
Greyson : sweetie, do you really know where it is ? I need to go to the toilet immidiately.Â
You : Huh ? Umm it's right on the corner.Â
Greyson : Thanks sweetie. * hug you *Â
You : what the ? * fall from the chair *
These are the 8 pictures of Super Junior members expressions .. What expression do you pick ?
These are the 7 pictures of Super Junior members expressions .. What expression do you pick ?

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch ⢠No registration required ⢠HD streaming
OMG Greyson are u on the titanic ? Save yourself Greyson the ship is going to sink hahaha Greyson please bring me with u lol
ok, be mine oppa :pÂ
HE IS MINE !! Okay he owned by all the SparKyu at the entire WORLD :) Love my Kyuppa kekekeke~
#ImagineThis
You shop at a supermarket and you see some crowds. You stay shop
You : Crazy crowds !
* a boy run toward you *
Boy : Please hide me
You : But you are .. how can .. wait
Boy : Just Hide me ..
* you search a safe place for "the boy" *
You : How ...
Boy : Hey sweetie. Thanks for helping me. I'm Greyson Chance. What's your name ?
You : You are .. GREYSON CHANCE ?!?!?!
Greyson : ssshh dont shout sweetie
You : * thinking how in the earth I'm hiding from crazy crowds with greyson chance ? *
Greyson : Darling my bodyguard is coming thanks for helping bye ! * hug you and kiss your cheek *
You : AM I DREAMING ?
#ImagineThis
You go to a musical opera with your mother. You feel so bored. Then you start sleeping
You : *sleep*
A person : excuse me ..
You : *almost wake up*
A person : excuse me sweetie !
You : * wake up but still a little bit seelpy * umm yeah ?
A person : Can you show me the way to toilet ?
You : Umm yeah sure ?
You and that person walk while you still little bit sleepy
A person : You really sleepy isn't you ?
You : Kinda ..
Greyson Chance : You even don't realize I'm Greyson Chance. BTW, nice to meet you sweetie :)
You : Oh yeah Greyson Chance. Nice to meet you too
Greyson Chance : I have to go to the toilet bye sweetie
You : Ummm yeah bye
* after a few seconds *
You : OMG ! I JUST MET GREYSON CHANCE ! GREYSON WAITTT !
#ImagineThis
Today is your birthday. Your mom set up you to have a date with a special person at a restaurant. She didn't tell you who is it. It will be a surprise. You think your mom will set up you with his friend's son. So you just wear a shirt and short.
You : * arrive at the restaurant * hmm my mom say sit at table number 16 * search the table * ahh I found it * you sit on the chair *
* you wait *
* still waiting *
* getting frustated *
You : Come on ! I already wait for 2 hours. If in 5 minutes he doesn't come, I will go -__-
* wait for 1 minute *
* wait for 2 minutes *
* wait for 3 minutes *
You : 2 more minutes
* wait for 4 minutes *
* somebody tap your back *
Mysterious person : Hey I'm sorry I'm late. I am tottaly busy.
You : Yeah you make me wait for hours you are so cra * look behind * ...
Greyson : I'm sorry. I'm Greyson Chance :). Nice to meet you. I'm sorry that I am late. Are you angry ? * give a candy sweet smile *
You : ....
Greyson : You must be so angry right?
You : Who are you?
Greyson : I'm Greyson sweetie. You mom set up a date for your special birthday present
You : she did? * in your mind you think how can your mom do that *
Greyson : Yeah. You look ummm lovely
You : Oh. Thanks
* both of you eat your dinner with such awkward situation *
Greyson : Why are you so quiet?
You : Hummm .. I don't know
Greyson : * hug you * don't be quiet anymore sweetie
You : I think I will be more quiet if you do that again
Greyson : If I do this will you still quiet ? * kiss you *
You : * your spirit fly to the heaven *

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch ⢠No registration required ⢠HD streaming
" If someone ask you what is the most sweet thing in the world, don't answer chocolate or candy. Because the most sweet think in the world is GREYSON CHANCE."
#ImagineThis
Your mom say your childhood friend will come to your house tommorow. You start guess who is that. The next morning your mom and dad go to supermarket while you at home still wear pajamas
* the bell ring *
You : Wait for some moments * continue watching TV *
* The Bell rign again *
You : Okay wait
* Open the door *
You : ... * shocked *
Your childhood friend : Hey * your name * . It been years we never met. Do you miss me ? Why you still wear pajamas when you childhood friend come to your house ?
You : B..b..but you a..a..are
Your Childhood friend : I am Greyson. You forget me ?
You : * thinking how Greyson Chance can stand in front of you know *
Greyson : Hey ?
You : * pinch your self * ouch !
Greyson : Why you pinch yourself ? Is it hurt ? * look to your face *
You : I'm not dreaming
Greyson : yes you are. Are you okay sweety ?
You : I'm not fine * start thinking why you wear pajamas in this IMPORTANT moment *
Greyson : Really ? * he look to your eye *
You : You wait in the living room and I'll take a bad okay ? * run as fast as you can *
Greyson : Ummm Sure ?
#ImagineThis
You go to a bookstore to buy a new Greyson biography book.
* You pick one of the book *
You : Wow ! Even the cover of the book is so awesome.
Mysterious Sound : Thank you for buy my biography book
You : Wow ! It can make a sound. What an amazing book !
Mysterious Sound : No. Itâs me Greyson sweety.
You : Wow ! I really gotta buy this book
Mysterious Sound : Look behind you !
* look behind and shocked *
Greyson Chance : Hey sweety
You : What ? They even have an additional robot
Greyson Chance : If I do this , am I still a robot ? * hug you and kiss you *
You : No. * you almost have a heart attack*
Greyson Chance Song By Me and ordinary-girl-name-filla
I can tell youâre looking at him, I know what you see Any closer and youâll feel the heat (GC) You donât have to pretend that you didnât notice him Every look will make it hard to breathe (G.M.C) B-Bring Greyson out (Yeah, You know) B-Bring Greyson out (We bring the boys out! We bring the boys out) B-Bring Greyson out (Yeah) Soon as he step on the scene I know that theyâll be watching him watching him (Get up) he'll be the hottest in this spot There ainât no stopping him (Thatâs funny) Stopping him I know life is a mystery, but Greyson make history He's taking it from the start Call all emergency, he's watching the phone ring Iâm feeling him in my heart (My heart) B-Bring Greyson out We Greysonator make you feel the heat And weâre doin it we canât be beat (B-Bring Greyson out) He born to win, Better tell all your friends Cuz he get it in You know the girls (Bring Greyson out) Wanna know his secrets but no he never tell Cuz he got the magic touch and he's not trying to fail Thatâs right (Yeah fly high!) And I (You fly high!) Canât deny I know he can fly I know life is a mystery, Greyson make history He's taking it from the start Call all emergency, He's watching the phone ring I'm feeling him in my heart (My heart) B-Bring Greyson out We Greysonator make you feel the heat And weâre doinâ it we canât be beat (Bring Greyson out) He born to win, Better tell all your friends Cuz he get it in You know the girls (Bring Greyson out) Girls bring Greyson out!
I wanna dance right now He can show em how he get down Yes we know he's from zero Number one everyone should know Check this out! Allâa (all the) Boys, Allâa (all the) Boys want my heart But Greyson was in my heart Oh gee Greyson is so hot We Greysonator we wont stop B-Bring Greyson out Itâs not a fantasy, This is right for him Living it like a star Canât get the best of him, he'll be what he wanna be This is deep in his heart  His heart I can tell youâre looking at him, I know what you see Any closer and youâll feel the heat (B-bring Greyson out) (Just bring Greyson out) You donât have to pretend that, You didnât notice him Every look will make it hard to breathe (B-Bring Greyson out) (You donât have to pretend that, You didnât notice him Every look will make it hard to breathe) âCause the girls bring Greyson out Girls bring Greyson out Girls bring Greyson out Girls bring Greysonn out We Greysonator make em feel the heat And weâre doin it we canât be beat (B-Bring Greyson out) He born to win, Better tell all your friends Cuz he get it in You know the girls (B-Bring Greyson out)
You sing this by the song the boy - Girls GenerationÂ
Thanks for all enchancers and sone
#ImagineThisValentine
You are ELF. You really want to meet Super Junior at this valentine. You go to a restaraunt to have a dinner to cheer yourself
You : * sit at the chair *
The waiter : Excuse me. What do you want order ?
You : Do you have any special menu for this valentine day ?
The waiter : Sure
You : I'll order that
The waiter : Okay
* The waiter walk to the kitchen *
* you wait for a moment *
* The waiter walk to your table without bring any food *
The waiter : Congratulation you are the 1000 peoples today who order our special menu. Your food will arrive with the present
You : * smile * thank you
* You wait again and guessing what is the present *
* Your food come with special persons *
One of the special persons : This is your food
* you see the face of the special person *
You : What the ?
* there are super junior stand in front of you *
Leeteuk : Congratulation you will have a dinner with us * speaking with korean accent *
You : Oh my god * have a heart attack *

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch ⢠No registration required ⢠HD streaming
#ImagineThisValentine
You are single. Couple weeks ago you follow a contest. The winner will get a chance having a dinner with greyson chance. You believe that you lose
* some one knock the door *
You : Wait a minute
* run to the door and open the door *
Greyson: Hey I'm Greyson Chance. Great to meet you. Are you *your name* ?
You :
Greyson : Why are you so quiet ? You just win the contest and you can have a dinner with me tonight.
You :
Greyson : Hello ?
You : Are you really Greyson Chance ? It's so not funny. Who make you do this?
Greyson : I am GREYSON CHANCE. You win that contest
You : It's not a funny joke. I know today is Grelentine but you know what, this is not aprilmop
Greyson : I am GREYSON CHANCE
You : What ?
Greyson : * Hug you * I am tottaly Greyson * give a candy sweet smile *
You : * start to get panic and lose your breathe *