
@theartofmadeline
Mike Driver

JBB: An Artblog!
Claire Keane
ojovivo
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH

pixel skylines
will byers stan first human second

blake kathryn
Aqua Utopia|海の底で記憶を紡ぐ

Kiana Khansmith

#extradirty
Cosmic Funnies
d e v o n
I'd rather be in outer space 🛸
h
macklin celebrini has autism
AnasAbdin
Not today Justin
seen from United States

seen from China
seen from Brazil

seen from Brazil
seen from Brazil

seen from France

seen from United Kingdom

seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from Kenya

seen from Türkiye

seen from Saudi Arabia
@nichi781

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Scuderia (by Trevor Thompson)
Pada hari Sabtu, 5 Oktober 2013, di FX Sudirman, Gagas Media mengadakan acara talkshow Gagas Debut yang merupakan rangkaian dalam acara JakBook Fiesta.
Dalam Gagas Debut ini, ada tujuh orang penulis yang baru pertama kalinya menerbitkan novel di Gagas Media. Acara ini dibagi dalam dua sesi. Sesi pertama, dengan dipandu oleh Jia Effendi, para penulisnya adalah anggun Prameswari (After Rain), Eve Shi (Aku Tahu Kamu Hantu) dan Dyah Rinni (Unfriend You). Dalam sesi pertama ini, Eve Shi yang juga selaku municipal Liason Nanowrimo Indonesia, memperkenalkan Nanowrimo yang akan berlangsung selama bulan November nanti. Banyak respon positif dari para peserta yang hadir. Selain itu, Eve Shi juga menyinggung mengenai dua tipe penulis, yaitu tipe arsitek dan tipe tukang kebun.
Tipe arsitek itu merupakan tipe yang sudah memiliki gambaran dari a-z mengenai plot dan alur novelnya. Sedangkan tipe Tukang Kebung merupakan tipe yang jalan saja sesuai dengan yang ada dipikiran, walaupun sebenarnya dia tahu novel itu akan seperti apa.
Kemudian dalam sesi kedua, yang dipandu oleh Mita Michan Supardi, dengan para penulis Angelia Caroline (Tears In Heaven), Odet Rahmawati (Selamat Datang, Cinta), Ninna Rosmina (saya sendiri, One More Chance), dan Nia Nurdiansyah (My Cup of Tea).
Dalam sesi kedua ini, MC Michan berinisiatif memberikan hadiah novel bagi penanya yang menarik. Acara tanya jawab berlangsung dengan cukup menyenangkan. Hal ini mungkin ditambah dengan pembawaan Michan dan santai dan menyenangkan.Padahal awal sebelum saya maju ke atas panggung, saya sangat gugup, mengingat saya punya penyakit demam panggung yang tiba-tiba saya langsung blank pikiran saya. Tapi alhamdulillah ketika naik di atas panggung, saya melaluinya dengan cukup baik, ini pasti karena pembawaan MC yang asyik. Makasih Michan :)
Akhir kata, saya sangat menyukai event ini. Semoga akan ada banyak event-event lain seperti ini, sehingga kami, para penulis baru, bisa melatih gaya bicara kami di muka umum, khususnya saya yang lebih sering menghabiskan waktu di dalam rumah dan jarang bicara di muka umum. Terima kasih untuk Gagas Media yang sudah melibatkan saya dalam acara talkshow ini. Akhir kata, semoga acara ini bisa memberikan dampak yang sangat bagus bagi penjualan novel kami semua, khususnya novel One More Chance. AAMIINN....
Okelah. Postingan kali ini merupakan pemenang yang ketiga dari Giveaway One More Chance, yaitu Rakhmidianarrafi Nuhwan, dan kebetulan memang hanya ada tiga orang pemenang. Sebelumnya akan saya cantumkan lagi pertanyaan dari Giveaway kali ini, yaitu sebutkan tiga hal yang paling kalian inginkan apabila kalian berada dalam posisi sang tokoh utama yang menderita Leukimia dan hanya memiliki waktu terbatas untuk mewujudkannya.
Sooo... selamat membaca ;)
Violina Dawai divonis penyakit - Leukimia - Mematikan. Siapa sih yang mau punya riwayat hidup seperti itu? Jangankan penyakit berat. Penyakit ringan kaya flu aja nyebelinnya minta ampun kan? Nyiksa diri sendiri, Nyusahin orang lain pula. Mana ada yang mau. Tapi nggak ada yang nggak mungkin kan didunia ini. Ketika sang penguasa alam semesta berkata jadi, maka jadilah. No ones know. Just god who knows everthing. Kita tuh ya cuma seorang pemain aja. Yang suatu saat bakal ditarik dari dalam skenario hidup ini.
Terus kalau hal itu terjadi sama diri kita sendiri gimana? Mau meratapi? Percuma. Nggak bakal ada yang berubah kecuali atas kehendak Allah. Tapi Kalau hal itu terjadi sama aku ( Naudzubillahimin dzalik, Amit-amit ya ) Mungkin aku pun bakal melakukan hal yang yang sama seperti Vio. Memanfaatkan sisa-sisa waktuku untuk hal yang baik dan berguna. Mendekatkan diri sama Sang Khalik. Dan tettap berusaha terlihat kuat.
So If I just have 3 more chance for my life, I want to :
1. Lebih dekat dengan Sang pencipta. Sang Khalik, Allah SWT. Kenapa ? Karena aku tau aku bukanlah seorang yang benar-benar suci dari sebuah dosa. Bahkan setiap orang baik seperti ulama atau ustadz pasti pernah melakukan sebuah kesalahan dimata-Nya. Sekecil apapun. Maka dari itu, kalau memang waktuku nggak banyak lagi, aku ingin mendekatkan diri dengan-Nya. Memperbaiki hati ini yang mungkin telah kotor karena perbuatanku. Bodoh memang. Ya tapi itulah manusia. Ketika ia kesulitan mana mungkin dia lupa akan tuhan? Tapi lain lagi ketika ia senang, mana mungkin ia ingat akan tuhan?
2. Membahagiakan orang-orang yang mencintai aku. Mama dan Papa serta keluargaku :*. Merekalah orang pertama yang akan aku rindukan. Nggak ada yang jauh lebih baik dibandingkan mereka. Keluarga kita. Gimana pun juga aku lahir dari keluargaku. Mereka yang tahu betul bagaimana sifatku. Dan kasih sayang mereka? Nggak akan pernah tergantikan. Bagaimana pun juga I love My Family. Dan bagaimanapun juga mereka lah orang-orang yang jauh lebih sakit hatinya ketika aku pergi. Maka itu, aku akan berusaha memberikan kenangan-kenangan indah untuk mereka disaat terakhirku.
Gimana buat someone spesial? Pacar maksudnya? Calon suami masa depan? Orang yang kita cintai? Haruskah aku mencari cinta? Nggak ada waktu buat mencari cinta disaat-saat kritis seperti ini. Merasakan indahnya jatuh cinta bersama orang yang aku cintai. Nggak. Nikmati aja yang ada. Cintailah mereka yang mencintai kamu. Biasakan. Nanti jua timbul sendiri. Tapi jangan mencintai orang yang kamu cintai. Belum tentu mereka cinta kamu. :)
3. Memiliki hubungan yang lebih intens dengan teman-temanku ~ Sahabt-sahabatku. Bagaimana pun peran seorang teman itu penting dalam kehidupan seseorang. Mereka yang bilang aku nggak butuh temen itu salah. Hidup sendiri itu susah. Nggak ada tempat berbagi, Nggak ada mereka yang selalu menasehati kita, Bahkan nggak ada mereka yang suka adu mulut sama kita. Maka itu, aku akan memilih menikmati sisa waktuku untuk berada disamping mereka. Bermain tanpa perlu menyadari waktuku semakin dekat. Itu jauh lebih baik. Dibanding harus menghabiskan waktu sendirian dengan menyadari kepergianku semakin dekat. Bagaimana pun juga bersama-sama jauh lebih baik. Dan aku menghargai sebuah persahabatan. I Love My Friend :)
Mungkin itu hanya secara garis besar. Masih banyak hal yang mungkin akan aku lakukan jika menjadi seorang Vio. Tapi aku berharap tidak ( Untuk menjadi seorang Vio ).
Tulisan ini merupakan Tulisan dari Hana Cuncun, salah satu pemenang Giveaway novel One More Chance. Selamat menikmati tulisannya ya :)
3 Harapanku
Bukankah waktu hidup manusia takkan pernah bisa ditebak sampai kapan? Andai kata hidupku tak banyak, tentulah ada harapan-harapan yang sangat ingin aku capai. Karena aku tak ingin ada penyesalan ketika nyawaku sudah lepas dari raga.
Aku bekerja di tempat di mana ada banyak anak-anak di dalamnya. Padahal aku nyatanya adalah seseorang yang kaku dan tak bisa dengan mudahnya cepat akrab dengan orang lain apalagi bisa disukai anak-anak kecil itu. Lalu ketika aku melihat seorang teman yang bisa dengan mudah membuat anak-anak yang susah untuk ditangani itu tunduk dengan cepatnya, aku merasa iri. Aku bertanya-tanya bagaimana dia bisa dengan mudahnya disukai sedangkan aku tidak? Aku sangat ingin sepertinya. Di manapun dia berada, orang-orang dengan mudah merasakan kenyamanan dan menjadi akrab dengannya. Aku berharap aku ingin memiliki banyak orang yang menyadari kehadiranku. Oke! Ini terdengar terlalu muluk tapi seandainya suatu ketika aku pergi, aku ingin meninggalkan kenangan yang membekas dalam ingatan mereka. Aku ingin diakui menjadi sosok yang berharga. Bukan hanya seseorang yang cuma numpang lewat dalam kehidupan banyak orang yang hanya sebentar diingat lalu dengan cepat dilupakan. Ini harapan yang sulit. Aku tahu itu…
Dulu aku sangat menginginkan bisa menghasilkan sebuah karya yang mampu menggugah pembacanya. Satu saja. Sekali saja aku ingin tulisanku bisa dibaca oleh semua orang. Dan seperti para penulis hebat di luar sana, aku ingin bisa menginspirasi siapa pun yang membacanya dan mereka tak hanya sekedar membeli bukuku, membacanya lalu selesai. Bukan! Bukan itu yang kuinginkan tapi aku ingin apa yang kutuliskan bisa membekas dalam ingatan mereka dan ada sisi positif yang bisa diambil. Sekali saja… Aku ingin tulisan yang kutulis dengan sepenuh hati muncul ke permukaan—terbit.
Dan harapan terakhirku yang masih saja akan sulit terealisasi dan terasa abstrak adalah aku ingin mendengar pernyataan pengakuan dari ayahku. Ayahku adalah seorang yang selalu bersikap diam seolah tak perduli. Sejak kecil mau nilaiku jadi peringkat 1 di sekolah atau banyak merahnya dia tak pernah sekalipun menunjukkan rasa bangganya. Aku memenangkan suatu perlombaan pun dia hanya memasang wajah datar ketika kabar itu sampai ke telinganya. Sekali saja aku ingin mendengarkan suaranya yang mengatakan bahwa aku adalah anaknya yang pernah membuatnya merasa bangga. Sekali saja aku ingin mendengarkan pujian darinya…
***

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
CURHAT
Tik tok tik tok
Satu Jam pertama berlalu, aku lalui dengan mengecek email dan sibuk membuat status di akun sosial. Sesekali menimpali status teman yang sama-sama sedang "merana" seperti diriku.
Tik tok tik tok
Satu jam kedua berlalu, aku lalui dengan bermain game, membaca komik atau novel, nonton TV dan cekikikan ketika aku rasa ada yang lucu.
Tik tok tik tok
Satu jam ketiga berlalu, aku lalui dengan guling-gulingan di atas karpet, turun membuat minuman dan menghabiskan camilan milik suami dengan tanpa rasa kasihan. Nonton TV lagi dan merasa tegang ketika sang pembunuh tidak juga berhasil ditangkap oleh sang jagoan.
Tik tok tik tok
Tiba-tiba terdengar deru suara motor vespa di depan pagar rumah. Spontan aku langsung terbangun dan berteriak histeris dalam hati. Kulihat di sana, di sudut ruangan, di atas meja bulat berbentuk hati, teronggok laptop dengan layar yang terbuka.
Dan...
Layar itu masih kosong... hanya berisi layar putih dari program Microsoft Word
#EdisiBuntu
Beberapa saat yang lalu, saya mengadakan Giveaway novel saya yang berjudul One More Chance. Syaratnya mudah, cukup menyebutkan tiga keinginan mereka apabila mereka dalam posisi sang tokoh utama. Nah, inilah tulisan para pemenangnya. Satu-satu akan saya upload di blog saya. Selamat membaca.
SINOPSIS:Violina Dawai Martadipura merupakan seorang remaja yang divonis oleh dokter menderita Leukimia. Merasa seumur hidupnya dia telah kehilangan banyak hal yang biasanya dialami oleh anak remaja pada umumnya, dia mulai menyusun 100 wishes yang ingin dia wujudkan selama sisa waktunya ini. Keinginan ini bukan berisi keinginan yang aneh-aneh, dia hanya ingin hidup normal seperti anak remaja pada umumnya, salah satunya adalah jatuh cinta. Namun ketika cinta akhirnya menyapa, penyakitnya justru bertambah parah. Dia tahu kalau waktunya tidak akan lama lagi. Dia tahu dia telah bersikap egois, tapi menyerah pada keadaan pun hanya membuat penyakitnya semakin parah. Dia sadar, satu keinginan terbesarnya saat ini adalah untuk mencintai pria itu dengan seluruh jiwanya.
Aku dan Vio memiliki beberapa kesamaan. Kami sama-sama remaja dan mengharapkan banyak hal untuk terwujud. Namun aku lebih beruntung dari dirinya. Setidaknya, aku tak pernah divonis menderita Leukimia dan berumur pendek oleh dokter. Ya, meskipun umur manusia sepenuhnya ada di tangan Allah.
Aku bisa membayangkan bagaimana perjuangan Vio mewujudkan 100 wishes yang telah ia buat di sisa hidupnya. Aku juga bisa membayangkan sosok seorang Vio yang tegar, yang tak pernah putus asa, yang selalu berusaha meski ia tahu bahwa tak lama lagi jantungnya akan berhenti berdetak. Namun, aku tak bisa membayangkan jika aku benar-benar berada di posisi Vio. Mampukah aku setegar dirinya? Melewati hari-hari dengan penuh harapan juga kesedihan karena akan meninggalkan orang-orang terkasih. Ya Allah, aku tak mampu membayangkan lebih jauh lagi. Namun, jika hal itu memang benar-benar terjadi padaku, maka aku memiliki tiga harapan yang aku harapkan untuk terwujud.
Hanya tiga harapan namun nyatanya hingga detik ini masih belum dapat terealisasikan. Aku selalu mempunyai pemikiran bahwa aku adalah gadis remaja yang masih memiliki banyak waktu ke depan untuk melakukan hal-hal yang sudah seharusnya aku lakukan sejak dini. Kini aku tahu bahwa pemikiran semacam itu merupakan pemikiran terbodoh dari diriku. Seharusnya aku tak pernah menyia-nyiakan kesempatan yang telah Allah berikan untukku. Jika bisa sekarang, mengapa harus menunda?
1. Aku ingin mendapat GPA cum laude agar kedua orang tuaku dapat tersenyum bangga.
Selama ini aku selalu merasa lelah untuk belajar, lelah dan sangat lelah. Aku lelah menyaksikan GPA yang selalu tak sesuai harapan di setiap semester yang telah aku lalui. Padahal aku pikir usahaku untuk itu sudah berada pada batas paling maksimal. Hanya karena hal ini, aku merasa putus asa. Namun ketika aku mendengar keinginan orang tuaku yang berharap bahwa kelak aku bisa menjadi seseorang yang sukses, hatiku menjadi tergerak. Ini adalah keinginan yang paling utama dalam hidupku. Demi membalas jasa kedua orang tuaku dan membuat mereka bahagia, aku akan berusaha mewujudkannya seberat apapun perjuangan yang harus aku tempuh, insya Allah. Aku tak ingin mengecewakan kedua orang tuaku lagi dan lagi.
2. Berusaha menjadi seperti Shakespeare atau menjadi seorang reporter VOA.
Tidak ada maksud untuk menjadi copycat seorang Shakespeare, hanya saja aku selalu mengagumi karya-karyanya yang fenomenal. Selama ini, aku selalu berusaha mewujudkan mimpiku menjadi seorang penulis namun terlalu sulit untuk digapai. Tercatat telah beberapa kali naskahku mengalami penolakan dari berbagai penerbit. Padahal aku telah melakukan revisi berkali-kali. Lelah, memang. Tapi mungkin ini adalah hal yang membuat hidupku menjadi bergairah. Aku akan terus mencoba dan mencobanya lagi, fastabiqul khairat! Selain itu, aku pun memiliki cita-cita menjadi seorang reporter VOA. Terdengar sedikit konyol ketika aku yang hingga detik ini masih tak bisa jauh-jauh dari orang tua ternyata memiliki cita-cita yang sudah pasti akan menciptakan sekat bernama jarak antara aku dan orang tuaku juga orang-orang di sekelilingku. Ya, aku ingin bekerja di tanah Amerika yang bahkan tak pernah aku ketahui berapa panjang jarak yang membentang dari negeri kelahiranku ini. Namun cita-cita itu berhak diperjuangkan, bukan? Sekali lagi aku katakan, aku akan berusaha untuk itu selagi aku masih diberi kesempatan menghirup udara di setiap pagi.
3. Memikirkan pernikahan lalu berserah diri pada Yang Maha Kuasa, Allah SWT.
Ini adalah harapan jangka panjang yang sudah seharusnya saya pikirkan sejak dini. Tak bisa dipungkiri, bahwa kodrat seorang wanita itu adalah dicintai dan selalu berharap memiliki pendamping hidup yang tepat untuk seumur hidupnya. Begitupun dengan diriku. Di harapanku yang ke tiga ini, aku akan mulai memikirkan pernikahan, bermunajat agar Allah mengabulkan permintaanku dan menghadirkan seorang pria yang kelak akan mendampingi hari-hariku, yang akan menjadi imam di setiap shalatku juga menjadi imam dalam kehidupanku. Selanjutnya aku akan berserah diri, memohon ampunan pada Allah dan memohon supaya aku dapat meninggal dalam keadaan khusnul khatimah. Aamiin Allahuma aamiin.
Itulah tiga hal yang paling ingin aku wujudkan dan masih banyak keinginan-keinginan lainnya yang memenuhi ruang harapku. Menghabiskan waktu bersama orang-orang terkasih di sisa hidupku, dengan sahabat-sahabat yang selalu memberikan bahunya untukku bersandar ataupun mendekapku dikala badai juga bertemu sahabat-sahabat yang senantiasa meramaikan rumahku di dunia maya dan tentunya berterimakasih kepada mereka yang senantiasa menyanyangiku dengan tulus :)
Kamu punya Klub Buku? Mau mendapatkan buku gratis dari GagasMedia dan Bukune? Ayo, bergabung di Arisan Buku!
Arisan Buku adalah program dari GagasMedia dan Bukune untuk meramaikan kegiatan klub-klub buku di Indonesia. Setiap bulannya GagasMedia dan Bukune akan memilih...
Milford Sound | New Zealand (by Trey Ratcliff)
wow
Port Macquarie | Australia (by JEMS.)
sweet

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Mejeng! (gada komentar lain)
Snowbreak by David Martín Castán
Cool!
Nashville Zoo’s clouded leopards Jing Jai and Baylie have both given birth to cubs. The breed is considered endangered because of deforestation, poaching and the pet trade. Carnivore supervisor at Nashville Zoo Karen Rice said, the zoo is a leader in clouded leopard conservation - with 18 clouded leopards born at our off-exhibit breeding facility since 2009 .Picture: AMIEE STUBBS / CATERS NEWS
Imut banget....
The Sassi of Matera, Basilicata | Italy (by Davide Petilli)
Wow... keren ya? Bisa dijadiin setting film nih
Love Asset
Yap! Inilah novel pertamaku. Tapi kenapa tulisannya WSC's Writers? KArena memang novel ini ditulis oleh 16 orang penulis dari berbagai profesi, salah satunya adalah diriku yang saat itu masih full Ibu RT, full ngelayanin suami doang, full ngurusin rumah dan full bengong pas lagi gada kerjaan. hehehe, nggak deng, saat itu aku baru aja selesai belajar jahit :p
Love Asset menceritakan tentang seorang wanita ayu bernama Ratu yang harus menempus cara instan dengan menjadi istri simpanan seorang pengusaha Real estate karena keluarganya sedang dihimpit masalah ekonomi. Tentu saja Ratu merahasiakan statusnya ini pada keluarganya. Tapi apa daya, ternyata dia malah jatuh cinta pada Adam, putra tunggal dari suami sirinya ini.
Wew, baru baca itu aja udah kebayang dong gimana ribetnya masalah yang dialami oleh Ratu. Penasaran? Harus penasaran! Dan menurutku novel ini pantas dijadikan film, karena sebenarnya fenomena ini sudah tidak asing di masyarakat umum di mana seorang wanita muda dengan mudahnya melepas status singlenya dengan menjadi istri simpanan seorang pejabat hanya dengan tujuan materi semata.
Tapi tentu saja, harapan novel ini dibuat, bukan untuk memberi contoh pada para gadis muda di Indonesia untuk mencontoh tindakan Ratu. Oh, mungkin yang perlu dicontoh adalah, Ratu masih mempertahankan keperawanannya. (Awww, vulgar sekali bahasamu!) Jadi, berapakah harga keperawanan sekarang ini? Nah lho, kok kayak tagline film the Virgin. Hihihihihi

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Cinta Yang Lain
Novel ini merupakan novel ketiga, diterbitkan oleh Bukune. Dari covernya kelihatan lembut ya. Iya, novel ini memang sangat lembut. Novel ini berkisah tentang drama rumah tangga. Yah, nggak rumah tangga banget sih, soalnya di awal kisah, tokoh utama, Ami, sudah kehilangan suaminya.
Kemudian di awal kisah juga, Ami bertemu dengan cinta masa lalunya. Mungkin itu sebabnya diberi judul 'Cinta Yang Lain'. Pasti awal baca mikirnya ini novel tentang perselingkuhan deh. Hahahaha, sayangnya kalian harus kecewa. Justru novel ini menceritakan tentang cinta yang sebenarnya. Cieee....
Tentang cinta yang sebenarnya tidak hanya sebatas dua individu yang saling memiliki ketertarikan secara fisik, tapi ada keluarga di sana yang juga terlibat. Dalam hal ini, anak salah satunya. Ketika kita mencintai seseorang, kita harus menerima keluarganya dan juga masa lalunya. Kemampuan kompromi dan saling menerima. Asyik ga tuh bahasanya. Kesannya berat ya? Atau nggak dapat bayangan sama sekali? Kalau begitu, baca aja novelnya ;)
Secara urutan merupakan novel ke tujuh, tapi officially, ini merupakan novel ke dua. Menurut aku novel ini memang agak cengeng (penulis pun mengakuinya), nggak aneh, soalnya sewaktu menulisnya aku juga ikutan mewek sih :p
Kali ini aku memang membuat tokoh utama yang 'agak' sempurna, Violina Dawai Martadipura. Secara fisik menarik, memiliki otak yang briliant, kekayaan keluarga yang melimpah, seperti tuan puteri. Membuat semua orang iri padanya. Tapi, seperti halnya pepatah, "tidak ada gading yang tak retak", karakter utamanya pun tidak sesempurna kelihatannya, ketika akhirnya dia didiagnosis menderita leukimia di usianya yang masih remaja. Pantang menyerah, dan dengan dimotivasi oleh 100 keinginan yang ditulisnya di awal-awal sakitnya, dia terus berjuang hidup. Mungkin itu yang kusukai dari tokoh ini, pantang menyerah dan selalu bersemangat untuk hidup.
Mati itu mudah, ambil pisau, jleb, tinggal dikubur deh. Tapi ketika kita harus hidup dengan keterbatasan waktu dan kemampuan fisik, itu yang merupakan tantangannya. Dan sang tokoh utama ini menikmati setiap detik sisa hidupnya.
Ada kisah cintanya? Ada doooong! Karakter cowok yang aku buat ini justru aku buat sedikit cengeng dan selalu melarikan diri dari masalah, Anugerah Putera Cello. Ketika bertemu dengan Vio, Cello belajar untuk menghadapi masalahnya walaupun hal itu menyakitkan sekalipun.
Bagaimana dengan endingnya? Beli dooong dan baca sampai tuntas. Nikmati setiap detik kisahnya.