Yang terbaik menurut Allah
Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal itu baik bagimu dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal itu buruk bagimu. Allah mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui. (Al-Baqarah: 216)
aku tertegun saat membaca kembali ayat ini, aku yang sedang dalam keadaan gundah gulana ini.. seolah Allah sedang mengabarkan ku, bahwa 'yang di uji bukan hanya kamu.' tiba-tiba Aku teringat kisah Musa 'alaihissalam
membayangkan bagaimana perasaan ibunda musa saat itu, yang terpaksa menghanyutkan anaknya setelah ia lahirkan dan susui sesaat. Sebab titah fir'aun untuk membunuh semua bayi laki-laki bani israil yang baru lahir. dan kita tau kisah selanjutnya, Setelah Allah ilhamkan ibu musa untuk menghanyutkan anaknya. ya, bayi musa justru ditemukan oleh Asiyah, istri fir'aun. niat hati ingin menghindari kejaran fir'aun tapi justru mendatanginya. bagaimana perasaan ibunda musa kala itu? -dalam hati aku bertanya-tanya.
Dan hati ibu Musa menjadi kosong. Sungguh, hampir saja dia menyatakannya (rahasia tentang Musa), seandainya tidak Kami teguhkan hatinya, agar dia termasuk orang-orang yang beriman (kepada janji Allah). (Al-Qasas: 10)
Seandainya tidak Kami teguhkan hatinya.
Allah menguatkan dan mengikat hati ibu Musa agar tidak goyah, tetap sabar, dan percaya pada janji Allah. Allah menurunkan keteguhan iman dan kekuatan batin padanya, agar tidak menuruti emosi dan nafsu seorang ibu yang sedang dirundung kepanikan.
Dan pada akhirnya aku belajar, bahwa keimanan membutuhkan keteguhan hati, bahwa merasa cemas terhadap sebuah masalah itu sangat manusiawi tapi kita tak boleh putus asa pada janji-Nya, karna Allah tidak pernah membiarkan hamba-Nya sendiri.
Saat beban terasa begitu berat, Allah-lah yang akan menguatkan hati kita selama kita masih terus percaya pada janji-Nya.
Yang terbaik menurut Allah, seringkali bukan yang paling kita suka, tapi yang paling kita butuh untuk kembali kepada-Nya. Kadang berupa kehilangan, kadang luka, kadang doa yang belum terjawab. Namun yakinlah, setiap takdir dari-Nya selalu berisi kasih sayang dan hikmah yang tak terlihat."