HARAPAN
Setelah sekian lama tertahan, semuanya kini lepas tanpa beban.
Meski menaruh pijakan di jalanmu yang goyah, tak sedikit pun niatku untuk membuatmu berada di posisi bersalah.
Kita pernah di tempat yang sama, dengan kondisi yang sedikit berbeda.
Memenangkanmu adalah cara untuk saling menenangkan.
Bukan ingin bergelut, tapi mecari jalur untuk saling bertaut.
Tak ada lagi celah selain terus bergerak.
Termenung hanya membuat seakan mengelak.
Tapi ini bukan tentang berjalan sendirian lagi, rebahkan lelahmu pada luas pundakku.
Aku hadir membersamai, menanggangalkan tunggal untuk terus tinggal denganmu.
Kini, kita bersama!
Menemukan jalan baik dengan takdir yang tak lagi pelik.
Dalam harap yang sama untuk terus melangitkan doa dan meluaskan usaha.









