Dalam kehidupan ini kita tidak terlepas dari pertanyaan ke mana. “Setelah ini, kamu akan ke mana?” misalnya. Jika dihubungkan dengan perjalanan hidup kita, maka akan ada beberapa jawaban. Jika saat ini masih sekolah, maka jawabnya mungkin lanjut kuliah. Jika saat ini sedang menempuh perkuliahan, jawabnya mungkin lanjut mencari penghasilan. Jika saat ini sedang mencari penghasilan, jawabnya mungkin lanjut ke jenjang pernikahan. Begitu seterusnya hingga suatu saat kita pergi meninggalkan kehidupan.
Ya. Ke manapun kita melangkah, suatu saat pasti kita akan meninggalkan perjalanan kehidupan. Itulah kematian. Yang membuat kita pergi dari kehidupan. Kita tidak tahu waktunya kapan. Bisa jadi pada awal melangkah, di tengah, maupun ketika kita sudah sampai kepada tujuan. Kematian tidak pandang kamu siapa, di mana, dan mau ke mana. Jika memang sudah waktuya, pasti akan tiba. “Ke manapun kamu pergi, aku akan selalu mengikutimu.”, kata kematian. Terdengar romantis kan?
Dunia yang kita bangga, tidak akan mengikuti kita. Harta yang kita punya, tidak akan kita bawa. Jabatan yang kita duduki, tidak pula kita pegang selamanya. Ketenaran dan popularitas kita sekarang, tidak berarti dan sia-sia. Jika sudah saatnya kematian itu datang. Hanya amal sholeh, ilmu yang bermanfaat, dan do'a lah yang sesungguhnya setia. Lantas, sudah siapkah bekal kita?
Memang benar bahwa kematian adalah sebaik-baik pesan. Karena kehidupan ini penuh dengan kejutan, sehingga tiap detiknya kita jalani dengan kewaspadaan. Karena kehidupan ini adalah perjalanan, sehingga perlu persiapan dan perbekalan. Bekal agar kita dalam sebaik-baik keadaan ketika kematian itu datang. Bekal menuju kehidupan setelah kematian.
Semoga kita semua mendapat khusnul khotimah, yaitu sebaik-baik keadaan ketika kita wafat. Semoga kita senantiasa diberi ilham agar kematian terus ingat, supaya terus memperbaiki diri, dan mempersiapkan diri menuju kehidupan akhirat.
Katakanlah: “Sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, maka sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan”. (QS. Al-Jumu'ah : 8)