“Bangun tidur, cuci muka, sarapan, sikat gigi, mandi, tidur lagi.”
KIROKAZE
almost home

Origami Around

dirt enthusiast
Alisa U Zemlji Chuda

Janaina Medeiros
styofa doing anything
Sweet Seals For You, Always

Kaledo Art

roma★
hello vonnie
occasionally subtle
Cosimo Galluzzi
NASA
One Nice Bug Per Day
taylor price
Three Goblin Art
d e v o n
Game of Thrones Daily
seen from United States

seen from United States

seen from Singapore
seen from United States
seen from Germany
seen from United Kingdom

seen from France
seen from Türkiye
seen from China
seen from United States

seen from United Kingdom
seen from United States
seen from United States
seen from United Kingdom

seen from United Kingdom
seen from United States

seen from Vietnam
seen from Australia
seen from United States
seen from Germany
@kumbangdaeng
“Bangun tidur, cuci muka, sarapan, sikat gigi, mandi, tidur lagi.”

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Setiap tulisan akan ditemukan oleh pengemarnya masing-masing. Biarkan tulisan itu sendiri yang berkelana mencari hati-hati yang akan tersentuh darinya.
. Inilah potret sekumpulan saudara dari kecil zamannya usap-usap ingus. Indahnya momen di Hari Lebaran, Tali yang renggang kembali keras terikat. ______ #harilebaran #rinduadalahkita
Ramadhan projek. ______ #moments #bulanpuasa

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Perempuan yang Pernah Mencuri Takdir
tak ada yang lebih lara dari dua yang tak dibuat satu tak ada yang lebih rindu dari melihat masa lalu aku melangitkan langkah mencari kitab takdir
Begitulah, aku pernah bermimpi memanjat langit untuk menemukan kitab takdir. Mengubah beberapa isinya agar sesuai keinginan; khususnya perihalmu. Mungkin itu cara terakhir agar kebersamaan yang telah berada di pinggir jurang terselamatkan. Mungkin itu satu-satunya cara agar garis tangan kita yang tak pernah bertemu bersinggungan di satu titik lalu menyatu.
Dengan sulur-sulur yang menembus awan, berasal dari tanaman yang dirangkai oleh gerombolan kupu-kupu cahaya, aku memanjat tergesa. Di langit ketujuh langkahku mengendap-endap, kaki berjinjit agar panah-panah api milik malaikat penjaga yang terbuat dari gemintang tak mengetahui keberadaanku. Coba bayangkan, bisa-bisa mereka membakarku. “Ah, rupanya di sana ia berada; kitab yang memuat segala ketentuan manusia. Dimulai dari Adam Hawa hingga manusia di pungkasan zaman,” ujarku dalam hati. Dengan pena yang kuasah dari batu bulan, butir-butir takdir mulai kuganti. Sadarkah kau?
mereka, yang menamai diri Adam dan Hawa membawa gelisah menguntai takdir yang gigir seperti mengartikan percakapan musim semi pada sebuah rumah tempat malaikat bekerja aku memperkenalkan diri sebagai tokoh utama yang bermain-main dengan takdir di ujung tinta– satu-satunya pelakon cerita
Jumawa, aku kembali ke bumi dengan kepercayaan diri melampaui gunung tinggi. Iktikadku pasti terpenuhi. Tanpa meminta kerendahan hatiNya, aku bergantung pada ikhtiar yang kupancangkan menembus bumi. Lalu, saat kedua kelopak terbuka, kenyataan getir menampar-nampar. Hingga nyawaku terasa hilang sebagian; kau tetap pergi.
Rupanya aku salah, takdir tak pernah mampu kucuri, ia hanya terjadi dalam mimpi yang penuh kesemuan. Menipu. Benang merah di kelingkingmu memang tidak untuk diikatkan padaku. Kau bukan Kresnaku dan aku bukan Laksmimu.
demikianlah aku dan seluruh cerita kubawa pulang menjadi pentas komedi dalam panggung mimpi kamar tidur menyisakan lirih manuskrip takdir selembar naskah yang tak ada pada sasana nyata
Hanya Ia pemilik sejati. Harusnya kupinta padaNya sepenuh hati, serendah diri. Bukan dengan keangkuhan yang berkelindan tanpa henti.
Puisi oleh @limamaret Prosa oleh @krisanyuanita (Semacam nostalgia)
Perempuan yang Pernah Mencuri Takdir
tak ada yang lebih lara dari dua yang tak dibuat satu tak ada yang lebih rindu dari melihat masa lalu aku melangitkan langkah mencari kitab takdir
Begitulah, aku pernah bermimpi memanjat langit untuk menemukan kitab takdir. Mengubah beberapa isinya agar sesuai keinginan; khususnya perihalmu. Mungkin itu cara terakhir agar kebersamaan yang telah berada di pinggir jurang terselamatkan. Mungkin itu satu-satunya cara agar garis tangan kita yang tak pernah bertemu bersinggungan di satu titik lalu menyatu.
Dengan sulur-sulur yang menembus awan, berasal dari tanaman yang dirangkai oleh gerombolan kupu-kupu cahaya, aku memanjat tergesa. Di langit ketujuh langkahku mengendap-endap, kaki berjinjit agar panah-panah api milik malaikat penjaga yang terbuat dari gemintang tak mengetahui keberadaanku. Coba bayangkan, bisa-bisa mereka membakarku. “Ah, rupanya di sana ia berada; kitab yang memuat segala ketentuan manusia. Dimulai dari Adam Hawa hingga manusia di pungkasan zaman,” ujarku dalam hati. Dengan pena yang kuasah dari batu bulan, butir-butir takdir mulai kuganti. Sadarkah kau?
mereka, yang menamai diri Adam dan Hawa membawa gelisah menguntai takdir yang gigir seperti mengartikan percakapan musim semi pada sebuah rumah tempat malaikat bekerja aku memperkenalkan diri sebagai tokoh utama yang bermain-main dengan takdir di ujung tinta– satu-satunya pelakon cerita
Jumawa, aku kembali ke bumi dengan kepercayaan diri melampaui gunung tinggi. Iktikadku pasti terpenuhi. Tanpa meminta kerendahan hatiNya, aku bergantung pada ikhtiar yang kupancangkan menembus bumi. Lalu, saat kedua kelopak terbuka, kenyataan getir menampar-nampar. Hingga nyawaku terasa hilang sebagian; kau tetap pergi.
Rupanya aku salah, takdir tak pernah mampu kucuri, ia hanya terjadi dalam mimpi yang penuh kesemuan. Menipu. Benang merah di kelingkingmu memang tidak untuk diikatkan padaku. Kau bukan Kresnaku dan aku bukan Laksmimu.
demikianlah aku dan seluruh cerita kubawa pulang menjadi pentas komedi dalam panggung mimpi kamar tidur menyisakan lirih manuskrip takdir selembar naskah yang tak ada pada sasana nyata
Hanya Ia pemilik sejati. Harusnya kupinta padaNya sepenuh hati, serendah diri. Bukan dengan keangkuhan yang berkelindan tanpa henti.
Puisi oleh @limamaret Prosa oleh @krisanyuanita (Semacam nostalgia)
. Aku adalah cahaya yang terbalut raga, Aku adalah semesta yang tampak oleh mata. Aku takkan mati dalam raga yang bernyawa ini. _______ #berbururindu #disini #jeneponto #landscape
. . Aku adalah senja yang kau lupakan dan Kau adalah hujan (tak lagi) ku rindukan. Sepi adalah palung, di mana manusia Memilih bersembunyi setelah hatinya mati. ______ #Berbururindu #Impas
. Tugasku hanya menerjemahkan gerak bunga yang tergantung di ranting yang letih. ______ #berbururindu #Bip

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Kalau perasaan sedang rapuh, simpan sejenak hatimu. Biarkan proses dalam "waktu" menyembuhkan. "Perasaan" memang tidak bisa di buru-buru. #jejakpejalan #sunset (di Bulu Sorongan (berg i Indonesien, lat -5,19, long 119,84))
#Backhome ✪ Seorang petualang atau pejalan, kata terbaik dalam petualangan bukan hanya dari waktu kita ke tempat indah atau melakukan hal-hal yg seru. _______ Tapi kata terbaik dan terindah dari seorang petualang adalah kata Pulang. _______ Karna sejatinya ada hati yg menunggu, resah dalam setiap doanya sejak kau mengelana. - - #back #home #petualangsepi #visuarart #sky #art #color #cloud #spalsh #landscape #design #photography #reflection ✪
T e m a n .
. Aku, dan Semestaku. (Aku, Kau, dan Waktu) Oleh @kumbangdaeng . Kubangan hening kala itu.. Bayanganmu hadir dibibir ilusiku Hadirkan sebersit senyum terindah milikmu Senyum yg semakin memberatkan rinduku Haruskah ku buang bayangmu itu? Haruskah aku? Ah.. Aku tidak dan tak akan mampu Wahai engkau.. Dengan cara inilah aku mencintaimu - Kamar senyiku, saat itu.. Sayup-sayup ku ingat kembali kisahku Kau tahu apa yang kutemukan? Cintamu, cuma itu Cinta yang membuka mataku Pula yang membuka hatiku Dan dalam hatiku, aku melihatmu, bidadariku Hingga takan bosan ku berbisik di telingamu “Aku Merindukanmu” . ______ @kumbangdaeng #berbururindu
. Bangunlah suatu dunia, dimana semuanya bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan. - Mudah-mudahan ini bukan cuma kata saja, tapi di jadikan sumber untuk mempererat lagi tali yang telah renggang. 1 Juni 1945-1 Juni 2017. Jayalah Indonesia ku. Bhineka Tunggal Ika ️Berbeda2 tetapi ttp satu! Selamat Hari Pancasila. #HariPancasila #KelahiranPancasila

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
. Tak ada yang lebih tabah dari hujan bulan Juni Dirahasiakannya rintik rindunya kepada pohon berbunga itu Tak ada yang lebih bijak dari hujan bulan Juni dihapusnya jejak-jejak kakinya yang ragu-ragu di jalan itu. Tak ada yang lebih arif dari hujan bulan Juni dibiarkannya yang tak terucapkan diserap akar pohon bunga itu. Dalam diriku mengalir sungai panjang, darah namanya; Dalam diriku menggenang telaga darah, Sukma namanya, Dalam diriku meriak gelombang sukma, Hidup namanya, dan karena hidup itu indah, aku menangis sepuas-puasnya. Selamat bulan juni pak Sapardi Djoko Damono. ______ #berbururindu #junidancerita #bulanjuni #edithp #samsung
. Petang telah berpulang, Kini malam telah menyampaikan salam selamat datang. Tabahlah menunggu, Nanti aku kembali lagi..! ______ #berbururindu