Sekadar Tulisan
1/5/20
so.. its just like doodle if you know, i just wanna try to make my mind feel lighter, then i try to write my story in here, so.. my name was 01, yeah lets say 01 bcoz i was first child on my family, right now i work as not kind of teacher that you think. but i like it, maybe some people think i was seems always angry, yeah, icant open my area as easy a the others, and i need some time to open that area.
i know this girl when she still on first year, and i was actually ne freshmen on this corporate. she got some brief from supervisor. then she can do it, make some alternative more than the supervisor requested.
when i know she can do that, i was curious by that girl. then after i see her, yeah she ike a lot of girl in there, have a pure eyes. i think she was not having some favorite like me, but she know yaoi,know some genre that not to familiar. after that, i adore her.
at some point, i think adore has changed to like. But i didnt want to rush to say it to her that i have crush on her. i afraid that she think i was disgusting, having crush to girls that have same years as my brother. lol.
1/6/20
This day i feel so tired, and didnt wanna to doing anything, then my friend called me to help him make some flyers, "you professional in layout right?" He ask me like that, then i say ok, after that i surprised that my secret crush who draw the illustration for this flyers. I feel surprised, and i can't say and i seem like not give attention to her, and ifeel guilty bout it. I hope she know what i feel 😂.
1/7/20
hari ini aku lelah, tak tau kenapa begitu lelah, apakah karena aku harus bertemu segerombolan anak yang sering menyepelekan mapelku, entahlah, namun di sela sela hal tersebut, seperti semesta tau apa yang kubutuhkan, dia sedang berbincang dengan salah satu siswa yang hari ini aku ajar, aku ikut nimbrung disana, dan, aku hanya beberapa kali
sempat bertukar pandang dengannya, serta semakin kesini aku merasakan ini hanyalah perasaan satu arah. Kemudian aku mencoba ikut nimbrung membahas problema mereka, ketika menjelang malam. aku berkeliling di studio mungkin ada barangbe yang tertinggal. kulihat gunting yang tempo hari dia main mainkan, kuberitahu dia, ternyata itu bukan gunting miliknya. ternyata aku sotoy sekali pikirku. huft~
1/9/20
i ‘ve come to her working room, i just wanna see what are she doing, but her friend ask help me for fix the computer, then i can fix it yeey…. after that i sit on floor, and open my phone for searching reference, then one boy come with bringing some snack, and that snack are gived to her, she ask for leave to me, before she go back to home.
1/17/20
semesta berulah kembali, aku dan bebeapa muridku sedang, bersenda gurau, membahas hal remeh temeh, membahas cerit ayang sedang di kerjakan, kemudian membahas bagaimana ayam bisa bertelur. pembahasan yang cukup berfaedah namun berputar putar, sehingga kami ebebrapa kali tertawa, dan aku merasa, “oh fuck why …. this kid so plaiin” dan perempuan yang selalu ku perhatikan pun turun, dan aku memanggilnya untuk ikut bediskusi masalah ini.
1/20/20
teringatdengan assignment yang belum usai,aku bergegas untuk menyelesaikannya di tempat lamaku ketika baru diterima untuk bekerja, kemudian tak beberapa lama diamemanggilku, dana memberitahu bahwa gambar karakter yang ia buat bedasarkan dari daskripsi yang ku buat sudah jadi dan menanyakan apakah perlu dia kirim,dan aku mengiyakan. singkaat cerita kemudian sore hari aku duduk di sofa panjang, untuk mengetik ini, dia berjalan di depanku dan menuju ke tempat ambse , aku nyeletuk
“loh kirain udah pulang”
“loh ini malah baru mau pulang” jawabnya singkat di depanku
“oh ya udah hati hati ya” ucapku,
“iya” jawabnya degan lirih dan berlalu untuk pulang.
1/22/20
perdana aku ikut projek, walau posisiku tidak terlalu main. esok hari kulihat notifikasi, dmasukkan ke sebuah grup untuk membahas projek ini dan jam 10 meeting untuk brain storming, “oh baru jam 7 nih” pikirku, kemudian aku rebahan, tak sengaja sebuah lebah nemplok di pipi, meninggalkan jarumnya, “matek…, bakal ngembang iki”, kemudian aku bergegas mencabut dan mengolesi yang ter kena dengan madu, tak lama kemudian aku berangkat ke kantor, sesampai di kantor ternyata semakin mengembang. kemudian dilanjut dengan meeting, setelah meeting seseorang menanyaiku tentang wajahku yang asimetris,
kujawab seadanya kalau ini di tampol sama ebah, seisi ruangan tertawa,
“gimana rasanya?” suara yang tidak asing bagiku bertanya.
“ya… kaya gitu” aku jawab seadanya.
cukup bersyukur hari ini aku bisa cukup dekat dengannya, kami cukup banyak bercerita, namun tidak yang terlalu fokus ke individual. yah dia mulai membuka diri terhadapku, tentang dirinya di keluarga, orang tua yang protektif. Kemudian aku berpikir tentangsesuatu yang terlalu berlebihan tidak baik, mungkin aku bisa mulai menjaga jarak dan hanya melakukan apa yang perlu aku lakukan, dia masih belia, sedangkan aku sudah menuju ke ¼ abad.
1/23/20
mencoba berdamai dengan diriku yang lama, benar kata seseorang, itu dapat dilakukan, namun membutuhkan waktu cukup lama. dan aku masih teringat dengan masa lalu yang bagiku cukup menyakitkan, membuatku takut untuk mengucapkan sesuatu yang jujur tentang perasaan.
1/24/20
melihatnya sibuk dengan kerjaan membuatku senang, tak tahu apa yang orang pikirkan tentang aku yang sering melihatnya sedang mengerjakan sesuatu. sambil menunggu dia selesai aku juga mulai mengerjakan sedikit demi sedikit script yang di berikan kepadaku, sesekali supervisorku datang untuk mencelotehkan bagaimana isi dari script tersebut. aku mengerjakan menggunakan gawai dan keyboard nirkabel.
1/25/20
project sudah bisa di review, aku iseng menawarkan earphoneku ke dia, dan da menanggapinya dengan positif, dia meraih earphoneku dan kami berdua menonton hasilnya di layar gawaiku.




















