Aku jadi paham kenapa ibu yg setelah lahiran mengalami baby blues atau bahkan depresi, ya setelah merasakan memang seperti itu.
Disatu sisi si Ibu pasti bahagia karena penantiannya selama sembilan bulan telah berakhir, namun dibalik itu ada banyak hal yang ternyata membuat si Ibu menjadi menyalahkan dirinya.
Pertama, menyusui. Bagi seorang wanita yang pertama kali melahirkan, menyusui adalah hal yg baru dan tentunya tidak semua Ibu beruntung mendapatkan pendidikan tentang cara menyusui dan pelekatan yang benar sehingga terkadang Ibu sulit menyusui apalagi jika pelekatan dengan anak belum baik. Hal tersebut tentunya membuat sang ibu semakin sedih. Belum lagi omongan orangtua/mertua/tetangga dan lainnya tentang cara menyusuinya, mungkin rasanya si Ibu ingin menghilang saja hehe
Kedua, tradisi keluarga. Biasanya jika anak pertama maka akan tinggal bersama orangtua/mertua yang tentunya banyak tradisi keluarga jaman dulu yg masih diterapkan. Ada beberapa tradisi yg masih relevan tapi ada juga yg tidak bahkan bertentangan dengan ilmu medis. Hal tersebut sangat menyulitkan si Ibu karena bingung mau mengikuti dokter/bidan atau orangtua/mertua. Dan lagi-lagi si Ibu hanya bisa menangis meratapi hal tersebut.
Ketiga, merawat anak. Nah ini yang paling banyak dirasakan ibu2 baru. Merawat anak tidak mudah apalagi jika ibu tersebut tidak pernah merawat adik/ponakan secara langsung, atau bisa dibilang pertama kali memegang bayi. Hal ini tentunya akan mengundang komentar, entah dari orangtua/mertua/tetangga/saudara dan lainnya tentang bagaimana merawat anak. Masalahnya adalah bukan dari komentarnya tapi dari cara berkomentar yang kadang terkesan menyalahkan si Ibu, padahal si Ibu kan baru belajar ya, sedih bukan? 😢
Keempat, begadang. Bagian dari merawat anak adalah begadang. Bagi anak yang baru lahir biasanya akan lebih sering begadang, pastinya si Ibu juga dong. Nah kebayang kan udah pusing dengerin komentar orang, masih harus begadang juga, belum lagi kalau anaknya rewel. Jadi ga heran ya kenapa surga ditelapak kaki Ibu hhe
Kelima, perubahan bentuk tubuh. Selama hamil Ibu akan mengalami kenaikan berat badan hingga 20 kg. Setelah melahirkan hanya turun sekitar 4-5 kg, kebayang kan setelah melahirkan bagaimana bentuk tubuh ibu? :" Pastinya setiap menatap kaca si Ibu rindi tubuhnya yang dulu indah sekarang berubah, ini juga terkadang menjadi beban pikiran si Ibu karena merasa insecure dengan tubuhnya dan rindu dengan dirinya yang dulu.
Keenam, jahitan pasca melahirkan. Kalau hal ini bisa juga disebut kondisi badan setelah melahirkan. Katanya melahirkan itu memutus beberapa ratus urat (?) yang pastinya membuat tubuh ibu sakit. Hal ini membuat ruang gerak Ibu jadi terbatas. Pemulihannya bisa mencapai 3 bulan untuk normal dan 6 bulan untuk sesar. Terkadang rasa sakitnya pun masih ada dalam kurun waktu satu tahun.
Nahhhh kebayang kan susahnya jadi Ibu hehe jadi wajar ya surga ditelapak kaki Ibu 😊