Tangan yang sama saling bertautan. Menggenggam dan digenggam. Terdengar juga suara tawa. Dan ada nyaman di sana. Tapi, siapa? Milik siapa?

dirt enthusiast
Alisa U Zemlji Chuda
Monterey Bay Aquarium

shark vs the universe
TVSTRANGERTHINGS
RMH

Kiana Khansmith
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year
d e v o n
Peter Solarz
I'd rather be in outer space 🛸

pixel skylines
tumblr dot com
Cosmic Funnies
Today's Document

@theartofmadeline
One Nice Bug Per Day
AnasAbdin
seen from United States

seen from Türkiye

seen from United States

seen from Spain
seen from United States
seen from Italy
seen from United States
seen from Germany

seen from United States
seen from United States
seen from Mexico
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from United States

seen from Japan

seen from T1

seen from United States
@isnakns
Tangan yang sama saling bertautan. Menggenggam dan digenggam. Terdengar juga suara tawa. Dan ada nyaman di sana. Tapi, siapa? Milik siapa?

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Aku mau Yogyakarta!
Apa aku bisa ya jika harus memilih Yogyakarta?
Gue ngerasa banget di fase umur yang sekarang ini, gue lebih bisa untuk engga selalu mengatakan "iya" atas hal-hal yang sebenernya enggak pengen gue lakuin. Gue lebih memilih untuk meminta maaf karena menolak daripada menyetujui sesuatu yang gue sendiri merasa tidak nyaman jika menyetujuinya. Gue mulai belajar untuk menyenangkan diri gue sendiri terlebih dahulu untuk beberapa hal. Karena selama ini gue selalu memilih untuk menyenangkan yang lain hingga gue sendiri lupa sebenernya gue maunya apa.
Selama ini gue selalu membuat keputusan atas dasar orang lain agar mereka nyaman dan senang, padahal keputusan itu seringkali tentang diri gue sendiri. Contohnya, gue sering banget diajak temen-temen gue nongkrong, main ke suatu tempat, atau membuat agenda bersama. Hal-hal itu sebenernya menyenangkan dan enggak mengganggu sama sekali. Tapi sometimes, ada fase ketika gue engga pengen ngelakuin hal tersebut. Bukan karena gue tidak menyukainya, tapi karena lagi enggak pengen aja, keengganan tanpa sebab yang gue sendiri enggak paham kalau harus ditanya "kenapa?". Dulu setiap fase itu muncul, butuh waktu yang lama untuk mengambil keputusan untuk bergabung atau enggak. Ada pergolakan batin saat itu, di satu sisi ada keinginan untuk menolak tapi di sisi lain gue paham bahwa penolakan gue ini akan menjadi hal yang tidak menyenangkan untuk mereka. Mungkin permasalah ini terlihat sepele, namun jujur hal itu sangat membebani gue. Pernah suatu hari ketika gue mencoba untuk menolak, ada salah satu kawan yang sampai bilang "kalau lo enggak ikut, ya batal aja mending". Wah makin panjang urusannya dan bisa memicu pertengkaran.
Gue enggak pernah mempermasalahkan apabila ketika gue enggak ikut perkumpulan malah jadi topik pembicaraan di sana, tapi sungguh gue terbebani apabila ketika gue memutuskan enggak hadir acaranya malah dibatalkan. Padahal seringkali acara itu bukan kehendak gue atau rencana gue. Dulu gue takut banget enggak punya teman karena hal itu, makannya gue selalu mencoba mengambil keputusan untuk menyenangkan mereka. Tapi saat ini, gue bisa mantap menolak segala hal yang enggak mau gue lakuin. Karena menurut gue, kita enggak harus selalu ada di tempat nongkrong untuk bisa menjadi seorang teman. Karena seorang teman seharusnya bisa menghargai suatu keputusan kecil yang diambil oleh kita. Dan karena kesibukan setiap orang tidak pernah sama, ada kalanya kita merasa sangat sibuk namun orang lain tidak, atau sebaliknya. Dari semua ini gue belajar bahwa ketemu itu sebaiknya disempatkan, bukan dipaksakan. Selamat malam🌃
Selalu ada keinginan untuk memulai kisah baru bersama orang di masa lalu. Namun juga ada ketakutan untuk kembali merasa ditinggalkan dan kehilangan.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Menulis adalah caraku menyelamatkan diri sekaligus tempat bersembunyi. Ekspresi yang seharusnya bisa aku ungkapkan lewat tindakan, kini berbaris rapih dalam paragraf yang terkadang penuh kebahagiaan dan tidak jarang penderitaan. Kehidupan nyata yang ramai, nyatanya tidak selalu membuatku merasa aman. Aku hampir lupa, bagaimana rasanya dibuat nyaman oleh keadaan. Aku seperti harus selalu mencari tempat sembunyi, entah dalam tulisan, sebuah doa, ataupun dunia mimpi. Kemana pun, dalam bentuk apapun, ketika orang lain tidak tahu perasaanku yang sebenarnya adalah senyatanya sebuah nyaman.
Isi Kepala
Terkadang aku tidak mengerti bagaimana kepala yang tidak sebesar bumi ini bisa diisi dengan banyak hal. Bagaimana bisa isi kepala terus bertambah, berputar, mengawang ke angkasa, hingga menekan tubuh yang seharusnya menjadi penopang. Telinga yang seharusnya mendengar sewajarnya berubah menjadi lebih bising karena mendengarkan suara dari isi kepala. Mata yang seharusnya terpejam saat lelah harus dipaksa terjaga karena diganggu isi kepala. Mulut yang seharusnya berbicara banyak, mendadak harus terdiam beberapa saat hanya untuk mendengarkan apa yang diinginkan isi kepala. Isi kepala sebagai sebuah mimpi mencakup ketakutan. Isi kepala sebagai penyesalan sekaligus maaf yang tidak bisa terucap. Benarkah isi kepala mewakili kita atau sebenanya isi kepala itu adalah kita ? Entahlah. Mungkin memang isi kepala selalu memiliki 2 sisi, baik dan buruk, positif dan negatif, hitam dan putih. Mereka bisa ada dalam satu ruang dalam kepala kita, berdampingan maupun bertentangan. Kita mungkin tidak bisa mengatur cara kerja isi kepala, isi kepala yang buruk pun mungkin tidak akan pernah menyenangkan. Tapi, bukankah dalam hidup memang tidak hanya ada rasa senang? Â Â
Ketika kamu mengetahui ada seseorang yang sedang ketakutan, tapi kamu tidak bisa berbuat apapun. Itu menyakitkan💔
Pernah selisih paham, sudah saling memaafkan, tapi ternyata kondisinya ga bisa semenyenangkan dulu. Sedih banget sih. Tapi seandainya ada tombol rewind pun kayaknya ga bakal aku pencet juga. Karena dipertemukan dengan orang yang salah juga bukan sebuah kesalahan yang harus diperbaiki.
Apa boleh aku memintanya pada semesta?

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Dia selalu membuatku merasa baik, bahkan di waktu terburuk sekalipun.
Di sini sepi bgt aslii, seru sih tapiii kayak aneh aja gitu soalnya blm terbiasaa wkwk
Entah kenapa mulai merasa gak nyaman untuk memposting sesuatu di sosial media yang banyak terhubung dengan teman-teman di kehidupan nyata. Mungkin fase kali ya. Meskipun di sini aku juga menggunakan akun asli, tapi di sini aku seperti sembunyi dari mereka semua. Aku bebas menulis, bercerita, berpendapat tanpa harus memikirkan apa penilaian mereka. Dan itu semua menyenangkan wkwk
Yang aku punya adalah tuan tanpa nama yang tidak akan pernah aku beri nama. Namun sosok yang sama itu sebenarnya memiliki nama bagi orang lain. Lantas akankah yang tidak bernama akan bisa terus bersama?
#isnote #TuanTanpaNama
Sebenarnya sinyal itu menandakan kamu mau aku atau sebenarnya itu bukan sebuah sinyal?

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Kita bertemu secara tidak sengaja. Hal ajaib yang tanpa sadar kamu lakukan adalah kamu membuatku ingin merawat sebuah rasa senang.
Rasa senang di sela tangis.
Rasa senang yang mampu menggantikan sepi.
Rasa senang yang hanya bisa hadir jika tentang dirimu.
Sebenarnya aku sering melibatkan dirimu dalam semestaku yang hening dan kelabu. Kamu akan menjelma bising sekaligus warna untuk keseimbangan semestaku yang sederhana. Tapi aku paham bahwa rasa senang juga sesuatu yang sangat menakutkan. Sebab sepertinya pada kalimat ini aku harus membuat sebuah kata pamit.
Aku mungkin tidak akan melibatkanmu lagi dalam semestaku.
Aku akan mencoba menikmati rasa sedih dan berpeluk sepi.
Tapi maaf karena aku tidak akan pernah melepas doaku untukmu, agar senantiasa kamu sehat dan bahagia.
Kita tidak terikat dan tidak akan pernah.
Kamu adalah rumit yang aku buat sendiri dalam imajinasi.
Satu rasa yang tanpa arah ini telah begitu lancang membuat sebuah ruang kecil untuk dirimu.
Tidak, kamu tidak harus singgah. Aku hanya memberitahu bahwa akan tetap ada sebuah "pulang" untuk dirimu, meski hanya dalam imajinasiku.
Kini aku harus melepas apa yang tidak pernah aku genggam.
Kini aku harus menjauh tanpa pernah dekat.
Kini aku harus melupakan padahal tidak ada memori bersama dengan dirimu.
Aku namakan ini sebuah kisah konyol, yang bermula dari layar gawai hingga imajinasi terbentuk dengan sangat piawai.
Pada kalimat ini aku melepaskanmu.
#isnote
(Ditulis ketika Bulan Agustus)
Halo Agustus !
Aku kembali merangkai kata lagi, sebab pemicunya tiba-tiba menghubungiku. Tapi aku tidak tahu, apakah kali ini ia masih tetap mampir atau setuju menetap. Aku pernah bersikeras menyuruhnya tinggal, tapi ia malah terlepas dari genggaman.
Agustus, aku ingin mengeluh.
Ia selalu datang tiba-tiba dan pergi tanpa aba-aba. Tapi aku masih saja menerima meskipun sangat lelah. Pernah aku mengabaikan, lalu menyesal berbulan-bulan.
Agustus, aku harus bagaimana?
Aku ingin melepas, tapi hatiku ingin mengikatnya erat-erat. Aku ingin berhenti, tapi setiap kata-katanya bisa membuatku yakin kembali.
Agustus, ini tahun ke-7.
Dan jika memang ia orang yang tepat, kita seharusnya bersama di tahun pertama bukan?