Dulu, tiap ngobrol sama orang dan ditanya perkara IT dan saya nggak ngerti, saya langsung insecure dan mengalihkan pembicaraan. Saya malu kalau orang ngelihat inkompetensi saya.
Sejak saya memutuskan mulai hidup minimalis, tiap melakukan kegiatan, saya selalu bertanya ke diri sendiri:
"Inikah yang beneran pengen kamu lakukan? Inikah yang kamu tuju?"
Kalau enggak, saya langsung say no. Enggak saya lakukan. Ternyata hal tersebut membawa perubahan banyak. Saya jadi belajar memahami pikiran mana yang perlu diikuti dan mana yang tidak. Ketakutan mana yang perlu direspon dan yang tidak.
Sekarang, tiap ada orang nanya tentang hal yang tidak saya tahu, saya jujur bilang nggak tau. Nggak tau satu hal nggak langsung membuat kita menjadi inkompeten. Satu disiplin ilmu itu luas dan punya banyak sub bidang. Mengakui untuk tidak menguasai sub bidang tertentu bukan hal dosa dan nggak perlu dipikirkan terlalu dalam. Cukup pelajari apa yang kita suka, sedikit demi sedikit.
Ada masanya kehidupan saya berjalan begitu cepat sampai tidak sempat memperhatikan sekitar. Ada juga masanya kehidupan saya berjalan dengan sangat lambat sehingga saya harus menjalani satu kegiatan berkali-kali.
Awalnya saya mengira bahwa saya akan sangat bosan. Ternyata enggak juga. Menjalani satu kegiatan berkali-kali dengan mindfull akan membuat kita menemukan sisi lain dari hal yang kita kerjakan.
Kita hadapi segala ritme hidup, dalam cepatnya atau dalam lambatnya. Skill itu bertambah sedikit demi sedikit ketika kita telaten menjalani kegiatan yang sama berjam-jam.