have you ever dreamt about someone you know but you never really have any interaction with and suddenly you have a huge crush on them?
styofa doing anything

Discoholic 🪩

noise dept.

oozey mess

⁂
TVSTRANGERTHINGS
hello vonnie

blake kathryn
art blog(derogatory)
Sweet Seals For You, Always
i don't do bad sauce passes

pixel skylines


JBB: An Artblog!

shark vs the universe
DEAR READER
I'd rather be in outer space 🛸
Aqua Utopia|海の底で記憶を紡ぐ

#extradirty
seen from United States
seen from United States

seen from United Kingdom

seen from France
seen from United Kingdom
seen from United Kingdom
seen from United Kingdom
seen from United Kingdom
seen from New Zealand

seen from United States
seen from United States

seen from Malaysia
seen from Malaysia
seen from United Kingdom
seen from Netherlands

seen from United States

seen from Canada
seen from United States
seen from Algeria

seen from Malaysia
@gingeress
have you ever dreamt about someone you know but you never really have any interaction with and suddenly you have a huge crush on them?

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Dulu, ada waktu dimana tubuhku—menggunakan istilah sendiri—sangat reaktif sama emosi negatif. Sedih sedikit, ujungnya sesak lalu mual lalu memuntahkan apa aja yang habis dimakan. Campurkan maag kronis dan kondisi badan kurus kering, ndekemlah aku di rumah sakit. Aku seperti tunangan sama obat mual dan asam lambung. Padahal tahu persis penawarnya ada di seksi yang berbeda. Sejak kapan lara pikir obate ranitidine?
Nggak usah berpanjang cerita karena jujur masih emosional kalau mengingat-ingat. Singkatnya, bocah lara pikir tapi nggak kunjung mau sembuh ini akhirnya pelan-pelan kembali ke trek larinya. Ibarat kata, dia lanjut marathon setelah semaput berdarah-darah tapi menolak disembuhkan oleh sie kesehatan. Apa, sih, maunya?
Maunya satu; biar aja lukanya sembuh sendiri. Jadi koreng juga bodo amat. Aku mau lari lagi.
Bukannya si luka sembuh, aku malah jadi takut lari. Pelari opo iki....
Akhirnya dia nyerah dan cari bantuan (yang gratis, tentu aja dia sakit dan pokel). Dipetiknya dua petuah paling berbekas; kamu takut marathon, maka proyeksikan jaraknya di lintasan lari UNS (plis iyain aja analogi ini). Nggak ada inspiratif-inspiratifnya sama sekali. Tapi kalau aku boleh bilang padamu, pelari yang sedang lomba di tracknya sendiri, sekali lagi, trackmu sendiri; jangan pernah kecut hati.
Salamku,
Indy, yang sembuh tapi tipis-tipis
19/09/20
“Isn’t it funny how day by day nothing changes, but when you look back, everything is different.”
— C.S. Lewis
"Ketika dunia tak berpihak padamu, berbaik sangkalah kepada Allah, bahwa Allah inginkan hisab yang mudah untukmu"
Kapan terakhir kali kamu menikmati sholatmu? Tanpa terburu-buru dan pikiran yang menjelajah dunia padahal raga sedang dihadapan Tuhan. Kapan terakhir kali kamu menangis dalam sholatmu? Yang dulu pernah dan sering menetes air mata karena tau hanya Dia yang mampu, yang kini berubah dengan semakin bertambahnya usia, semakin kenal manusia malah semakin menaruh harap padanya.
Hanya sedikit tulisan untuk diri saya sendiri, saat teman dan kakak tingkat satu persatu Allah panggil, dan saya menunggu giliran. Seberapa ibadahnya saya hanya diri sendiri dan Allah yang tahu, seberapa ikhlas beramal dan bersedekah hanya diri sendiri dari Allah yang tahu.
Semoga Allah berikan istiqomahnya dan keberkahannya, yang dulu sempat mudah mendekatkan diri pada-Nya namun kini susah untuk khusyu' meminta pada-Nya.
@jndmmsyhd

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Pra-sang-ka
Banyak dari kita diisi dengan prasangka.
Contoh, ada teman yang mendapatkan nikmat. Mungkin dari kita merasa iri dan inginnya kita yang mendapatkannya atau inginnya kita yang berada diatasnya. Dan akhirnya, menumpuk segudang prasangka. Prasangka kepada teman, juga kepada Allah.
Hati-hati.
Hati-hati dengan prasangka, hati-hati dengan bisikan syaithan.
Ucapkan saja "Barakallah", doakan saja temanmu. Toh, kita tidak akan pernah merugi dengan satu kata itu.
Malaikat saja mengaamiinkan doamu, "Semoga keberkahan juga untukmu".
Yuk beningkan prasangka kita
"Waktu laksana pedang. Jika engkau tidak menggunakannya, maka ia yang malah akan menebasmu. Dan dirimu jika tidak tersibukkan dalam kebaikan, pasti akan tersibukkan dalam yang sia-sia"
Perkataan Imam Syafi'i dalam Al jawaabul Kaafi karya Ibnul Qayyim
Berjuang Melawan Nafsu.
"Kekuatan yang paling besar yaitu ketika seorang hamba mampu menundukan hawa nafsunya"
Nafsu dalam Al Qur'an ada tiga,
1. Nafsu muthmainnah (jiwa yang tenang), yaitu selalu tenang dalam kebaikan. Yang selalu menyerahkan segala urusnnya kepada Allah.
(یَـٰۤأَیَّتُهَا ٱلنَّفۡسُ ٱلۡمُطۡمَىِٕنَّةُ ٱرۡجِعِیۤ إِلَىٰ رَبِّكِ رَاضِیَةࣰ مَّرۡضِیَّةࣰ). [سورة الفجر 27 - 28]
Wahai jiwa yang tenang! Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang ridha dan diridhai-Nya.
Jiwa muthmainnah yaitu jiwa yang setiap kali kesempitan menghampirinya, ia tak akan bergantung pada satupun makhluk di atas muka bumi, tapi segera mengembalikan kepada Pemilik segala urusan.
2. Nafsu Lawwamah (jiwa yang selalu menyesali dirinya)
(وَلَاۤ أُقۡسِمُ بِٱلنَّفۡسِ ٱللَّوَّامَةِ). [سورة القيامة 2]
dan aku bersumpah demi jiwa yang selalu menyesali (dirinya sendiri).
نفس لوامة
Yaitu jiwa yang akan terus menyesali dan mencela dirinya sendiri. Mengapa? Karna tak adanya keistiqamahan dalam kehidupannya.
3. Nafsu Ammaarah bissuu'. (Jiwa yang selalu condong pada keburukan)
(۞ وَمَاۤ أُبَرِّئُ نَفۡسِیۤۚ إِنَّ ٱلنَّفۡسَ لَأَمَّارَةُۢ بِٱلسُّوۤءِ إِلَّا مَا رَحِمَ رَبِّیۤۚ إِنَّ رَبِّی غَفُورࣱ رَّحِیمࣱ). [سورة يوسف 53]
Dan aku tidak (menyatakan) diriku bebas (dari kesalahan), karena sesungguhnya nafsu itu selalu mendorong kepada kejahatan, kecuali (nafsu) yang diberi rahmat oleh Tuhanku. Sesungguhnya Tuhanku Maha Pengampun, Maha Penyayang.
نفس أمارة بالسوء
Digunakan istilah أمارة yaitu bentuk kata bermakna terus menerus atau berulang, artinya bukan hanya sekali namun terjadi terus..terus.. Dan terus menerus terjadi..
Ibn Hazm rahimahullah , Sports of Nafs (fighting and training) is harder then taming lions.
Malik Ibn Dinar rahimahullah, May God bless the person who controls her self and blame her, and reminds her of God and worship.
Maka dari itu, kitapun harus berusaha melawan hawa nafsu, terutama yang condong terhadap kemungkaran dan terlelap dengan kehidupan dunia.
Sebagaiman yang dikatakan oleh Imam Sufyan Ats-tsauri rahimahullah, jihad yang paling berat itu adalah jihad Nafs.
Jihad nafs ada 4 tahap:
Berjuang dalam mempelajari agamanya. Karna hal inilah yang akan membawanya kebahagiaan dunia dan kerugian akhirat.
Berjuang setelah menuntut ilmu, yaitu mengamalkannya. Betapa banyak orang-orang yang mempelajari ilmu ini, namun hanya sedikit yg mampu mengamalkan apa yang ia pelajari. Bukankah menghafal ilmu (Al Qur'an) itu sulit butuh perjuangan? Terlebih dalam mengamalkannya. Bagaimn para sahabat tak beranjak dari 10 ayat sampai mereka mengamalkannya.
Berjuang dalam mendakwahkannya. Hingga ia tak tergolong orang-orang yang menyembunyikan ilmunya.
Setelah semuanya, maka ia harus berjuang dalam bersabar di dalamnya. Bukankah setelah semuanya ia harus bertahan diatas keistiqamahan? Maka tingkatkan kesabaran!!
Jika semua telah dilakukan jangan pernah lupa untuk berdoa kepada Allah ﷻ, untuk sentiasa menjauh kita dari keburukan diri kita sendiri serta berlindung kepada Allah dari godaan syaiton.
🕋Ustadzahty ummu Mu'adz حفظها الله - telah diterjemahkan- ( Dikutip secara makna dengan beberapa tambahan).
Salah satu cara lainnya dalam menundukkan hawa nafsu kita terhadap dunia yaitu dengan memperbanyak puasa sunnah, الحمد لله الذبنعمته تتم الصالحات hasil dari sidang isbat telah ditetapkannya besok memasuki hari pertama dibulan Dzulhijjah.
Dimana 10 hari pertama merupakan hari yang istimewa dijelaskan pada surah Al-Fajr:2 "demi malam yang 10" dimaksud oleh para ulama adalah untuk hari 10 diawal bulan Dzulhijjah.
Pada bulan Dzulhijjah pahala dilipat gandakan begitu juga dengan dosa, maka dari itu kita dianjurkan untuk memperbanyak puasa sunnah (khususnya puasa dihari Arofah, Rasulullah ﷺ bersabda, puasa arofah dapat menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang. "berarti menghapus dosa 2 tahun"), berdzikir & bertakbir, beramal sholeh, berhaji, memperbanyak baca Al-Quran serta bertaubat kepada Allah ﷻ
Semoga Allah dapat menundukkan hawa nafsu kita dan kitapun berusaha melawannya terutama dibulan Dzulhijjah, Rasulullah ﷺ bersabda, tidak ada amal sholeh yang paling dicintai Allah daripada sepuluh hari ini". HR. Bukhari
Semoga Allah mudahkan kita untuk melakukan hal-hal yang Allah cintai pada hari-hari 10 bulan Dzulhijjah. اللهم آمين
والله علم بالصواب، بارك الله فيك..
Selalu menyesal.
Seharusnya banyak yang ingin disampaikan tapi selalu terlewat :(( akhirnya nyesel sendiri.
Selalu begitu.
Kenapa sih?
You can have the thing they called as a home, but all you want to do is going away.
Barusan menyempatkan menggulir tulisan tetangga-tetangga di in your orbit-nya Tumblr. Mungkin ada lebih dari sepuluh kali gue menemukan kalimat-kalimat seperti:
"kamu adalah rumah"
"rasanya seperti pulang ke rumah"
"aku ingin menjadi rumahmu"
dan semacamnya.
It got me thinking; apa itu rumah?
Gue pernah dapet pasien, ke UGD dengan keluhan mual, muntah, lemes, pusing. Klasik. Pasiennya seorang ibu, yang datang diantar suami dan anaknya yang masih kecil. Waktu gue samperin buat anamnesis, setiap kali gue bertanya, yang berusaha menjawab adalah suaminya. Ya atuh padahal kan yang sakit istrinya. Untunglah gue punya alasan menyingkirkan suaminya dari situ, yaitu dengan meminta beliau mendaftarkan istrinya, lalu menunggu di lobby karena nggabole bawa masuk anak kecil.
Setelah sesi pemeriksaan yang ternyata membuat gue tidak menemukan apa-apa alias si pasien sepertinya baik-baik saja, gue mencoba mengulangi anamnesis ke pasien. I finally knew, she's fine. She just needed an escape, a very short escape, from her home, from her family. Karena dia tau, di UGD, dia bisa sendirian sebentar aja.
Akhirnya gue biarkan dia di bed pasien, mumpung UGD saat itu juga ngga rame-rame banget. Gue tutup tirai di sekitar bed nya, dan gue bilang ke perawat-perawat untuk ngga masuk ke bed itu, supaya si pasien bisa mendapatkan apa yang dia mau.
Sekitar hampir dua jam kemudian, dia manggil gue. Pas gue samperin, sambil berkaca-kaca, dia bilang:
"dok, saya boleh peluk dokter?"
-
Ladies and gentlemen, what does it require to be a home?
Is it a family? Is it a mom or a dad or some cute siblings? Is it a lovely partner? Is it a playful pet? Is it a decorated space? Is it a warm blanket or a plate of hot soup?
Is it actually a kinda place? Semacam tempat berlindung dari panas dan hujan--well why dont we make it this simple. Ya jadi salah satu kebutuhan primer aja setelah sandang dan pangan. Nggaperlu ribet diromantisasi.
Oke, katakanlah ada makna konotasi dari rumah; yaitu sebagai sebuah perasaan, sebuah atmosfir, sebuah rangkuman dari emosi senang, tenang, tenteram, damai. But hey, does a feeling last forever? Can we change our definition of being home? What happened to the previous home after we find the new home? What does it call now? An ex-home?
Is it still a home, if you cry and sob there for days and nights? Is it still a home, if you're degraded and intimidated? Is it still a home, if you're turned into someone you hate? Is it still a home, if all you want to do is going far away from it?
Lo bisa aja nggapunya rumah (dalam makna konotasi), dan lo tetap baik-baik aja. Lo bisa aja punya, tapi lo kesiksa.
They said, home is a place for you to come back, from wherever you've gone.
Alah, basi.
Kalo dalam setahun ada 365 hari, lalu 362-nya dihabiskan di berbagai tempat, 3 harinya di tempat yang disebut rumah, then what makes it difference from a hotel?
Ya tapi kan balik-baliknya kesitu lagi, kak!
How many bolak-balik should it takes to make it officially a home, hm?
Kalo gue balik-baliknya lagi ke tempat x, padahal gue merasa lebih aman dan nyaman di tempat y, terus rumah gue yang x, gitu? Gimana kalo gue nggapunya pilihan untuk sering-sering ke y karena biaya atau waktu atau kesempatan? Gimana kalo gue terpaksa balik ke x karena tuntutan ini dan itu yang gue ngga ikhlas sama sekali ngejalaninnya?
Pandemi ini mengingatkan kembali betapa racunnya sebagian besar tempat yang disebut rumah itu. Orang-orang yang mau nggamau harus berdiam di rumah, jadi nggapunya alasan buat lari, buat kabur. Apalagi bagi mereka yang terjebak serumah bersama orang-orang toxic nan abusive berkedok pasangan/orang tua/saudara kandung. For some of you, family could mean a home, but for some of them; it's the lowest level of hell.
Kata temen gue yang nyokapnya kerja di pengadilan agama, sejak new normal dan pengadilan dibuka, kasus-kasus perceraian membludak. Tanya kenapa?
Well, you can have a home. You may find your kind of home. Whatever. Do it your way. But you know what? It doesn't have to be your one and only. It doesn't need to be your forever and always. You can have a home and you want to go away from it. You can be homeless but proud and settled. You can be forever singgah dari rumah ke rumah, pindah berkala kayak kata Hindia, and you'll still survive this absurd world. Life is too wild to be tied by common definition. Define your own, or not.
You can be your own family. Your own mom and dad and cute sibling. Your own lovely partner. Your own playful pet. Your ow decorated space. Your own warm blanket and plate of hot soup.
You can be your own definition of a home.
If you haven't found one, that's okay. That's not the end,
yet.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
spoiler (again) for my lil-eps of TMIUD22!
Dimana letak keberanian mu sekarang? Dimana letak keyakinan mu sekarang? DImana letak hati dan pikiranmu sekarang? Dan dimana letak mimpi mu sekarang? Disini kah? Atau masih beberapa ribu kilometer lagi?
Apakah kamu akan terus berjalan seperti ini? Dengan langkah yang selalu seperti ini? Terus melambat seperti ini?
Terbuai dengan omong kosong yang berteriak di kolong pikiranmu Terlena dengan semua khayalan yang mempermainkan perasaanmu Hingga akhirnya seluruh anggota tubuhmu yang terlihat “sehat” itu seperti lumpuh. Lumpuh. Setiap hari hanya bergerak berdasar angin Tanpa arah Mengalir Tanpa tahu letak hilir
Lalu apa arti ribuan mimpi-mimpimu ? Apa makna doa yang kamu sebut bertubi-tubi?
Kalau kamu masih seperti ini, Apakah kamu layak memimpikan mimpi mu itu? Mimpi yang kamu dengung-dengung kan ke sana kemari? Layak kah?
Apakah kamu layak untuk merasa iri dengan teman-teman mu yang punya nyali untuk mimpinya? Apakah kamu masih layak untuk merasa kesal dengan teman-temanmu yang ambis dengan mimpinya?
Tidak.
Kamu bahkan jauh di bawah mereka. Kamu memilih pergi dengan mimpi kosong mu Mimpi kosong yang menjauhkan dengan mimpi besarmu Lagi-lagi terlena
Sampai kapan kamu mau pergi? Berkelana dengan sepi? Terkurung dalam kosongnya opini
Kembali Kembalilah berambisi Dengan mimpi-mimpi mu Jangan biarkan mereka layu Jangan biarkan mereka tertutupi opini kosongmu
Bangkitlah Larilah Bernapaslah.
Lepaskan seluruh gelapmu. Bergeraklah dari titik masa lalumu Dunia berubah Sudah berubah Bergeraklah Kamu tidak layak berdiri di titik lalumu Bergeraklah Mimpimu semakin layu Jangan biarkan mereka mati karena hitammu
Bercahayalah seperti dulu Bermimpilah seperti dulu Berlarilah seperti dulu Bernapaslah seperti dulu Kembalilah seperti kamu yang dulu Ta.
Jika hitam merenggut cahayamu hingga menyisakan satu titik. Biarkan. Satu titik cahayamu akan menuntunmu kembali bersinar. Jangan hanyut dalam hitammu. Berjuanglah dengan setitik cahayamu.
Ta, kamu masih bersinar. Selalu bersinar. Berjuanglah. Aku mendoakanmu. Mimpi dan cita mu.
Berjuanglah. Aku mencintaimu.
Lamongan, 25 Maret 2018 Untuk pejuang mimpi yang aku rindukan Dari aku yang merindukan sisi ambismu. Kembalilah berjuang!
is this what u wrote in LS while u gabut all the time, Ta? whoaa Daebak
Yang menyakitkan adalah ketika kita tidak memahami hakikat hidup ini. kita berjalan dan hanya berjalan saja tanpa tau kemana arah hidup kita nantinya. yang menyedihkan adalah ketika kita merasa benar, padahal jalan yang kita tempuh adalah sebuah jalan yang salah. lalu pada bagian ini, seringnya kita lelah dan hanya berjalan tanpa mau belajar mengapa perjalanan yang kita tempuh begitu melelahkan.
yang membuat sedih sesungguhnya adalah perjalanan kita yang begitu hampa, hakikat hidup kita tidak mengetahuinya dengan baik. seringnya arus mengalahkan prinsip hidup kita. demikianlah, jika dunia yang dituju. lelah dan berujung kalah yang kita rasa.
maka pada titian kita hari ini, cobalah untuk menelaah kembali. seberapa jauh perjalanan yang telah kita lalui yang membuat begitu lelah diri kita. seberapa banyak keputusan yang sudah kita tetapkan yang membuat diri kita banyak menyesalinya.
Allaah, jauh sebelum hari ini, diri ini pun berkali-kali lelah dan ingin sekali menyerah. atas kebaikan dan rahmatMu, Engkau menolong diri ini sekali lagi, dan sekali lagi. maka jangan birkan diri ini kalah. jangan biarkan diri ini lelah dan berhenti untuk melangkah. dan harapan terbaik dari seorang hamba adalah berjalan dijalanMu, berjalan menuju ampunanMu.
pada senarai rindu menuliskan nasihat…
The storm doesn’t last.
The storm can come anytime,
but it won’t be forever.
Soon, the sun is going to rise again
The storm will disappear
and so will the fog.
giving us a chance to wake up again,
to pursue the day.
To pursue the dreams.
Atas segala kekecewaan, kepedihan, dan kesedihan yang pernah datang,
Terima kasih
Surakarta, 1 Juni 2020
Minimal sekali seumur hidup kamu akan dipertemukan oleh orang-orang yang membuatmu terbentur, terbentur lalu terbentuk.
Yang membuatmu tertatih, tertatih lalu terlatih.
Hingga menjdi versi terbaik kamu suatu saat nanti :)
Logika Terbalik
"Menurutmu, kalau aku ingin kuliah lagi dengan alasan 'suka' dengan ilmunya, apakah itu cukup?"
"Ya.. Nggak papa kalau memang suka."
"Tapi kuliah S2 itu beda sama spesialis. Kalau spesialis, setelah residensi dan lulus itu akan menjadi profesimu. Sementara lulus magister di kedokteran, belum tentu nantinya akan terpakai untuk sebuah profesi. Mungkin bisa jadi dosen, tapi kalau tinggal di tempat yg nggak ada univnya, juga nggak bisa."
"Sek kayaknya logikamu terbalik."
"Eh, terbalik gimana?"
"Kalau kamu tanya Kyai Cholil, beliau akan bilang, 'Pekerjaan itu akan mengikuti ilmu, bukan ilmu yang mengikuti pekerjaan'. Kalau kamu punya suatu bidang ilmu, entah bagaimana nanti, bisa saja dibutuhkan.".
Aku jadi malu karena sudah lupa konsep itu. Konsep seorang pembelajar, bukan seorang pencari kerja.
Terimakasih, untuk remindernya. Manusia memang perlu banyak diingatkan, betapa pun banyak ilmu yang sudah diterima, tetap saja berpotensi lupa.
Dan kalimat itu,
"Pekerjaan mengikuti ilmu, bukan ilmu mengikuti pekerjaan."
berhasil meneguhkanku sore kemarin.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
The Reflection
What is the difference between you and yourself 365 days ago?
Does time really makes you better? Do all the struggles make you a stronger being? Does aging makes you a wiser human?
If not, where have you been all those times? What have you done?
╰(^3^)╯
Surakarta, 25 Mei 2020
23's
Healthier lifestyle; more exercise, more veggie less fastfood, water water water.
_
More stable mental state; less rage, more relax, stress-free, and if you can’t tell people whats bothering you try to write it down.
_
Being closer to god; remember He knows best and He always be in your side so try to obey everything He ordered.
_
Gain more independency; you are an adult now, try to take care of yourself more and please think about the long term consequences of your action.
_
Saving more; living a minimalist, marie kondo-style, if its not sparks joy then throw it away. And saving is for the sake of your own future.