Bee.. Ketidaksempurnaan yang Menggenapkan
Aku percaya bahwa manusia diciptakan dengan celah. Dia berupa ruang-ruang kecil yang membuat kita merasa kurang, goyah, dan kadang tak yakin pada diri sendiri. Dan di antara ketidaksempurnaan yang kupunya, kamu datang sebagai seseorang yang tidak menambalnya dan tidak pula berusaha mengubahnya, tetapi justru merangkulnya sebagai bagian paling alami dari diriku.
Kita berdua tahu bahwa hubungan ini bukan tentang menjadi sempurna. Bukan tentang selalu benar, selalu kuat, atau selalu bisa membuat segalanya mudah. Kita sering berselisih, tersinggung oleh hal kecil, merasa lelah oleh dunia, dan sesekali menjauh karena takut saling melukai. Namun dari semua itu, aku mengerti bahwa kamu tak pernah memintaku menjadi seseorang selain diriku sendiri.
Dan di antara semua kekurangan yang terkadang membuatmu menunduk dan merasa tak cukup, aku justru menemukan alasan untuk semakin dekat. Karena di balik segala ketidaksempurnaan itu, aku melihat ketulusan, keberanian untuk terus bertahan, dan cinta yang tak selalu riuh namun selalu ada. Cinta yang tidak pergi meski keadaan jauh dari sempurna, yang tetap menetap meski kabut dan badai membuat segalanya tampak kabur.
Kita mungkin dua manusia yang rapuh, tapi ketika kita berdampingan, kita menjadi lebih utuh. Kamu menggenapkanku bukan dengan sempurnamu, tapi lewat cara kamu menerima semua bagian diriku yang tak selalu mudah. Lewat cara kamu memahamiku, bahkan bersedia tinggal di sisiku dan menghadapi luka-lukaku. Kamu tak pergi ketika keheningan menyelimutiku. Kamu menggenggam tanganku dan menemaniku menata ulang diriku yang sempat berserakan tanpa arah.
Jika selama ini kita mengira cinta tumbuh dari keindahan, kamu justru menunjukkan bahwa cinta bisa tumbuh dari luka-luka kecil yang disembuhkan bersama. Kamu menunjukkan bahwa cinta bukan tentang menjadi sempurna, melainkan tentang keberanian untuk saling membuka diri, meski itu berarti memperlihatkan sisi paling rapuh yang kita punya.
Dan mungkin memang begitulah kita ditakdirkan: dua hati yang tak sempurna, saling melengkapi di sisi-sisi yang paling rapuh. Dua jiwa yang tak selalu kuat, namun tetap memilih satu sama lain. Kita adalah dua manusia dengan luka masing-masing, dengan cerita-cerita yang berliku, dan dengan masa lalu yang terkadang masih menyisakan bayangan. Tetapi kita tetap memilih untuk berjalan berdampingan, meski semuanya tidak selalu mudah.
Bee… kamu tidak hadir untuk menyempurnakan hidupku, namun kamu mampu menggenapkan. Dengan cara yang sederhana, yang tak pernah memaksa. Aku bersyukur bahwa dari semua ketidaksempurnaan yang kita bawa, cinta ini tetap menemukan jalannya.
:Happy Anniversary Sayang..