Dikarnakan liat fyp cinta subuh, ada yang menarik untuk dibahas di tumblr...
Kelak perempuan akan diberatkan pada 2 pilihan yaitu :
Menunggu lelaki yg kamu cintai melamarmu. Atau
Menerima lamaran lelaki yg mencintaimu.
Pernah ada diposisi ini dulu, lagi diposisi menunggu seseorang yang aku cintai namun ada yang langsung berniat serius denganku, katakanlah dia teman sekantorku dengan jabatan manager di divisi lain.
Entahlah saat itu aku masih berat untuk memilih kisah yang baru, dimana aku sudah jalani dengan yang lama walau tanpa status selama 2 tahun yang masih berproses di masa karirnya, berat rasanya untuk memilih. Akhirnya solat isthikarah dan membuat keputusan, ku beranikan diri untuk menanyakan hal ini kepada pria yang kucintai, dengan alibi aku berpurapura ini adalah cerita temanku dan bagaimana ia menanggapinya dan ia akan memilih yg mana?, ia dengan entengnya menjawab "yg bisa menjawab ini semua cmn temen km, hati teman km yg tau jawab terbaiknya", tak lama dr ku bercerita ttg hal itu, ternyata ia bercerita kepada sahabatku dan menceritakan permasalahan kami,
Akhirnya sahabatku bercerita ttg dirinya dan menceritakan permasalahan kami dan solusi pda saat itu, dan sahabatku menyampaikan ia menunggu ku untuk menghubunginya lg, dari situ aku langsung menjawab "yaAllah mungkin ini jawaban dari solat isthikarahku", entahlah saat kami lost kontak saya sedang rajinrajinnya untuk solat tahajud dan selalu menyebut namanya dengan kata "engkau yang maha membolakbalikan hati" tp semua ini terjadi akan kehendakNya (dan semua ini titipan Allah ππ») entah pria pertama yg aku terima atau pria kedua yg sedang menungguku
Akhirnya ku beranikan diri untuk menghubungi pria lama, dari sana kami bertemu dan memulai pembicaraan yang cukup serius serta solusi permasalan kami selama sebulan kami lost kontak, ia bahkan berkata "Ini semua terserah padamu, kalau memang km lebih memilih untuk masa depan yg pasti, karir yang pasti pilihlah dia, tp kalau km mau menungguku aku dengan senangnya untuk menerimamu dan berjalan bersama"
MasyaAllah dari sana dan dari matanya ku lihat kepasrahan dia untuk hal ini, rasanya gk tega π₯Ί, namanya jg perasaan gk bisa bohong walau rasanya berat karena kedua pria ini sangatlah baik dimataku, akhirnya......
Aku memilih dia yang sedang berproses, perasaanku padanya walau kami ada masalah dan lost kontak selama sebulan tidak bisa bohong, aku masih mencintainya πΌ walau mungkin orang lain bilang diusiamu baiknya memilih yang pasti, realistis, dengan segala resiko keluarga yang masih berpandangan karir nomor 2 setelah agama
Tp Qodarullah setelah hal itu terjadi, kami berjalan dan berproses bersama, ada banyak proses yang kulalui dengannya, dari mulai kami usaha bareng, naik turunyya usaha itu, karirku jg naik turun, karir dirinya yang entah sudah berapa kali gagal dalam proses karirnya entah itu psikotes prusahaan 1, wawancara perusahaan 2 sampai interview user perusahaan 3, 4,5,6 sampai akhirnya yg memang ia citacitakan dr dulu menjadi seseorang asn seperti pph mertua ketahuilah ia sudah gagal 3x dengan kegagalan 3 nyaris masuk d tahap 3 (ia rank 43 namun yg diterima 41) dan ke 4xnya Qodarullah diterima setelah kami menikah. MasyaAllah tabarakallah dari cerita untuk perjuangan ini banyak banget kesanku padanya yang terkadang saya selalu mengeluh namun ia selalu positif thinking :'), katakata seperti kenapa Allah seperti ini namun ia selalu memarahi saya jgn ngomong seperti itu, kalau memang rezekiku ia tidak akan kemana-mana, insyaAllah ada waktunya, jawaban di waktu yang tepat tinggal usaha yang lebih dari ini.
Sampai ada dititik kami sudah memutuskan untuk menikah di tahun itu, namun ada permasalahan di kantor dia sampai ku berkata "Gpp kalau km mau mengusahakan tentang karirmu, pernikahannya bisa di tahun depan aja, aku ridha"
"Engga, sesuai dengan rencana awal Aku ingin menikahimu"
dari sana aku nangis, dengan niat ia ingin beribadah dan ridha dengan ketetapanNya, bismillah kami niatkan itu semua
daaaannn Daaaar
Allah memberi kami hadiah yg bertubi-tubi, rencana kami yang ingin diberi hadiah dengan waktu terbaik, kemudian jawaban yang kami tunggu pun terjawab ketika itu, Qodarullah dirinya diterima menjadi ASN citacitanya dari dulu yaAllah mungkin ini hadiah dr engkau untuk dirinya yang sabar :') Jujur dia sabar banget untuk berproses sampai saat ini. Terimakasih ya Allah
Tp hal ini ia selalu mengingatkan, semua ini harus didasarkan ini semua titipan Allah, km, anaknu suamikmu itu semua titipan dunia yang sementara, yahhh dan semua ini kerja keras ini niatkanlah sebagai ibadah, satu hal yang memang belum dijawab sama Allah yaitu jarak yang memisahkan kami, ketika aku menangis ketika saat berpisah denganya ia selalu menjawab "Ada waktunya kita bakal samasama, insyaAllah" yahhh itu yang membuat aku selalu tenang dengan jawabnyya, yang selalu ku syukuri aku bisa dititipkan suamik seperti ini, terimakasih ya Allah.
Untuk teman-teman yang sedang berproses semua berotasi pada rotasinya masing-masing semangat yang masih berproses, dan semangat untuk semua hal-hal yang mungkin menjadi rencanamu namun Allah masih blm memberinya, tetaplah Khusnudzon terhada ketetapaNya, semangat kawan,
semoga tulisan ini bisa bermanfaat untuk yg baca, tolong ambil yg positifnya aja ya tidak bermaksud untuk hal yg lain
bismillahhh semangatsemua ππ»ππ»ππ»β¨β¨β¨β¨










