Potret Akhir Tahun
Tidak semua burung berakhir di dalam kurung sebagaimana tidak semua cerita berakhir bahagia.
we're not kids anymore.

romaā

wallacepolsom
RMH
taylor price
tumblr dot com
Stranger Things
Peter Solarz
Xuebing Du
"I'm Dorothy Gale from Kansas"

izzy's playlists!
official daine visual archive
noise dept.

Kaledo Art
art blog(derogatory)

@theartofmadeline

JVL
I'd rather be in outer space šø

seen from Tunisia

seen from Philippines
seen from Hong Kong SAR China
seen from Algeria

seen from India
seen from Uruguay
seen from Panama
seen from United States

seen from Malaysia

seen from United Kingdom

seen from Germany
seen from Brazil

seen from Germany
seen from United States
seen from Russia

seen from France

seen from Canada
seen from China

seen from United Kingdom
seen from United States
@fathanhanhan
Potret Akhir Tahun
Tidak semua burung berakhir di dalam kurung sebagaimana tidak semua cerita berakhir bahagia.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch ⢠No registration required ⢠HD streaming
Bukan masih dihantui masa lalu, hanya belum ada yang baru
FOSMAR 2016 dan Gunung Puntang bagiku bukan sekedar acara pengaderan dan himpunan. Namun kisah-kisah yang enggan aku ceritakan, cerita yang akan menggambarkan bahwa aku masih dalam keterpurukan
LARA
Aku sedang tidak baik-baik saja, sayang
dan aku ingin kau tahu akan iniĀ
sebab lisan sukar menyampaikan
aku menabur aksara-aksara di pelataran mataĀ
Aku sedang tidak baik-baik saja, sayang
ketika ruang sepi menjadi tempat yang aku kunjungi setiap hari
tunas-tunas benci mengakar tumbuh
pada saat itu aku terbakar keluh
Aku sedang tidak baik-baik saja, sayang
nada-nada yang sempat kita lantunkan bersama
kini hanya meninggalkan noda di telinga
menjelma menjadi sangsakala pengguncang jiwa
Aku akan tetap tidak baik-baik saja, sayang
hingga mata kita saling menatap sejak terjaga hingga terlelap

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch ⢠No registration required ⢠HD streaming
Tunggu, aku hanya perlu jatuh cinta lagi pada selain kau.
Aku Terlalu Serius Mendambakanmu
Tentang hari yang berganti?
Sama saja, meski pagi tanpa mentari.Ā Namamu masih terpatri dalam hati.Ā Menghujam. Menghunus.
Tentang cuaca yang sulit diterka?Ā
Percuma, hujan tak pernah membasahi gersangnya aku tanpamu. Kuyup hanya sebatas pada ubun-ubun kepala.Ā Kemarau pun demikian.Ā Terik surya masih belum bisa menguapkan genangan air mata yang tumpah selama kau tak ada.
.
Aku tak kenal waktu saat mengingikanmu. Disetiap kedip mata-aku perlu kamu. Bahkan ketika terpejam, bayang parasmu hadir sedekat kening dengan guling.
Aku selalu bernafsu melahapmu. semuanya yang aku tatap tanpa kenal rasa kenyang, laksana beruang yang baru keluar kandang.
Jika aku adalah perigi, Isiku tak hanya tirta. Ada genang aksara dan gelora rasa berasmara. aku hanya rela ditimba olehmu saja.
.
Aku lupa pada angka berapa aku jatuh suka. Hanya kisah-kisah memuja dari belukar rahasia yang aku simpan dikepala meski sering tercecer jatuh pada kotak lupa.
Bagiku waktu hanyalah tentang pergantian angka yang itu-itu saja dan kemudian diiringi pertambahan usia. Tidak ada urusan dengan rasa yang ada dibalik arteri dada. Semakin tambah usia maka aku semakin merasa percuma jika harus tua tapi tidak bersama.
.
Tidakkah kau tau? Ketika rindu dari yang lalu menggunung, aku tak berdaya memikul. Hingga aku selalu saja hangus tanpa api, dan karam tanpa air.
Aku selalu ingin kita laksana kornea dan lensa Tak boleh berpisah agar mata tetap pada fungsinya.
Aku mencintaimu dengan sungguh. Meski tidak meriah namun cintaku bukan barang murah. Aku menginginkahmu dengan luka yang sengaja kala sepi hinggap.Ā Menusuk. Remuk.Ā
Aku merindukanmu diluar nalar. Dengan kata yang tak pernah terlontar, tersimpan rapih dalam benak hingga beranak pinak, menjalar merusak kepala.
.
Aku dan kau berada bersama kondor-kondor berkicau minor. Biarpun ada fakta diantara dustanya
Mereka dapat menerka bahwa aku padamu sebegitu cinta. Namun rasa tak pernah bisikan mereka apa-apa. Tentang keresahan memilih jalan, tentang kesulitan menyematkan perhatian, tentang semua yang dirasa akibat aku jatuh suka. Iya, aku jatuh suka. Dan itu sudah berlangsung lama.
Mereka. Mungkin kau juga. Anggap aku selalu bercanda karena banyak tertawaĀ
Tapi, tidakkah kau tau? Tentang hatiĀ Tentang rasa Tentang mendamba Tentang memuja Selera humorku rendah.Ā Aku tak bisa bercanda dengan itu.Ā Ya, aku terlalu serius mencintaimu.
Aku bagai jentayu yang merindukan bulan
.
Apabila nanti kita beruda pergi ke lain sisi Kau ke kanan dan aku kiri Tentram akan selalu memihak padamu.Ā Antrian yang menantimu masih panjang. Jangan pernah kau takut sendiri sebab kau adalah apa yang sepi enggan hampiri.
Biarkan, biarkan aku bergulat dengan derita. Dan aku tak akan pernah menyalahkan langkahmu Juga tak akan menyesal telah mencintaimu. Sejak kau ada dalam hatiku, aku sudah tau memang ini bagianku. Menatap dari jauh Bergumam keluh
Aku ulangi. Aku tidak akan menyalahkan langkahmu dan aku tidak akan menyesal telah mencintaimu. Tidak akan pernah!
.
Aku akan selalu menyimpan fotomu. Foto yang aku ambil tanpa suara kamera. Dan aku akan beritau pada semua yang bertanya bahwa kau adalah yang aku cinta saat dulu. Kemudian hatiku berbisik pada diriku sendiri āhingga kiniā
Sisa hujan meninggalkan basah pada aspal jalan. Seperti aku yang resah pada takdir masa depan
SUA
Hal yang tidak bisa aku lakukan adalah berpura-pura saat mengungkap cinta dengan aksara.
Menuliskan tentang isi yang ada dalam hati memang tak pernah bertepi.
Meski sosok yang didamba selalu sama, namun selalu pula melahirkan kata yang berbeda.
Waktu aka beri tau mana yang lebih dulu antara mata yang lelah membaca kemudian meminta aksara berubah jadi suara agar bisa dicerna oleh telinga.
Atau kaki yang lelah berdiri kemudian meminta lari ke lain hati yang lebih berikan janji-janji.
Maaf, aku lebih suka mempersembahkan satu bait puisi yang sudah jadi daripada memberikan janji yang belum pasti ditepati.
Hanya pada paraghraf cerita aku dan kau bisa bersama. Secepat yang aku harapkan. Selama yang aku inginkan.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch ⢠No registration required ⢠HD streaming
Memo
Maaf, aku datang meski kau tak mengundang
Sudah telanjur
Aku baru saja tiba di halaman depan hatimu
Persilahkan aku masuk
Buka pintunya!
(17 Mei 2016)
KAU ADA-GULITA TIADA
Malam identik dengan gelap. Meski kita sama-sama tau bahwa gelap tak mesti malam dan malam tak mesti gelap. Tentang malam-malam yang gelap? Gulita tak pernah ada saat kau berada di pelupuk mata.
Sudah sejak dulu kau adalah tentram yang buat aku karam. Hal baru adalah kau yang baru tau
Tedjo, seniman & budayawan yang terkenal itu menyadarkan aku tentang paradoks disini. Dalang yang gemar sekali berkataĀ ājancukā itu pernah menulis tentang oksigen yang membuat kita hidup, namun oksigen pula yang membuat kita tua. Pun denganmu. Anggun yang ada pada sosokmu menentramkan aku, namun tentrammu pula yang buat aku karam.
Ternyata selama ini Tuhan membaca tweet-ku, membaca tulisanku di tumblr, membaca statusku di facebook, membaca semua harapku padamu di media sosial yang aku punya. Kejadian tadi, jika aku ceritakan pada kawan satu kostan, itu akan sulit dapat percaya dari mereka.
Saat sedang bersamamu, handphone adalah barang yang tak bergunaĀ
Bukankah jemari yang seharusnya di genggam daripada benda dengan layar 5 inchi?
Kala kita duduk bersama, berdiri dan beranjak pergi adalah aksi yang aku benci.
Ketika kita saling menghadap, aku hanya ingin saling tatap. Tak perlu ada lirik kanan-kiri yang tak miliki artiĀ
Aku tak pernah tau pada pukul berapa kita berjumpa. Durasi kita bertukar suara, saling menatap muka, aku tak pernah tau. Yang aku rasa hanyalah ātidak lamaā. Bagiku, putaran waktu selalu lebih cepat saat kita bertemu. Aku menyangka mungkin waktu cemburu padaku yang sanggup menghadirkanmu. Untuk itu aku ucapkan terimakasih atas keikutsertaanmu membuat waktu cemburu padaku.
Kau tau secangkir kopi milikku di meja itu?
Aku tak mencampurkannya dengan gula. Dua bungkus gula yang diberikan pelayanhanya aku jadikan mainan, bahkan aku tawarkan padamu untuk menjadi benda yang dilempar pada pengunjung lain yang membuat kau kesal.Ā
Bukan karena aku meneguk kopi itu dihadapanmu lantas kopi menjadi manis. Tidak. Pahit pada cangkir kopi itu kentara. Sengaja aku rasa agar aku tidak terlena. Wajahmu melukiskan bahagia, pahit kopi melukiskan derita. Aku imbangi itu agar aku tidak lupa tentang polaritas di dunia,Ā
Damba tak hanya hayal belaka, ia lahir jadi nyata
Berjumpa tanpa tiba-tiba
Berjumpa sesuai aba-aba
Pertemuan yang disengaja
Janji yang disepakati bersama tanpa ada campur tangan HIMA
Aku suka
ya, aku suka !
Kita berkelakar diluar nalar. Kau tertawa, tersenyum, bercerita sambil kedua tanganmu menopang pipi yang jelita. Aku ingat itu sungguh terperinci. Hingga tahi lalat di bawah pergelangan tangan kananmu, aku tak mau lupa. Banyak lagi yang aku ingat. Sungguh teramat banyak. KauĀ melambaikan tangan saat aku mencarimu dari balik kaca, gestur terkejut saat air minum muncrat dari sedotan, memanggil aku dengan menyebut namaku dan kemudian kau ulangi dengan sebutan akang, ah sudahlah. Tak perlu semua aku ceritakan lewat aksara.
Ketika kita sedang saling bergantian mendengarkan cerita, kemudian pelayan toko memadamkan lampu selasar tempat kita berada. kemudian sorot lampu jalan menjadi nampak tegas dan ketika aku memandangmu ternyata lebih menyala. Malam ini terang. Sungguh terang. Gulita tiada jika kau ada.
Waktu pulang pun tiba, menahanmu untuk tetap duduk bersama bukan kuasa. Pria macam apa aku yang tega membiarkanmu pulang sendirian meskipun kau membawa kendaraan. Sepanjang perjalanan pulang, aku mengikutimu dari belakang. Aku lakukan itu sebab aku tak ingin merasa cemas disepanjang jalan pulang. Mengikutimu dari belakang itu mengasyikan, seolah aku benar-benar mengejarmu. Tak mau ada motor lain yang berada dibelakang motormu selain aku. Ban depan motorku tak lebih dari 5 meter dari ban belakang motormu, hingga aku bisa melihat spion kiri motormu yang menggambarkan wajahmu. Itu yang membuat aku selalu tertawa ketika mengikutimu. Aku haturkan terimakasih banyak teruntuk spion kiri.
Kau masuk gang menuju kostan, aku memutar arah pulang. Aku memacu gas sesuai kehendakku, tak adalagi yang harus diikuti, tak ada lagi pengendara motor yang mengenakan jaket dengan tulisan ālebanonā dibelakangnya, tak ada lagi spion kiri yang memberikan cahaya jelita.
Setibanya aku, aku rebahan. Bahagia dan kemudian terlelap tawa.
Aku tak ingin banyak berucap terima kasih, sebab aku mau lagi.
Berkelakar, bercerita, berbagi susah, sepah, kesah, atau bahkan hanya berdiam diri saja. Asalkan bersama.
Bukan soal makanan yang terhidang di piring, tapi pertemuan yang membasahi jiwa yang kering
Bukan juga minuman yang ada dalam cangkir, tapi perjumpaan yang membuat jiwa terukir
Bukan list menu yang ditawarkan pramusaji, tapi tatap muka yang menghancurkan bongkah sepi
CR(az)Y
Aku tanah basah yang mengering setelah kau laluiĀ
Jejak ini abadi tanpa kau sadari
Noda di kaki bisa kau bersihkan dengan air di telaga nantiĀ
Adil memang tah mesti sama
Begitupun lara, biarkan jadi bagianku saja
Hal yang tidak bisa aku lakukan adalah berpura-pura saat mengungkap cinta dengan aksara. Menuliskan tentang isi yang ada dalam hati memang tak pernah bertepi. Meski sosok yang didamba selalu sama, namun selalu pula melahirkan kata yang berbeda. Waktu akan beritau mana yang lebih dulu antara mata yang lelah membaca, kemudian meminta aksara berubah jadi suara agar bisa dicerna oleh telinga. Atau kaki yang lelah berdiri kemudian meminta lari ke lain hati yang lebih berikan janji-janji. Maaf, aku lebih suka mempersembahkan satu bait puisi yang sudah jadi daripada memberikan janji yang belum pasti ditepati.
Percuma saja kita membelah malam, merobek terang, menggunting hujan, jika hanya untuk berpisah

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch ⢠No registration required ⢠HD streaming
Tanya
Lilin mana yang tak sudi disulut api.? Hati mana yang tak sudi kau tempati.?
Kursi mana yang tak sudi diduduki.? Pundak mana yang tak sudi kau sandari.?
Pintu mana yang tak sudi dikunci.? Jiwa mana yang tak sudi kau sayangi.?
Malam ini langit sepi dari rasi Disini aku mengusir sunyi dengan menatap wajahmu pada layar 5 inci
(2016)
Sebab hanya pada paraghraf cerita aku dan kau bisa bersama secepat yang aku harapkan, selama yang aku inginkan
Kita telah sepakati bahwa dunia ini terlampau berisik oleh hujat manusia, dan itu yang buat kita terus bersembunyi dibalik kelopak mata mereka
Bagiku bukan sebuah perkara yang perlu diselesaikan oleh fatwa tentang siapa yang memulai Pendosa ialah dia diantara kita yang akan memutuskan pergi
Tentang waktu yang belum juga jenuh melaju Jangan sungkurkan aku pada lubang kepedihan Tentang hari yang terus bergantian Jangan kubur aku dengan tanah penantian
Aku telah jatuh suka sejak lama Tak peduli tau masa lalu Jalan panjang di depan lebih perlu dirundingkan Mengucap keputusan Jangan mengulur waktu Jangan pula terburu-buru
Apapun yang terjadi menghampiri atau melangkah pergi Aku terima sebagai takdir Illahi
Tak usah banyak janji Sebab janji ibarat belati yang merobek hati Isi hati sebuah ruang privasi Semoga aku dan kau bisa saling mengisi