Ask Allah the impossible

Product Placement
todays bird
Acquired Stardust
dirt enthusiast

Love Begins
Game of Thrones Daily

shark vs the universe
h

⁂
YOU ARE THE REASON
trying on a metaphor
TVSTRANGERTHINGS
ojovivo

roma★
Monterey Bay Aquarium
"I'm Dorothy Gale from Kansas"
I'd rather be in outer space 🛸
d e v o n

seen from United Kingdom
seen from Australia

seen from United Kingdom
seen from T1

seen from Netherlands
seen from Germany
seen from Germany
seen from United States
seen from United States

seen from Singapore
seen from Netherlands
seen from United States
seen from Poland
seen from United States
seen from Malaysia

seen from United Kingdom

seen from Malaysia
seen from Germany

seen from United Kingdom
seen from United States
@diatasdiary
Ask Allah the impossible

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
2 juni 2025
Masih bertumpuk dengan gudang di kamar pindah ke ruang tengah dan nelom lanjut diberesin. Main hape. Ketiduran. Hapean lagi. Sampai capek.
Main cookie run padahal anak-anak belum dibacain buku.
Zahra sekolah. Liqo. Bisa masak dan siapin makanan buat mas sebelum liqo. Keren. Bisa ternyata kalau niat.
1 juni 2025.
Sebel sebenernya karena ga jadi jalan jalan ke luar kota. Ga diajakin si lebih tepatnya.
Anak-anak nonton tv dan bermain lompat lompatan. Zahra tantrum ga dikasih tv, zidan kejedug lompat-lompat di kasur. Aku teriak ke mereka dan Udah minta maaf ke anak-anak.
Malam lipat lipat baju, rapi-rapi kasur, dan sapu, belanja ke luwes dan superindo.
Ngobrol sama mas mulai jam 11 malam. Ngga ngobrol tapi merencanakan masak dan belanja apa.
Belum tidur sampai jam 2
Jurnal Apa Kabar Afi Hari Ini #7
9 Oktober 2021 (untuk 8 Oktober 2021)
Luar biasa sekali Afifah bisa merapikan rumah, jam 00.04 udah selesai. Aaaaaak. So happy.
Tapi tetep remuk juga. Si janin udah nendang-nendang minta leren juga mungkin. Tapi udah tenang karena peralatan tempur bayi udah siap. Tinggal komando-komando mas aja.
Ini lagi dibuatin Mas mi goreng.
Peernya 5 bulan lagi menyortir baju baju. Semoga udah pada muat lagi. Sedih baju bajuku pada sesaaaaaak. Apalagi bagian lengan ginyuk-ginyuk nggilanik, dan lingkar dada membesar tapi yang besar daging dan lemak punggung nya. Bukan buah dadanya.
Nanti bangun pagi tinggal packing. Bismillah bisaa
Ampuni ya Allah, salah ngomong bilang, " belum mau lagi" ke perempuan yang belum bisa hamil setelah sekian tahun..
Nyeplos ku gini banget ya Allaaah. Jahat emang afi nih lama lama

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Jurnal Apa Kabar Afi Hari Ini #6
6 Oktober 2021 (untuk 5 Oktober 2021)
Eksekusi brownies Haan, atasnya dikasih keju. Beeeeh enaaaaaak. Crustnya jadi, jenis browniesnya masih agak basah gitu.
Cuci perintilan selesai terus bingung rumah perintilan ini baiknya di mana.
Siangnya nyoba brownies disiram kuah buko.
Enak. Tapi agak giung karena browniesnya tipe yang manis gitu.
Malemnya makan bebek boedjang terus saya salah pilih menu. Milih bebek remuk karena kebayang bebek mropol di Solo, yang ke luar adalah bebek dibejek digoreng sampai kering mekinking. Bete. Tapi ya tetep tanggung jawab.
Besok besok pesen bebek belur aja udah.
Jurnal Apa Kabar Afi Hari Ini #5
6 Oktober 2021 (untuk 4 Oktober 2021)
Pagi-pagi udah masak soto. Beli seledri gaboleh 1000.
Terus cuci perintilan.
Siangnya ambil tekwan dan dimsum ke..... Tanjung Hulu. Juauh. Pakai nyebrang. Ya lewat flyover sih, tapi ke perumahannya masih jauuuuuh.
Udah selesai buat buko coklat. Rasanya lumayan.
Terus bertemu dengan ibu-ibu yang akhirnya mutasi. Mba Mymma salah satunya.
Setelah dulu nangis-nangis kehilangan Mba Lili dan Mba Nonny, sekarang belum nangis. Atau memang attachment dengan Mba Mymma belum kuat. Kebanyakan LDM ini hzzzzz.
Dan kuketahui bahwa ada mba yang ceria luar biasa, di dalam dirinya penuh tekanan. Pengen peluk habis-habis ini.
Ada juga ide dari Mba Novi buat nuangin kuah buko ke atas brownies Mba Risma.
Diajak jalan sama Mas ke Kimukatsu dan jengjeng rada failed. Enak sih, tapi... ga seenak yang di Solo. Udahlah kalau di Pontianak makannya di Marugame aja gausa aneh aneh -,-
Jurnal Apa Kabar Afi Hari Ini #4
6 Oktober 2021 (untuk 3 Oktober 2021)
Gajadi jalan-jalan. Hambur hambur rumah.
Jurnal Apa Kabar Afi Hari Ini? #3
3 Oktober 2021 (untuk tanggal 2 Oktober 2021)
Hari ini nangis gatau kenapa. Mimbik mimbik terus sentrap sentrup. Eak hormon hamil beneran kayaknya.
Mungkin juga karena sebel Mas tidur kelamaan terus aku ga bangunin beliau tapi malah kerja keras sendirian beresin rumah part kesekian.
Mau ke cafe-cafean, AllahuAkbar tempat mana-mana rame sekali. Banget banget. Ya gajadilah. Horor. Kayak pandemi udah hilang dari kota Pontianak.
Akhirnya beli parfum kain dan bobatime meski rasanya agak gimana tapi bobanya enak. Terus ditelpon umi, umi cerita lalalalalalala sampai mau setengah sepuluh, tukang parkir udah pulang dan lagi gerimis menuju hujan.
Sekian.
Pulang-pulang bobo, kata Mas aku mendengkur keras sekali. Haha capek kali ya tubuhku yang berusia ini~
Jurnal Apa Kabar Afi Hari Ini #2
1 Oktober 2021
Sejujurnya lupa dan ingat mau ngejurnal di blog ini. Sudah jarak 1 bulan jadi mau mulai lagi.
Hari ini bisa gegoleran ngobrol sama Mas lama.
Semalam belanja di Harmonis. Pagi tadi belanja ke pasar. Dapat cumi segar. Tapi ya tetap dimasaknya habis masuk kulkas 5 jam an.
Masak cumi hitam, rasanya makin malam makin enak. Sayur sawi putih, dan dibantu Mas masak bakwan jagung daun jeruk. Lupa pakai kemiri dan ketumbar bubuknya belum beli.
--
Kemudian datanglah waktu awkward itu. Setelah kemarenan pas ulang tahun ngasih buko pandan + pempek ke ibu kos, si afi lupa pakai daster panjang yang perutnya kelihatan gedhe. Yang orang bisa ngeh itu perut isi janin. Dan yah. Ibu kos lihat itu.
Awkwardnya jangan ditanya. Ibunya kelihatan sedih yang pengen banget banget gitu. Akunya cuma bismillah bismillah doang. Ditanya ya jawab seadanya sambil merenges merenges. Jujurnya ga tau juga aku harus apa. Pukpuk? Bilang sabar? Seriusan ga tau. Mau minta maaf juga, iya masa minta maaf?
Sorean, datang mba Reni ngasih schotel ke Mas. Dan yah mas merasakan hawa hawa awkward aneh juga.
Ya kami harus apa?
Rasanya ikut bersalah. Tapi kayaknya kan kami salahnya sama Zahra dan diri kami sendiri ya. Kenapa jadi ada faktor tetangga di rasa bersalah kami...?
Oke. Sekian.
Mari ngemoneylover lagi.
--
Oiya periksa janin karena gerakan dia berkurang sekali. Dari jam 2 sampai jam 7 baru gerak sekali. Lah pas ditensi janinnya gerak. Pas nunggu dokter, janinnya gerak lagi. Emang mau ngerasain ketemu bu dokter deh ini. Btw jadi mahal bgt sekali periksa 250 belum sama obat.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Jurnal Apa Kabar Afi Hari Ini? #1
1 September 2021
Kemarin habis minum cappucino cincau. Iya sengaja biar begadang. Rencananya beres-beres, tapi yang terjadi googling tentang lahiran operasi di Pontianak, berakhir dengan scroll instagram sampai nangis-nangis.
Harus banget nih disuruh milih lahiran di Solo atau Pontianak? Yang jelas-jelas lebih bagus di Solo, lebih terjamin, dan lebih-lebih yang lain kecuali satu, ga ada suami standby.
Atau pilih lahiran di Pontianak, yang bukan sama dokter Nisa, pilih RS BPJS dan belum tau dokternya siapa, belum nemu orang share pengalaman lahiran di Pontianak (via google), mau tanya mba-mba di Ponti, ragu luar biasa.
Bingung. Sebel. Bete.
Semakin terasa hamil saat ini itu sebuah kesalahan yang harus aku tanggung....sendiri?
Aku benci hamil yaAllah. Aku itu trauma hamil, kok ya malah Panjenengan kasih lagi. Aku itu pasangan halal lhoh, bukan yang zina, kenapa Panjenengan ga ngasih ujian ke yang zina aja, kenapa Panjenengan ngga kasih ke yang doa sungguh-sungguh minta anak bertahun-tahun? Kenapa Panjenengan kasih aku yang ga minta, bahkan ga doa sama sekali untuk anak ini?
Aku tidak tau takdir ini indah apa ngga, tapi yang pasti aku menderita. Hamilnya lebih nangis-nangis dan kalau bisa minta dihilangkan saja.
Tapi kok ya kalau dihilangkan se-aku-nya ya belum mau, lha wong banyak dosa begini.
Gimana kalau diambil saja yaAllah? Kalau memang mau diambil, saya terima ldman sampai selesai lahiran. Kalau ada jaminan saya ga perlu merawat bayi ini, gapapa. Saya masih sanggup jauh-jauhan sama suami saya.
Kalau gambling terus berharap saya ikhtiar sebaik-baiknya terus merelakan ketenangan hati saya dengan jauh dari suami, ditambah harus merawat dan bertanggung jawab dengan anak ini, saya tidak sanggup yaAllah.
Ya Allah, capek lho nangis kaya gini terus.
Kasihin aja anaknya ke orang orang yang pada nangis nangis pengen punya anak
Nggamau punya anak ya Allah.
Nggamau hamil
24 Juni 2020. 2am.
Mas Ulang tahun. Aku sebel luar biasa. Ga bisa ngapa-ngapain. Ga ada hari spesial.
Endingnya aku nangis. Inget 30 Maret. Jahat banget sih emang.
Daripada nyalahin Corona, aku pilih nyalahin Mas aja. Siapa suruh ninggal aku di sini.
20 Juni 2020.
Zahra menempel sepagian. Dia pupup dan kubersihkan. Lalu kumembersihkan pupupnya dan dia selalu mendekat, menempel. Ya aku gimana bersihinnya sih?
Mau bentak juga gimana, dia kan bayi. Akhirnya aku tahan napas, tahan nangis, di pikiranku, "mau nge wa Mas, enak banget sih Mas itu, ga perlu ditempelin makhluk ini". Udahlah itu air mata udah di ujung. Waktu mandi juga Zahra maunya nempel aku, aku basah lah. Pliket kan jadinya.
Selesai mandiin Zahra, langsung aku telfon Mas.
Nanyain, "Lagi ngapain?"
Then he said, "Bobo"
DUAR
meledaklah segala rupa.
Aku ketempelan bayi, dan Mas bisa tidur.
Nangis sejadi-jadinya. Teriak. Banting pintu. Zahra yang upyek langsung diam. Mematung, takut.
Aku? Masa bodoh. Masa iya lagi mbludak juga disuruh jauh-jauh dari anak? Mau teriak di luar kamar? Lah. Kan bukan rumah sendiri.
---
Pikiran dia enak sendirian tuh, ga pernah hilang dari kepala deh. Mau dia bilang ga enak tuh tapi kenyataannya kan dia bisa tidur, disaat aku gupuh ngehadapin bayik. Ya aku tau dia ga bisa lihat juga, tapi kan dia bisa menikmati hidup sedangkan aku tidak.
---
Setelah itu aku tidur sama Zahra. Panjaaaaaang. Bangun-bangun Zahra ga nempel lagi. Abi langsung ngehendel Zahra. Terus bilang, "umimu kecapekan itu naaak".
Ah mungkin tadi pada tau aku nangis-nangis. Alhamdulillahnya ga diganggu proses mbludak itu tadi. Aku diem aja. Aku dibiarin agak lega sebentar Sabtu siang.
---
Aku tau ketempelan ini bayik ga akan lama, pasti ada akhirnya, tapi aku gamau gini banget deh. Capek. Kenapa ga ke mas aja sih?

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
3.56pm. Sat May 23, 2020
Marahan sama Mas. Aku diam aja lah. Buat apa. Beteraiku habis. Ga nafsu.
Kenapa sih dia ga jujur aja kalau dia tersiksa? Kenapa sih, harus menerima keadaan?
The way he said I have to forgive him first itu lhoh… aaaaaaaaargh.
Kan ngeselin.
Kayaknya, memang aku yang ingin menyiksaku sendiri deh. Mau baik-baik juga ga bisa keturutan, kan?
3.31pm Sat May 23, 2020
Hello world.
my mom is toxic. At least for me. For her own family. I just can’t say it out loud to the world. Because… ini aib, kan?
Tapi kayaknya ini blog dibuat untuk jujur deh. Bukan masalah cinta cinta.
Aku pengen kerja. Aku pengen banget punya uang sendiri. Buat apa? Buat pembuktian ke Umi. Bete ngga sih? Ternyata aku mau punya uang karena umi haha. Yaiyalah secara sainganku PNS, satunya fully funded scholarship. Masaa aku cuma, ibu rumah tangga?
Rasanya aku ngga punya harga. Meski udah nikah, tambah-tambah jadi beban.
Aku impulsif beli rukuh di ana. Karena.. motifnya bagus dan cerah. Yaudah sih gitu. Jajan terakhir pas puasa iya sih, pake uang mas. Tapi aku udah beli. Huhu kan gimana, masa kubatalin. Toh mukena kan ga kadaluarsa.
Umi pergi disaat aku gabisa pergi. Ya aku minta tolong diambilkan ke Ana, pakai uangku. Di detik umi dengar aku beli mukena, Mulai mulai. Wajahnya yang ngga terimaan, yang sebel anaknya buang-buang uang, muncul lagi. Kaya default mukanya sinis gitu. Terus nggrememeng.
Aku yang salah sih, geblek emang. Udah tau Umi kayak gitu malah tak mintain tolong. Terus kata umi, “ya emang kalau ga umi ambilin, kamu ga jadi beli?” ya kalau ga mau tuh ga usah gresulo sih. Gampang.
Ini yang makin buat aku pengen banget kerja punya uang sendiri. Aku benci banget ga berpenghasilan, cuma bisa buang uang Mas doang.
Terus umi barusan telfon. Manis banget elah depan orang tuh. Kapan pula anaknya digituin.
Apa emang aku terlahir cacat, ya..