bisa jadi konsep sekolah yang kita citakan nih @ajinurafifah
Mike Driver
Keni
Three Goblin Art
NASA
noise dept.
hello vonnie
Jules of Nature

@theartofmadeline
Aqua Utopiaļ½ęµ·ć®åŗć§čØę¶ćē“”ć

Kaledo Art
Sade Olutola

⣠Chile in a Photography ā£

PR's Tumblrdome
YOU ARE THE REASON
š
Lint Roller? I Barely Know Her

izzy's playlists!
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH
cherry valley forever
Today's Document

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from Germany

seen from Malaysia
seen from Brazil
seen from Argentina
seen from Sweden

seen from Kazakhstan

seen from Germany

seen from United States
@dianstories
bisa jadi konsep sekolah yang kita citakan nih @ajinurafifah

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch ⢠No registration required ⢠HD streaming
Sandeq Race Potensi Budaya Mandar yang Masih āAsingā
Suku Mandar ialah suatu kesatuan etnis yang berada di Sulawesi Barat. Dulunya, sebelum terjadi pemekaran wilayah, Mandar bersama dengan etnis Bugis, Makassar, dan Toraja mewarnai keberagaman di Sulawesi Selatan. Hingga saat ini, Suku Mandar dan tiga suku lainnya masih terlihat menjadi satu kesatuan yang tidak terpisahkan. Daerah-daerah yang kaya akan budaya tersebut masih belum terlalu nampak di mata dunia, nusantara, bahkan masyarakat Makassar. Tidak banyak yang mengetahui potensi-potensi yang tersimpan dari masing-masing daerah yang merupakan bagian dari keberagaman budaya Indonesia.
Sandeq Race merupakan satu dari banyak potensi itu. Sangat disayangkan, event tahunan yang diselenggarakan sejak tahun 1995 ini masih belum dikenali oleh masyarakat Sulawesi Selatan pada umumnya. Mungkin hanya suku Mandar yang mengenalnya. Karena āPerahu Sandeqā sendiri merupakan perahu khas masyarakat Mandar yang telah dimodifikasi sedemikian rupa agar bisa dilombakan. Event āSandeq Raceā sendiri digagas oleh pria kebangsaan Jerman bernama Mr.Horst H Liebner yang merupakan salah satu peneliti tradisi pembuatan perahu di pelayaran Sulawesi Selatan dan Tenggara. Walaupun sekarang ini Sandeq Race sudah ditangani oleh Forum Lopisandeq bekerjasama dengan pemerintah setempat, beliau masih tetap aktif memantau perkembangan event ini setiap tahunnya.
Foto Perahu Sandeq start di Pantai Losari (10/9)
Namun sayangnya, event ini tidak banyak diketahui oleh masyarakat Makassar, dimana Pantai Losari menjadi lokasi start Ā Sandeq Race untuk tahun ini. Hal ini terlihat dari kurang ramainya pengunjung saat pelepasan 26 kapal Sandeq pagi tadi. Mayoritas pengunjung adalah masyarakat Mandar sendiri dan juga para keluarga peserta lomba. Tidak seperti perlombaan perlombaan besar biasanya, yang mampu menarik perhatian hampir seluruh Masyarakat Makassar hingga dapat memenuhi seluruh area Anjungan Pantai Losari. Pemandangan tadi pagi masih tergolong sepi untuk sebuah event kebudayaan tahunan yang bahkan mampu menarik perhatian Slobodan Velikic, wisatawan asing asal Koroasia, untuk turut terlibat menjadi peserta dalam event ini. Walaupun sebelumnya dia sempat bermasalah terkait perizinan.
Rasa prihatin pun semakin terasa saat saya menanyakan mengenai Sandeq Race kepada teman-teman. Nyaris tidak ada yang tahu mengenai event ini, bahkan dari beberapa orang yang sengaja saya tanya hampir semua dari mereka tidak pernah mendengar mengenai Sandeq Race, seakan event ini masih asing di telinga masyarakat Makassar.
Masih dengan rasa penasaran yang besar, saya kemudian memberanikan diri untuk bertanya dengan kakak disampingku, namanya Kak Dahri Dahlan. Sungguh beruntung, ternayata dia adalah salah satu peserta Sandeq Race tahun 2010 dan juga merupakan salah satu pemuda Mandar yang aktif mengenalkan Perahu Sandeq hingga ke kancah Internasional. Terbukti dengan partisipasinya ketika perwakilan pemuda Mandar dengan kapal Sandeqnya diundang menjadi tamu istimewa pada Brest Festival 2012 di Perancis. Sedikit banyak info yang saya dapatkan dari kakak tadi, rasa penasaran saya seketika berubah menjadi rasa kagum. Ternyata masih banyak potensi budaya kita yang dapat diakui dimata dunia. Namun, hal itu akan sirna ketika tidak ada lagi yang mengenal dan mempertahankan kebudayaan ini. Bahkan mungkin saja Perahu Sandeq nantinya bukan lagi milik suku Mandar, namun berpindah menjadi milik negara lain. Ketika hal itu terjadi, tidak ada lagi gunanya kita untuk saling menyalahkan, yang kita butuhkan adalah kesadaran diri dari sekarang. Dengan membuka mata melihatĀ dan mengenal kekayaan budaya kita yang sejatinya menjadi aset kekayaan yang tidak ternilai harganya.
Belajar dari Film Laskar Pelangi
Panti Asuhan Anak Bangsa, 30 Agustus 2014
Bel berbunyi tepat pukul 19.30 tanda kelas telah berakhir, waktu yang selalu kutunggu dan membuatku selalu melirik jam di hpku sedari tadi. Seperti biasa, siswa kursus ku Ā selalu bersemangat ketika mendengar bel pulang berbunyi. Setelah mereka semua keluar dari kelas, aku kemudian bergegas turun ke lantai bawah untuk mengambil speaker yang sengaja ku pinjam sebagai properti pendukung untuk membuat āBioskop Kecilā untuk adik-adik di panti. Aku terlihat begitu bersemangat itu yang sekilas kudengar dari rekan kerjaku tadi, Sir Ryan.
Ahmad, salah satu volunteer Childās Smile ternyata telah menungguku di depan. Langsung saja dengan semangatnya aku mengangkat speaker itu menuju ke motor Ahmad dan langsung menuju ke panti. āAdik-adik pasti sudah menungguā pikirku. Benar saja, belum aku melewati pagar masuk ke panti aku sudah mendengar suara girang mereka yang menyambut kedatangan kami, seperti biasa mereka selalu mengabsen kakak-kakak yang pernah aku ajak sebelumnya, mereka selalu ingat nama-nama kami. Aku harus menjelaskan satu persatu kenapa kakak yang lain belum bisa bergabung dan mengenalkan kakak-kakak volunteer baru kepada mereka. Walaupun begitu hal itu tidak menyurutkan semangat mereka untuk menonton film yang kujanjikan minggu lalu āLaskar Pelangiā film yang tak sengaja aku jadikan contoh ketika bercerita tentang Kakak Andrea Hirata kepada mereka saat pelajaran āMari Menulisā minggu lalu.
Tanpa mengulur waktu aku segera menyiapkan LCD, speaker dan tentunya film yang mereka tunggu-tunggu, dengan bantuan kakak volunteer yang lain tidak butuh waktu lama untuk mengatur semuanya. Aku kemudian maju kedepan mengucapakan salam kepada mereka dan memberikan beberapa synopsis awal dari film ini agar mereka nantinya penasaran dan dapat lebih fokus saat menonton.
Ada banyak hal yang bisa mereka tangkap dari film tadi. Sesekali aku mengetes daya tangkap mereka mengenai film āLaskar Pelangiā yang baru saja mereka tonton, bahkan ada beberapa anak yang masih saja terus bertanya tentang Lintang, Ikal dan kawan-kawan hingga aku keluar dari rumah panti sehingga aku putuskan untuk duduk lagi sejenak menjawab rasa penasaran mereka mengenai kaitan antara film itu dan kisah hidup kakak andrea Hirata yang aku ceritakan minggu lalu.
Melihat antusias mereka membuatku semakin yakin untuk mengajak lebih banyak orang lagi untuk menjadi volunteer mengenalkan mereka kepada adik-adik panti, merangkul mereka hingga dapatĀ mengantarkan mereka ke gerbang kesuksesannya kelak. Teringat kembali oleh kata yang dilontarkan oleh Pak Harfan dari film tadi āHidup itu untuk banyak-banyak memberi bukan banyak-banyak menerimaā kata yang seketika menyihirku dan menyadarkanku akan pentingnya berbagi walaupun hanya sedikit namun nikmat yang kita dapatkan terasa sangat luar biasa, seperti apa yang baru saja kami lakukan bersama malam ini.Ā
HUT RI ke-69 Jadi Momen PDKT Kami
Panti Asuhan Anak Bangsa, 17 Agustus 2014Ā
Momen 17 Agustus tahun ini menjadi hal yang luar biasa buatku. Rasa bahagia yang belum pernah kurasakan sebelumnya membuat hari ini menjadi hari yang āsesuatu bangetā copas ala Syahrini. Kalian tau kenapa? Yaaā¦Childās Smile lah yang membuatku segirang ini.Ā Komunitas sosial yang baru aku bentuk ini memberikan warna baru dalam hidupku, warna yang bisa mengajarkanku tentang makna kehidupan,Ā nikmatnya berbagi, dan indahnya kebersamaan.Ā
Hari ini hampir seluruh warga Indonesia bersorak gembira menyambut HUT Kemerdekaan RI yang ke-69, tak terkecuali komunitas kami-Childās Smile- momen ini sengaja kami manfaatkan sebagai program pertama komunitas ini dengan tujuan mengakrabkan diri dengan anak-anak panti binaan kami ini. Ada beberpa item lomba sederhana yang kami persiapkan untuk mereka. Lomba makan kerupuk, lomba balap kelereng, lomba balap karung, lomba mewarnai, hingga lomba yang menguji kecerdasan mereka yakni āRangking 1ā menjadi rangkaian lomba yang mengawali keakraban kami.Ā
Foto 1 : Keseruan yang muncul saat lomba balap karung
Foto 2 : Fose ditengah-tengah kegiatan lomba mewarnai
Foto 3 : Keseruan lomba rangking 1
Antusias mereka sangatlah besar, tanpa mengenal lelah beralih dari satu lomba ke lomba yang lainnya tanpa jedah dan setiap anak selalu saja semangat mengikuti semua jenis lomba. Tawa, canda dan rasa gembira tak dapat bersembunyi dari mimik muka kami yang sedang memancarkan aura kebahagiaan. Dengan perlengkapan lomba dan hadiah seadanya kami membuat hari itu menjadi hari yang tak terlupakan buat kami.
Diamana kami mencoba untuk saling mengenal, berbagi cerita dengan tujuan untuk membangun kemistri dengan mereka. Alhasil rencana kami berhasil, ini terlihat dari anak yang awalnya sangat pendiam saat pertama bertemu hingga kali ketiga saya mengunjungi mereka kepanti untuk sekedar bercengkrama, mereka tak pernah berani mengeluarkan suara bahkan tak ingin menatapku ketika aku mencoba menanyakan sesuatu. Namun sekarang, mereka telah menjadi anak cerewet dan agak sedikit manja kepada kami.Ā
Foto 4 : Keakraban yang mulai terbangun dengaĀ adik- Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā adik
HUT RI kali ini sangat membantu menjalankan misi PDKT kami dengan adik-adik. Pengalaman yang membuat aku tersadar bahwa mereka benar-benar membutuhkan kami. Hal itu bisa terlihat dari cara mereka menatap kami dan keceriaan yang mereka tunjukkan.Ā Mereka hanya sebagian kecil dari jutaan anak yang butuh uluran tangan dari kakak-kakak yang mengaku "kaum intelek", kakak-kakak yang mengaku sebagai āThe agent of changeā, kakak-kakak yang mengaku peduli pada pendidikan dan ingin menyelamatkan generasi penerus bangsa.Ā
Teringat cerita Bapak dan Ibu guru dulu āAnak-anak coba lihat Indonesia sudah jauh tertinggal dari bangsa-bangsa lain seperti Amerika, China, dan Jepang,Indonesia terlalu payah, Indonesia konsumtif, orang Indonesia malas-malas, makanya gak pernah majuā
Sangat sering saya mendengar kalimat-kalimat...

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch ⢠No registration required ⢠HD streaming
Secuil Cerita : Terinspirasi oleh Segerombolan Semut
Tak kala aku berbaur dengan segerombolan kisah yang kejam membuatku tersadar akan nikmat tiada henti yg pernah aku rasakan. Menapak kerikil tak seberat cadas yg mereka tapak, merangkai asa tak sekuat mereka bertahan menyambung nafas.
Sorot mata yang tajam memantulkan cahaya harapan untuk menjadi lebih baik membuatku tersentuh dan ingin mengulurkan tangan untuk mereka. Seketika aku merenung mencari ide yang tependam dalam benakku āahā¦apa ada yang bisa kuperbuat untuk merekaā¦ā nafasku semakin berat ketika harus berhenti memikirkan itu.
Jalan mereka masih panjang, mereka butuh panutan, penuntun, tempat untuk membuncahkan benak, emosi, dan semangat mereka. Hatiku seakan terus terpanggil oleh suara riuh merekaā¦ākakakā¦!!!ā semakin lama suara itupun terdengar lebih jelas dibenakku. Aku terus berfikir dan berfikirā¦hingga suatu saat aku melihat gerombolan semut, dari situ aku belajar bahwa aku hanyalah makhluk kecil yang tak akan mampu mengangkat beban ini sendiri, melihat kekompakan segerombolan semut itu aku kemudian menyadari ada banyak orang diluar sana yang bisa membantuku menopang beratnya beban itu, yg bisa merangkulku dikala putus asa, dan juga dapat melangkah bersamaku mengantar mereka hingga ke pintu keberhasilan.
Kawanā¦inilah secuil kisahku membentuk komunitas ini āChildās Smileāā¦dan akhirnya Allah mempertemukan kita. Dengan tujuan dan mimpi yg sama berharap kita bisa saling merangkul, membuat lingkaran yang lebih besar lagi, menjemput mereka dengan uluran tangan ikhlas kita, mengantarkan mereka ke gerbang kesuksesan hingga dapat menemukan senyum masa depan mereka masing-masingā¦
Sudah dua bulan nasib proposalku gak jelas. Banyak kegiatan sebenarnya bukan alasan yang sebenarnya melainkan niat hati yang belum lurus. Hatiku masih kasat kusut euyā¦
Entah kenapa hal ini terus saja terjadi stiap aku mulai mengerjakan proposalku, tak pernah fokus. Ditengah tekanan pertanyaan...
Hi pals, saya mau bagi cerita kunjungan ke panti tadi⦠itās about how I learn about life from people around me⦠Pagi tadi saya nelfon Bapak pengurus panti (lupa tnya namanya sypa hheh) karena Bapaknya lagi sibuk ngurus sekolah anak-anak panti yang baru masuk sekolah untk tahun ajaran baru ini,...