Hidupku selalu dihantui dengan kejadian masalalu, kejadian yang tidak pernah aku bayangkan dan pikirkan seumur hidupku. Jujuar aku merasa sangat menyesal dengan kehidupanku yang sekarang. Hidup dengan seorang suami yang raganya saya ada dihadapanku tapi hatinya tidak pernah ada untukku. Dia slalu datang ketika ia butuh lalu abaikan aku ketika kebutuhannya sudah terpenuhi. Terkadang aku sering tertawa berada dekatnya tapi tertawaku itu hanyalah spontanitas karena kelucuan yang dibuatnya. Bukan berarti aku benar2 bahagia. Terkadang alu juga seperti orang bego yang slalu memaafkan kesalahan suami dan melayaninya dengan sepenuh dan setulus hati, namun akhirnya aku yang sering diinjak dan dianggap remeh. Entah karena aku tidak punya pekerjaan, entah karna aku hanya IRT atau apapun aku bingung dengan diri ini. Aku sering berpikir kenapa diluar sana banyak sekali manusia yang lebih menghargaiku tapi kenapa suamiku tidak? Terkadang kebaikannya hanya kamuflase dan hanya karena brfikir pendek tentang anak saja, tapi perasaanku tidak. Apa yang salah dalam rumah tangga kami Tuhan? Setiap aku selalu berdoa dan meminta kepadamu untuk kebaikan rumah tanggaku tetapi selalu sja aku dipatahkan hati olehnya. Setiap pengorbananku dianggap biasa saja, tapi setiap pengorbanannya dianggap hal yang serius. Aku capek Tuhan, sungguh aku sangat lelah skali🥺 hidup berdampingan dengan orang yg tidak pernah memahamiku seperti ini lebih baik aku sendiri. Tapi ditengah tengah kita ada anak yg tidak berdosa, dan aku harus bagaimana?😭 sekarang aku sudah tidak punya seseorang yg bisa aku ajak cerita tentang hancurnya hati ini, teman2ku semua sudah menjauh, orang tuaku juga sudah tidak ada yg peduli padaku😭😭 dan itu semua karena ulah dia. Sedikitpun dia tidak pernah merasa bersalah malah menyuruhku untuk datang meminta maaf pada org tuaku, seperti menasehati seorang wanita yg sudah tidak punya suami lagi. Pekerjaannya, penghasilannya, karir dan lain lain sudah membuatnya tidak berakhlak yang baik terhadap istrinya sendiri😭😭 aku sangat tersiksa skali Tuhan, sangat2 tersiksa🥺😢 ingin rasanya aku pergi sejauh jauhnya dari sini agar aku bisa hidup tenang meskipun hanya mkn nasi garam asal hasil dari jerih payahku sendiri. Jujur aku ingin menangis sekuat kuatnya atas perlakuan dan kata2nya kepadaku, tapi aku juga tidak mau menyiksa diriku sendiri, aku berusaha bangkit namun aku rapuh dan tidak mampu 😭 sesakit inikah Tuhan? 😭😭 apakah aku harus melepaskan laki2 seperti dia? Laki2 yang aku slalu banggakan di depan semua org bahkan kedua orang tuaku meskipun berulang kali ia sakiti alu dengan pukulan dan cacian tpi aku selalu dengan bodohnya bertahan😔 lki2 yang bertanggung jawab tapi selalu mengungkit pemberian yang merupakan kewajibannya sebagai suami😭😭 mulut ini sudah lelah berkata apa lagi Tuhan kenapa tidak kau cabut saja nyawa ini dari dulu, kenapa malah menyiksaku dengan kepura puraan ini? 😭😭 kemana lagi aku harus pergi? Bahkan cari kerja saja agar aku biasa mandiri pun tidak pernah kau kabulkan Tuhan. Lalu siapa yang harus aku benci? Siapa yang harus aku marahi? 😭😭😭😭😭😭😭 apakah aku harus begini trus smpai maut menjemput? Aku sudah tidak mampu Tuhan, aku tidak merasa bahagia sama sekali, sangat sangat tidak bahagia. Smua ini hanya terpaksa karna anak dan malu pada semua orang😭











