Sudah lama, ya, tidak bertemu?
Aku ingin bercerita tentang satu bagian baik yang aku suka tentang kereta.
Kereta adalah tempat yang indah, dan agaknya menyedihkan untuk menyebutnya indah. Karena kereta, ia menyimpan ribuan cerita setiap harinya. Puluhan ribu, tidak, ratusan ribu bahkan. Orang-orang keluar dan masuk di tiap-tiap stasiun, dan mereka membawa aura yang akan melekat di sudut-sudut gerbong.
Di pagi hari, orang-orang berwajah semangat. Ada yang cemas, takut terlambat dan dipotong gajinya. Ada yang malas, mimpinya belum selesai katanya. Ada yang lempeng biasa saja, entah apa yang akan terjadi, biarkanlah.
Di siang hari, orang-orang mulai bau keringat, setelah berjalan cukup jauh menuju stasiun. Ada yang bau asap dan bau matahari, karena jalanan tidak cukup baik hati hari ini. Ada juga yang parfumnya tercium di sana-sini. Walaupun baunya bermacam-macam, tapi kereta tetap wangi. Karena, ada orang-orang berseragam yang siap membersihkannya dengan rutin.
Di sore hari, orang-orang bahunya lesu. Ada juga yang masih tegap, karena memanggul beban lebih di tasnya hari ini. Ada yang sudah terantuk-antuk besi atau kaca jendela, karena kantuk yang tak bisa ditahan. Tapi, masih ada yang bersemangat, karena mereka baru berangkat untuk shift malam.
Semakin malam, mata orang-orang semakin berat. Ada yang sudah terlelap menyender pada tiang pegangan, atau cukup menahan kepala dengan kedua tangan. Ada yang masih berkutat serius dengan handphone-nya, karena baru saja dimarahi orang terkasih, kenapa jam segini belum pulang juga.
Kereta, kereta. Selalu ramai. Di pagi dan sore, orang-orang berdesakan. Di siang dan malam, kursi panjang penuh, dan orang mengisi sudut-sudut kecil gerbong untuk sekedar bersandar.
Ketika aku masuk ke dalam satu kotak besi yang berjalan, aku seperti dapat membaca cerita-cerita. Tidak terucapkan keras-keras, tapi tertuliskan besar-besar, menempel di setiap wajah. Kakek-kakek yang sarat perjuangan, ibu-ibu yang teringat anak, pemuda kaum millenials yang sibuk dengan gawainya, melihat-lihat kabar di beranda media sosial.
Tapi kadang, ada yang unik. Ada wajah sedih entah karena apa, bahagia entah karena apa, dan marah entah karena apa. Bisaku hanya menerka-nerka. Mungkin ini hari baik, atau hari buruk bagi mereka. Atau kelompok orang yang saling berbincang seru, seperti teman lama baru bertemu, atau teman baru berusaha saling mengenal lebih jauh, atau teman saja yang memang ceriwis.
Kereta, kereta. Selalu punya cerita. Di dalamnya ada berbagai manusia, dengan kisah yang berbeda-beda. Atau sama, tapi unik dengan caranya.
Maukah dirimu, duduk (atau berdiri), dan melihat lebih dalam ke dalam wajah-wajah? Mungkin ada satu yang tidak akan kau sangka-sangka, hadir di hidupmu kelak.