Di dalam Museum Gedung Sate ini, informasi tentang sejarah Gedung Sate hingga penguasaan kedudukan Gedung sate yang diperebutkan oleh masyarakat Bandung dengan tokoh 7 pemuda Sukarelawan dari Departemen Pekerjaan Umum dan tentara NICA (Nederlandsch Indië Civiele Administratie atau Netherlands-Indies Civiele Administration) yaitu Pemerintahan Sipil Hindia Belanda. Hingga ke 7 pemuda itu gugur di medan perang, sehingga dibuatkan batu prasastinya (Batu Tulis) yang sekarang ada di halaman depan Gedung Sate. 4 Jenazah ditemukan di area halaman Gedung Sate dan 3 jenazah lainnya belum di temukan sampai saat ini masih berada di sekitar halaman Gedung Sate. Ke 7 tokoh tersebut bernama Didi Hardianto Kamarga, Muchtaruddin, Soehodo, Rio Soesilo, Soebengat, Ranu dan SoerjonoÂ