Nyatanya, jalannya tak sesimpel ini...
Apa diawal memilih yang rumit?
Kosong, jadi maunya Aku apa? Tetap saja tidak bahagia.
Ternyata selama ini yang dipilih, jahat sama diri sendiri :(
Stranger Things

roma★
art blog(derogatory)
Cosmic Funnies
KIROKAZE
cherry valley forever

blake kathryn
DEAR READER
ojovivo

❣ Chile in a Photography ❣

if i look back, i am lost

oozey mess
noise dept.
Xuebing Du

tannertan36
h
Keni
TVSTRANGERTHINGS
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH
seen from United Arab Emirates
seen from United States
seen from Tunisia
seen from United States
seen from Tunisia

seen from Spain
seen from Tunisia
seen from Netherlands
seen from Tunisia
seen from Argentina

seen from Tunisia
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States
@blueoceasblog
Nyatanya, jalannya tak sesimpel ini...
Apa diawal memilih yang rumit?
Kosong, jadi maunya Aku apa? Tetap saja tidak bahagia.
Ternyata selama ini yang dipilih, jahat sama diri sendiri :(

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Mamah itu wanita kuat, Aku ?
Sejak kecil Mama belum sempat berjumpa dengan sosok Bapak, jadi bergantung dgn siapa?
Saat menikah dan membesarkan anak, Mamah sempat jauh dari Bapak, bisa tahan berjuang sendirian jauh dari kekasihnya.
Masa tua, Mamah juga Aku ditinggal pulang oleh Bapak, Mamah masih tetap tegar dan menjalani hidup dengan mandiri.
Sekarang, Mamah sedang sakit, jauh ditinggal Aku, tetap masih kuat dan semangat untuk bisa sembuh Mamah berusaha tenang dengan kesendiriannya...
Aku, apa aku bisa kuat kalo Mamah sudah tidak ada ?
.Self-🧡 . .Self-Compassion . .Love myself as a Muslim (at Rindu Ramadhan) https://www.instagram.com/p/B_NZSfMAYHFTh02liJ1aUt7Smvj6u1A_5yc9go0/?igshid=1vx647adnw701
Jalan
Ada yang setelah sekian lama menunggu, akhirnya berujung temu. Ada pula yang sebaliknya, menunggu seseorang sekian tahun, ternyata digantikan dengan seseorang yang lebih baik. Yang lebih siap. Meski tak terduga sebelumnya.
Ada yang diam-diam mendoakan, menyodorkan proposal di tiap sujud panjangnya pada Allah, ternyata entah bagaimana cara Tuhan mempertemukan, doa-doa itu dikabulkan. Ada yang sudah demikian gigihnya mencintai dalam diam, mendoakan di sepanjang malam, tapi Allah punya suratan lain. Meski takseindah milik Fatimah yang dalam senyap mengagumi Ali, tapi menurutNya–garis ini sudah yang terbaik.
Ada yang sedang menggugu, hatinya baru saja patah. Tapi tetiba, Allah kirim obat merah. Yang perlahan menyembuhkan, yang mau dengan sabar membangun lagi kepercayaan.
Ada yang butuh bertahun-tahun untuk kembali menata serpihan, tak apa, pada akhirnya dia menemukan jalannya. Mungkin romansa bukan genrenya. Tapi tak pernah ada prasangka buruk padaNya. Barangkali, nanti di akhirat Allah simpankan satu yang paling baik untuknya. Biar kali ini ia hidup dengan cinta yang lain; cinta pada ilmu pengetahuan, cinta pada pengabdian, cinta pada kebermanfaatan, cinta pada keluarga dan sahabat-sahabatnya.
Ada yang sedang menata diri. Biarkanlah, jangan dipanas-panasi.
Ada banyak jalan, ada banyak kisah. Ada banyak yang bisa diambil pelajaran, ada banyak pula yang bisa kita petik hikmah. Setiap kisah, punya air matanya masing-masing, punya tawanya masing-masing.
Selamat menata prasangka baik, selamat menjalani jalanmu dengan sebaik-baiknya! Perdengarkanlah kisahmu nanti, untukku. Agar aku bisa belajar juga dari situ.
Ada hal-hal yang sebenarnya lebih mudah untuk kamu dapatkan tapi kamu enggan untuk mengambilnya menjadi milikmu. Dan sebaliknya, ada hal yang begitu sulit untuk kamu dapatkan tapi kamu mau bersusah payah untuk menjadikannya milikmu. Padahal bisa jadi sesuatu yang bisa dengan mudah kamu dapatkan belum tentu tidak berharga :)
Pernah mengalami? Seperti tatkala ada seseorang yang kita kenal, ia menyukai kita dan ia bisa menerima kita apa adanya. Tapi kita tidak memiliki perasaan sama sekali kepadanya. Sehingga kita lebih sering mengejar orang lain yang lebih sulit kita dapatkan dan belum tentu juga menjadi milik kita.
Tantangan. Kita suka tantangan. Ada perasaan menang dan bangga saat kita berhasil memenangkan sesuatu.
Hanya saja, di dunia ini banyak hal yang berjalan tidak seperti prasangka kita. Yang sulit kita dapatkan, bisa jadi berharga bisa jadi juga tidak. Begitupun dengan hal-hal yang mudah kita dapatkan, belum tentu hal itu tidak berharga. Bisa jadi hal yang mudah itulah yang amat berharga.
Seperti tatkala kita berjuang untuk sesuatu. Dan kemudahan-kemudahan yang kita dapatkan berkat doa dari kedua orang tua kita. Dan hal-hal yang terasa mudah kita dapatkan itu, adalah sesuatu yang amat berharga bukan? Sesuatu yang membahagiakan, sesuatu yang memang menjadi keberkahan untukmu.
Coba lihat sekeliling, barangkali kamu menemukan hal-hal berharga yang bisa dengan mudah kamu raih :)
Yogyakarta, 12 September 2017 | ©kurniawangunadi
(via kurniawangunadi)

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Tahapan Mendidik Anak yang Dianjurkan Rasulullah
Salah siapa jika Anak tumbuh nakal, mental buruk? semoga orang tua tidak salah mendidik anak, mulai dari rahim sampai usia 18 tahun.
Ada beberapa tahap mendidik anak pada masa tersebut seperti dianjurkan Rasulullah SAW.
Berikut ini, tahap mendidik tersebut, seperti dilansir Keluargacinta.com dari buku Athfalul Muslimin Kaifa Rabbahum Nabi al Amin karya Jamal Abdurrahman:
Tahap 1, Sebelum Anak Lahir Sampai Usia 3 Tahun.
Mendoakan calon bayi Mendoakan dan memberikan perhatian saat anak dalam kandungan Mendoakan saat bayi hendak lahir Menyambut bayi dengan azan Men-tahniq bayi Mengajarkan atau memperdengarkan zikir dan doa kepada bayi Mengeluarkan zakat (fitrah) sejak ia lahir Menyayanginya Memberinya nama yang baik pada usia 7 hari Melaksanakan aqiqah pada usia 7 hari Mencukur rambutnya dan bersedekah setara dengan berat rambut pada usia 7 hari Bercanda dengan bayi Menyebut anak dalam gelar orang tua Meng-khitan Menggendong bayi Menanamkan tauhid sejak dini Memperhatikan penampilan dan gaya rambutnya Mengajarkan cara berpakaian Selalu menghadirkan wajah ceria kepadanya Menciumnya dengan penuh kasih sayang Bercanda dan bermain dengan anak-anak Memberi hadiah Mengusap kepalanya sebagai bentuk kasih sayang Mengajarkan dan meneladankan kejujuran pada anak.
Tahap II: Usia 4-10 Tahun
Membiasakan panggilan kasih sayang dengan nada lembut Menemaninya bermain dan belajar Mengajaknya berjalan sambil belajar Memberikan kesempatan yang cukup untuk bermain Menghargai permainannya Menanamkan akhlak mulia Mendoakannya Mengajaknya berkomunikasi secara intensif dan minta pendapatnya Mengajarkan amanah dan menjaga rahasia Membiasakan makan bersama Mengajarkan adab makan Mengajarkan persaudaraan dan kerja sama Melerai ketika anak-anak bertengkar Melatih kecerdasannya dengan lomba dan cara lainnya Memberikan hadiah kepada anak yang berhasil melakukan sesuatu atau berprestasi Menjaga anak dengan zikir dan mengajarinya berzikir Mengajarkan azan dan shalat Mengajarkannya berani karena benar Jika anak mampu, boleh ditunjuk sebagai imam
Tahap III, Anak Usia 10-14 tahun
Membiasakan salam Memberikan makanan dan pakaian yang layak Membiasakan anak tidur cepat (tidak larut malam) Memisahkan tempat tidurnya dari orang tua dan saudara yang berbeda jenis kelamin Mengajari adab tidur Membiasakan anak menjaga pandangan Membiasakan anak menutup aurat Mengajarkan anak tidak menyerupai lawan jenis Menyayangi, bukan memanjakan Merawat dan mendoakan ‘ekstra’ saat anak sakit Meluruskan kesalahan anak dengan bijak Jika anak melanggar, berikan hukuman mendidik bukan menghukum fisik Mengajari anak dengan praktek dan keteladanan Mengajarkan pengobatan alami tingkat dasar Membangun komunikasi intensif dalam forum keluarga Mengajarkan dan membiasakan adab masuk rumah Mengajarkan adab bertamu Mengajarkan dan membiasakan adab masuk kamar orang tua Membiasakan anak menghadiri undangan dan bersilaturahim Mengajarkan anak berbuat baik kepada tetangga Menjaga anak dari pergaulan buruk Mengajarkan dan membiasakan adab berbicara Mengajarkan anak menghormati ulama Membiasakan anak mengasihi teman Mengajarkan anak hidup sederhana Mengajarkan anak berjuang dalam kehidupan, menghadapi ujian dan kesulitan
Tahap IV, Anak usia 15-18 tahun
Memotivasi anak memanfaatkan dan mengoptimalkan waktu pagi Memastikan anak mengisi waktu luang dengan hal-hal positif Menguatkan kecintaan kepada Rasulullah dan Al Qur’an Mengarahkan anak menjadi teladan dalam pergaulan Mengajarkan kemandirian dan menjauhi kemalasan Lebih memperhatikan kualitas pendidikan, ilmu dan Al Qur’an Mengajari anak bahasa asing Mengenali pola pikir anak Memberikan nasehat pada momen yang tepat Mengajaknya rekreasi bersama Mengajari anak memikul amanah dan tanggungjawab Memberinya tugas penting Memupuk militansi dan semangat berjuang Menumbuhkan semangat berkompetisi Menanamkan motivasi untuk berhaji Memahamkan dan memotivasi untuk menikah jika telah memiliki ba’ah
Selamat meneledani. (KeluargaCinta.com).
repost dari Tribunnews
Simpen dulu
Simpen
Ada yang Jahat, dia cuma mementingkan diri sendiri...
27 Desember 2016
Karena tidak semua hal bisa kita genggam Karena tidak semua keadaan bisa kita kondisikan Karena tidak semua keinginan bisa kita dapatkan Karena tidak semua jalan bisa kita lalui Karena tidak semua rencana bisa berjalan sesuai harapan
Dan terakhir
Karena…
Karena Allah sayang aku, kamu dan kita semua. Karena sayangnya Allah melebihi apapun Karena sayangnya Allah tak akan sampai di logika Karena sayangnya Allah itu satu satunya yang membuat kita bahagia.
#teruskonsisten #thisisthebestway
Seperti halnya hujan turun deras adalah untuk memberikan kesuburan bumi.. Pun ketika tangisan menderai, entah itu tangisan penyesalan ataupun kesedihan adalah penghapus rasa sakit yang menyuburkan hati kembali
3 jam yang worthy. Ilmu yang aplikatif; kisah yang bikin semangat; bahasa yang sederhana dan mudah dimengerti.
Ga usah belagu bisa sedekah sejuta dua juta. Sahabat - sahabat Nabi aja sedekah trilyun-an biasa ajahh.
Ga usah sombong kalo kaya punya duit puluhan juta. Sahabat - sahabat Nabi aja kaya raya gak karuan, kehidupannya begitu sederhana.
Ga usah riya’ kalo hapal Al Quran bisa khatam sebulan sekali. Utsman yang khatam setiap malam dalam satu rakaat witir aja tawadu’ banget.
Ga usah gaya kalo punya jabatan. Khalifah - khalifah yang menguasai sebagian dunia aja rendah hati.
Ga usah sok cakep kalo dikasih muka cakep. Utsman yang super ganteng dan kekar aja malu - malu kucing.
Ga usah sok nyuruh - nyuruh pembantu. Ustman yang penguasa negara aja gamau selalu dilayani pembantunya.
Ga usah bangga punya pendidikan tinggi, karena belum tentu jadi manfaat. Utsman yang ga sekolah aja bisa jenius jadi pengusaha, dan sikapnya biasa aja.
Biasa aja jadi manusia, ga perlu merasa istimewa. Karena yang paling istimewa saja, bersikap biasa saja. Pfffft, malu sama manusia yang bahkan bikin malaikat malu.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
jadi kesimpulannya.. jangan meragukan, mungkin memang belum sepaham.. dan memang berjalan mah dengan caranya masing masing, dengan tidak ada kearah untuk saling saing.. tiap masing masing ada bagiannya.. bukan untuk menjatuhkan.. tapi saling dibutuhkan... yapp
Keturunan (renungan hasil kajian)
Hari ini habis kajian tentang hal-hal yang menyebabkan masuk ke dalam neraka. (Serem yah temanya 😅)
Sebab yang pertama adalah ghibah Sebab yang kedua adalah zina Sebab yang ketiga dan seterusnya masih ada karena terbatas waktu jadinya lebih dibahas ke dua sebab tersebut.
(Maaf saya belum bisa menjabarkan panjang lebar, baru bisa mengambil garis besarnya aja, nasihat terlebih untuk diri sendiri)
Entah kenapa saya terfokus pada akibat dari perbuatan zina
Akibat zina diantaranya adalah… 1. Meremehkan keagungan Allah 2. Melemahkan keturunan 3. Merusak rumah tangga 4. Merusak kehormatan 5. Menggelapkan wajah 6. Dst (ustadznya ngomongnya cepet banget 😂)
Saya, terfokus pada akibat yang kedua “melemahkan keturunan”. Entah mungkin efek profesi saya jadi seorang guru kali ya saya selalu tertarik tentang pembahasan keturunan. Padahal sering kali teman saya mengingatkan “ mei cari suaminya dulu kaliii” saya hanya menjawabnya dengan tawa.
Tapi saya selalu ingat pesan ibu kepada saya anak perempuannya yaitu “ketika kamu siap menikah maka kamu harus siap punya anak, jangan ditunda dengan sengaja”. Tapi seakan pikiran saya melompat lebih jauh dari pesan ibu “berarti kalo harus siap punya anak, harus siap juga dong mendidiknya? Trus mau di didik kaya gimana? Trus biar anaknya mau jadi kaya apa? Mau disekolahin yang visi misinya kaya gimana? Trus nanti lingkungannya gimana? Kan ga mungkin anak dalam genggaman terus…”
Berlebihan ya? Kayanya iya deh 😂 Entah ini mungkin efek dari saya yang Allah kasih kesempatan pernah menghadapi anak swasta sampe negeri yang semewew banget, dari yang normal sampai yang berkebutuhan khusus, dari yang latar belakangnya tukang ojek sampe pengusaha dan penyidik bareskrim, dari yang dibiasain liburan ke luar negeri sampe yang di biasain murojaah tiap mau tidur, dari yang sering diajak ke mall sampe yang sering diajak ke toko buku, dan masih banyak lagi yang udah Allah kasih lihat. Sehingga pikiran saya lompat lebih jauh dari pesan ibu.
Saya bukan anak yang besar dalam lingkungan keluarga yang islami, 4 orang anak saja di beri nama ga ada yang islami, 2 orang kaka saya pun diberi nama seperti nama para tokoh wayang. Saya dan adik saya? Diberi nama hanya sesuai harapan kedua orang tua saya yang ingin anaknya seperti si fulanah.
Kedua orang tua saya pun, sebelum menikah melalui apa yang banyak orang sebut pacaran. Tidak ada unsur islami hanya ikut adat istiadat jawa saja. Dua orang kaka saya pun demikian melalui yang namanya pacaran.
Namun seiring berjalannya waktu, Allah berikan ibu hidayah lebih dulu dari bapak saat anak anak sudah mulai beranjak dewasa. Ibu mencari kesana kemari tentang bagaimana beragama yang baik hingga ibu mampu menemukan jawabannya. Apakah itu selesai? Tidak. Justru perjuangan ibu selanjutnya adalah bagaimana agar ibu bisa mengajak bapak dan anak anaknya untuk menjadi lebih baik. Mudahkah? Tidak. Justru amat sangat sulit sampai sampai entah kapan itu terjadi terlontar dari mulut ibu untuk minta cerai kepada bapak. Meskipun tidak sampai kejadian. Karena sempat merasa lelah untuk terus mengajak bapak belajar lebih baik. Namun bapak tak kunjung mau.
Rumit bukan? Karena ini tentang aqidah yang merupakan sesuatu yang mendasar. Allah uji keluarga kami begitu dahsyat. Entah ini ujian atau akibat dari tidak menerapkan pendidikan sesuai islam dalam keluarga.
Semua perjalanan itu mampu membuat saya berpikir keras atas kajian hari ini…
Kini saya anak yang paling besar yang belum menikah. Lantas apakah saya ingin mengikuti kesalahan orangtua dan kaka kaka saya dengan pacaran?
Ustadz bilang pintu yang membuka peluang dari zina adalah “pandangan mata”. Lalu bagaimana dengan pacaran jika dengan tatapan mata saja sudah membukakan pintu untuk setan?
Saya tau saya tidak baik, tapi saya ingin memutus kesalahan yang pernah terjadi, saya ingin memperbaiki apa yang telah keliru, saya ingin memiliki keturunan yang kuat lagi taat.
Saya ingin memperbaiki semuanya…
Maka dari itu kenapa saya lebih sering terfokus pada keturunan. Karena dengan fokus pada keturunan maka akan terbentuk juga suatu pandangan tentang pasangan hidup. Entah.. (sepertinya saya terlalu banyak ngoceh ya? 😂)
Anak merupakan amanah, dan akan dipertanggung jawabkan di hadapan Allah atas apa apa yang telah kita ajarkan pada mereka, atas pendidikan apa yang telah kita berikan pada mereka.
Bukankah kita tidak bisa mendidik orang lain sebelum kita bisa mendidik diri sendiri? Dengan kita mampu mendidik diri sendiri In Syaa Allah kita mampu mendidik orang lain.
Bagitupun yang saya lakukan. Entah beberapa bulan terakhir saya membatasi pergaulan saya dengan lawan jenis (bukan sombong, dengan membatasi saja fitnah masih sering terjadi), ada beberapa teman laki-laki yang memulai untuk mencoba memulai komunikasi dengan saya namun saya hanya menjawab dengan nada sedikit tidak nyaman. Bukan maksud hati untuk memutus silaturahmi. Tapi saya hanya ingin menjaga dan mendidik diri saya sendiri.
Bahkan pernah orang dari masa lalu datang menghubungi saya, entah tujuannya apa, tapi lagi lagi saya jawab dengan nada yang sedikit tidak nyaman. Bukan maksud hati ingin memutus silahturahmi sekali lagi saya katakan. Saya hanya ingin menjaga dan mendidik diri saya sendiri.
Beratkah menjawab dengan nada tidak nyaman? Berat. Karena umur sudah mencapai 23 tahun. Hasrat ingin menikah menggebu gebu, lantas ada laki-laki yang mendekat tetapi malah dijawabnya dengan nada tidak nyaman. Berat. Jika ingin dituruti, ingin rasanya berkomunikasi bebas dengan suasana yang humoris. Tapi lagi lagi saya ingat saya ingin menjaga diri saya dan keturunan saya, saya ingin mendidik diri saya sendiri.
Saya tidak membenci laki-laki yang ingin mendekat. Tapi jika saya lihat belum ada kesiapan menuju arah yang Allah halalkan, mohon maaf dan izinkan saya untuk menjaga.
Saya ingin memperbaiki semuanya… Saya ingin memiliki keturunan yang kuat lagi taat. Maka dari itu saya ingin belajar dari sekarang menjaga semuanya yang sudah seharusnya saya jaga.
Jadi intinya, bantu saya untuk tidak mendekati zina. Untuk yang masih berstatus tidak diakui negara dan agama, coba pikirkan lagi baik baik. Apa yang kalian lakukan hari ini tidak hanya akan berdampak pada diri kalian sendiri. Namun pada keturunan kalian kelak. Jadi hayuk atuh kita sama sama perbaiki semuanya. Biar Allah meridhoi kita dan keturunan-keturunan kita.
(maafin tulisannya keluar jalur)
#random
Terkadang, ada orang akan menjadi serakah terhadap segalanya cuma untuk bahagianya Terkadang, ada orang yang ga peduli dan meninggalkan orang terdekat cuma untuk bahagianya bersama orang baru Terkadang, ada orang yang berpikir jahat untuk milikin segalanya cuman untuk bahagianya
My edit surah At tin (the fig) Plz do not remove/rearrange the photos or crop my name out, Jazakallahu khairan ❤️
Abdurazzaq mengatakan, dari Salman bahwa sesungguhnya di dalam Kitab Taurat.... Allah menciptakan seratus rahmat.. dan satu rahmat yg dikaruniakan pada kami (makhluk),sedangkan 99 rahmat Dia pegang di sisi-Nya. Satu rahmat itulah para makhluk berkasih sayang, saling mengasihi, saling memberi, dan saling tolong menolong. Maha Besar Allah dengan rahmat yang Maha Lebih Luas, semoga kami selalu di limpahkan rahmat-Nya.. aamiin

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Kelak jika kau mengizinkan seseorang menujumu, dan dia tengah memperjuangkanmu, jangan pernah buka hatimu pada siapapun selain ia, entah dengan alasan apa pun. Jika memang kau menghendaki yang lain, tuntaskan dulu urusanmu dengan orang sebelumnya. Jadilah yang tegas pada dirimu sendiri, jangan pernah belajar mendua perasaan. Jangan. Putri ayah tak boleh begitu.
(via jalansaja)
Ikuti alur sampai di masa depan seperti apa Ya yakin bahwa wanita baik akan dpertemukan dengan pasangan baik juga... Mungkin dia (saat ini), tidak sepenuhnya baik.. tapi sisi lain dr nya ada baiknya, yg buat terpikat tanpa ada alasan.. Semoga Allah membuka pintu hati dan pikiran kita untuk menjadi pribadi yg lebih baik, untuk ada satu alasan terpikat.... insya Allah karna Allah