Sometimes when you are traveling, you just want to get out and do an easy walk through the bush #travel #easytraveler #backpacking #backpackers #beautifuldestinations #indonesia #yogyakarta (at Embung Nglanggeran, Gunungkidul Yogyakarta)

izzy's playlists!

Product Placement
"I'm Dorothy Gale from Kansas"
Lint Roller? I Barely Know Her
Fai_Ryy
Fieri Frames

ellievsbear
EXPECTATIONS
The Bowery Presents
One Nice Bug Per Day
ojovivo
The Stonewall Inn
Keni

pixel skylines
hello vonnie
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year

KIROKAZE
â
seen from United States
seen from United States

seen from TĂźrkiye
seen from United States

seen from Panama

seen from Switzerland
seen from United States

seen from Germany
seen from United Kingdom
seen from Ecuador
seen from United Kingdom

seen from Kosovo
seen from Switzerland
seen from United States

seen from Malaysia

seen from Switzerland

seen from TĂźrkiye
seen from TĂźrkiye
seen from United States

seen from India
@bitterlemonadeid
Sometimes when you are traveling, you just want to get out and do an easy walk through the bush #travel #easytraveler #backpacking #backpackers #beautifuldestinations #indonesia #yogyakarta (at Embung Nglanggeran, Gunungkidul Yogyakarta)

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch ⢠No registration required ⢠HD streaming
Dari pagi di dapur mulu. Kalau udah di dapur suka khilaf. Dan hasilnya menu buka puasa yg seabrek ini: ada Fla. Acar Nanas. Slash Nanas. Sambal Jawa. Puding. Nuget Pisang. Ikan Asam Manis. Dan nggak tau nanti sore masak apa lagi Mau? đ with Intan â View on Path.
Love this place, so much! #eksploremakassar #makassar #travel #famous #beach #indonesia #nofilter #xiaomi #xiaomiredminotes3 #photography (di Tanjung Bira Beach, Bulukumba, Sulsel)
ARWAN. Nggak mau dipanggil mas. Nggak mau dipanggil adek. Lebih tinggi 'sedikit'. Lebih 'itemnya' banyak. Senyumnya menawan kata 'temen2'. Good Driver. Muda Mapan Menarik. Medok is fluent. Mau? #prambanan #temple #travel #explorejogja (at Candi Prambanan)
ARWAN. Nggak mau dipanggil mas. Nggak mau dipanggil adek. Lebih tinggi 'sedikit'. Lebih 'itemnya' banyak. Senyumnya menawan kata 'temen2'. Good Driver. Muda Mapan Menarik. Medok is fluent. Mau? #prambanan #travel #explorejogja #temple #beautifulofindonesia (di Candi Prambanan)

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch ⢠No registration required ⢠HD streaming
Ayam Bangkok. Ras asli Indonesia #ayam #pet #pecintaayam #pecintaayambangkok #ayamindonesia #ayamlovers
Restu & Wildan. Senyum natural anak-anak #children #people #love #smile #laugh #playing #world #nature #photography
B2Q Chicken Fried Rice #food #friends #travel #makassar #chinesefood #cafe #oldtowncoffee (di Old Town White Coffee)
Steam Mnc Chicken Rice #food #friends #travel #makassar #oldtowncoffee #cafe #chinesefood (di Old Town White Coffee)
Curry Pan Mee #food #friends #travel #chinesefood #cafe #oldtowncoffee #makassar (di Old Town White Coffee)

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch ⢠No registration required ⢠HD streaming
Tom Yum Crabs Steak #lunch #food #friends #cafe #oldtowncoffee #chinesefood #makassar #travel (di Old Town White Coffee)
đ° (di Phnom Penh)
Built by Patrick Romero
I need this asap :(
King Palace! đ
Ayo coba sini :)))
Kamu cinta dia~
âKita ini apa?â
âKita putus ya?â
Kamu mendadak hilang.
Tolong tetap tinggal.
Aku mau kamu

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch ⢠No registration required ⢠HD streaming
Kompetisi Autonomous
Hello, itâs me, Ruth. Bukan Adele. Aku mantan istri Joshiah, atau Joshi. Eh, bukan. Aku masih istrinya. Sulit ku jelaskan. Akan ku jelaskan nanti. Aku akan menceritakan kenanganku saja, dulu, bersama keluarga besar Joshi yang âmewah nan suciâ. Tapi akan ku tekankan, aku suka dengan adik Joshi, Sam. Samuel. Ini tentang Sam dan aku.
Kalian tahu? Masa SMA? Ya. Aku satu sekolah dengan Sam, tidak dengan Joshi. Joshi kuliah di Massey University. Beda empat tahun dari Sam dan dua tahun dariku. Ya, tentu saja. Aku senior Sam.
Saat itu kami bertiga tidak saling mengenal, tidak pernah bertemu. Sampai ketika sekolah kami mengadakan turnamen Sains setiap tahunnya. âAutonomous Robot Designâ itu tema tahun ke-13. Sam adalah junior, aku senior. Ingat itu. Sam satu-satunya peserta junior yang memberanikan diri mengikuti kompetisi dengan bantuan ke-tiga kawannya. Lynda, Kevin dan Johan. Mereka satu organisasi Club Automotive. Tapi mereka bertiga teman satu kelasku. Kau bayangkan saja betapa terkejutnya kami ketika Mr. Anderson menyebutkan nama Sam
âDan tim Autonomous 3 adalah satu-satunya team yang tahun ini membawa satu rekannya yang baru bergabung dengan Rutherford. Ini semester pertamamu, Sam?â âTentu saja Mr. Andersonâ jawabnya begitu yakin. Aku mengamatinya. Mungkin memang dia âseperti ituâ. Typical orang penuh dengan percaya diri, atau berlebihan? âKau terlalu yakin, Samâ Mr.Anderson menegaskan âAyahku robot. Aku jelas lebih tahu semua tentang robot daripada kalian semua yang berkompetisi di sini, melawan team kamiâ Itu berlebihan
Semua terkejut mendengar jawaban Sam. Tak terkecuali aku. Yang benar saja. Dia mengatakan Ayahnya robot? Mr. Anderson sontak memijat kepalanya yang tidak pusing. Tidak habis fikir dia akan menerima Sam sebagai siswanya. Sam pasti akan dikeluarkan dari Rutherford. Sebentar lagi.
âAyahmu orang baik, Samyâ Aku tahu Mr. Anderson bukan tipe orang yang bisa diajak bercanda. Dia tegas. Gesturnya pun terlihat dia orang yang sangat disiplin juga bijaksana. Sam, kamu gila! Demikian hatiku memakinya. Dia memang gila. âBagaimana kau tahu. Kau teman Ayahku?â âAku mengenal Mr. Davis dengan sangat baikâ Mr. Anderson sepertinya memang mengenal Sam âKalau begitu kau juga robot?â Sam menyorotkan matanya tepat di mata Mr. Anderson âHaha tentu saja, terlihat sekali kau temannya. Kakuâ Astaga. Sam? âKau bisa diam? Apakah kita bisa melanjutkan kompetisi ini?â Oh Ruth, mulutmu harusnya diam saja âAtau sebaiknya kau pulang saja, ju-ni-orâ âAku terima tantanganmu, se-ni-orâ Dia menyebalkan!
Dari lima team yang berkompetisi tersisa tiga team. Team satu, tiga dan lima. Aku masih melawan Sam. Sam yang menyebalkan. Aku tak menduga dia bertahan sejauh ini. Penonton menyoraki kompetisi ini. Kompetisi semakin tegang, panas dan memacu kami untuk memainkan otak lebih keras lagi. Tapi harus kami akui Sam sangatlah cerdas, dia bukan pintar, dia cerdas. Hingga pukul 03:00 kompetisi berakhir dengan kemenangan ditangan team tiga, team Sam
Aku berjalan dilorong dengan malas, membawa seonggok buku-buku kimiaku, papan tabel periodik dan berpura-pura menelepon pacarku, Beny. Tiba-tiba ada yang menahan lenganku dengan kuat âRuthâ Samy, astaga. Aku melongo. Berani-beraninya dia. Aku hampir melayangkan tanganku yang membawa papan periodik ke arah kepalanya âApa?â Aku hampir berkata âIblisâ tapi tidak ada suara yang keluar dari mulutku sedikitpun âKau mau memukulku?â Aku memiringkan kepalaku karena bingung âKepalaku akan terluka kalau papan itu benar-benar menghantam kepalaku, Ruth. Kau tahu ituâ Itu memang tujuanku, Sam âKalau kepalaku terluka, aku tidak bisa melawanmu lagiâ Kami melewati lorong, kemudian berbelok melewati kantin dan sampai di ujung pintu keluar laboratorium âRuthâ Suara Sam tiba-tiba merendah. Dia aneh âAku minta maaf. Sepertinya aku sudah menyakitimu karena kekalahanmu di kompetisiâ Aku masih tidak peduli, belum! âHallo, Ruthâ Dia mulai melambai-lambaikan tangannya tepat di wajahku âApa kau tuli?â Tentu saja tidak, aku hanya mengamati apakah kau memang secerewet ini? âMaafâ Dia mengulanginya lagi
âAku maafkanâ Akhirnya aku bersuara âSyukurlah. Ternyata suaramu bagus saat bicara dengankuâ âMaksudmu?â âHaha jangan tersinggung. Saat di kompetisi kau seperti nenek sihir yang siap menelanku dengan semua jawabanmu. Aku sangat senang kau menjadi lawanku. Aku seperti menemukan lawan yang seimbang. Kau tahu maksudku? Kau cantikâ Dia memberikan jeda âJuga cerdas, kau senior yang hebatâ Aku tidak suka dipuji. Tapi pujian Sam aku menerimanya. Aku suka âHaha terimakasihâ âWow, kau bisa tertawa?â Kau meledekku? âHaha tentu saja. Seperti sekarangâ Aku memukul kepalanya dengan papan. Itu refleks. âAwâ Dia kesakitan âKau cowok payahâ âIni sakit, Ruth. Apa kepalaku berdarah?â Aku meraba kepalanya. Dan di sela-sela rambutnya tanganku berlumur âdarahâ aku panik âRuth?â Aku bingung âApakah berdarah, kepalaku berdenyut-denyutâ âI-iya. Sam. Maafkan aku. Aku tidak sengaja. Aku hanya...â âAh, sudahlah. Tidak apa-apa. Nanti akan sembuh. Ini hanya luka kecil. Tapi Ruthâ dia berhenti berjalan kemudian memelototiku âGara-gara kauâ Dia berhenti lagi âSekarang aku kehilangan ketampanankuâ Apa? Aku bengong. Sam tidak marah? âKau harus ke Unit Kesehatan, sekarangâ Aku menariknya tidak peduli kanan kiri memandang kami curiga âRuth, berhentilah. Hey, Ruthâ âTidak sampai lukamu diobatiâ Dia melepaskan cengkeramanku âAw. Sam, kau cowok kasarâ âBukankah tadi kau sangat membenciku saat di kompetisi? Kenapa sekarang kau begitu peduli kepadaku?â Dia berkacak pinggang dengan senyumnya yang aku yakin perempuan yang melihatnya akan jatuh cinta âAku tahu. Kau menyukaiku! Ayo aku antar kau pulangâ âSam! Apa kau gila?â âMemangâ âAku bisa pulang sendiriâ Aku meninggalkannya
Remang-remang sampai 100 meter jauhnya Sam meneriaki ku hingga semua orang yang berada di sana menoleh ke arahnya maupun kepadaku âRuth, apa kita bisa berteman? Aku menyukaimuâ katanya âTerserahmu sajaâ Sinting!
Sunset at Makassar Harbour (di Port of Soekarna - Hatta Makassar south Sulawesi)