Ternyata menerima diri sendiri dan menerima orang lain adalah dua hal berbeda ya

oozey mess

Jar Jar Binks Fan Club
tumblr dot com
occasionally subtle
"I'm Dorothy Gale from Kansas"
Cosmic Funnies
$LAYYYTER
Mike Driver
taylor price

Discoholic 🪩
Xuebing Du
Cosimo Galluzzi
★
almost home
art blog(derogatory)
Misplaced Lens Cap
🩵 avery cochrane 🩵


seen from Guernsey
seen from Türkiye
seen from Türkiye
seen from Saudi Arabia
seen from Austria
seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from Malaysia

seen from Bangladesh
seen from Türkiye
seen from Portugal
seen from United States

seen from Germany
seen from United States
seen from Guernsey
seen from India
seen from United States
seen from United States

seen from Portugal
@biarditanya
Ternyata menerima diri sendiri dan menerima orang lain adalah dua hal berbeda ya

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Dia dan FirmanNya
Pagi ini, persis pagi ini.
Matahari sudah menyapa dari jauh. Tersenyum dengan cahaya seolah ada harapan untuk memulai mimpi. Dalam pikiranku ‘memang iya?’
Hahaha Gapapa kan meragu untuk bermimpi?
Dimulai dengan scrolling home instagram, kuhabiskan 45 menit pertamaku di sana. ‘Hmm, doa pagi kali ya?’. Aku bangun dan mengambil posisi untuk berdoa.
.
Dalam doa aku tersadar (entah ter- atau di-sadar-kan, karena seharusnya aku tidak mungkin sadar sendiri tanpa kuasa Allah) bahwa, aku jatuh cinta dengan Kristus bukan hanya karena mujizat, bukan juga hanya karena aku bisa bangun pagi ini, punya pekerjaan, keluarga, teman-teman, semua yang diidamkan orang-orang didunia ini. Aku tidak hanya jatuh cinta karena itu. Bahkan tidak jatuh cinta karena itu.
.
Tersadar ketika aku mencoba berdoa untuk orang lain (hmm aku sangat jarang berdoa untuk diriku sendiri, terkesan egois hehe) aku berpikir,
‘kayaknya aku nggak doain mereka pake hati deh.’
Pernah nggak sih kalian pacaran tapi nggak pakai hati? Ya... jalanin aja gitu? Nah rasanya kayak gitu. Kayaknya aku berdoa untuk hal yang baik, tanpa melibatkan hal yang terbaik dari doa itu sendiri. Hati.
Pikirku, ‘kok gini ya?’
Lalu mataku teralihkan pada alkitab di rak buku. Kira-kira sudah 3 hari tersentuh debu, dan debu dari 1 bulan sebelumnya.
Dengan rasa sedih bercampur semangat dan syukur ‘gimana caranya mau pake hati, kalau sumber dari hatimu aja nggak pernah kamu selami?’
DAMN!
Aku jatuh cinta sama Kristus karena alkitab! Satu-satunya sumber legit dengan panduan langsung tentang Dia komplit dengan 5W+1H nya! Aku jatuh cinta karena pribadiNya yang kubaca dan kudalami di buku itu. Aku jatuh cinta karena secara rahasia dan perlahan Dia mengajarkan tentang diriNya, cara menyembahNya, memahamiNya, dan menyenangkanNya. Siapa yang tidak jatuh cinta dengan itu?
Bersyukur karena Roh Kudus yang memampukan aku untuk mengerti sebagian kecil dari semestaNya, diriNya.
Rasanya seperti kembali diingatkan untuk tetap jatuh cinta kepadaNya, melalui firmanNya. Karena memang hanya itu, seperti yang kubilang tadi, ‘satu-satunya sumber legit dan panduan langsung tentang Dia’
.
.
Aku sapa kembali matahari di ujung sana, dengan mengambil harapan dan semangat yang sudah Ia berikan. Dengan sukacita karena Dia dan firmanNya muncul si bersyukur dalam otak ku sambil berkata, ‘Memang iya!’
Seperti Yang Lain
Aku bukan penulis, yang bisa menulis indah untuk kalian baca.
Aku juga bukan musisi, yang bisa bikin lagu dan main instrumen yang menggugah hati.
Aku manusia, sama seperti yang lainnya,
punya cerita untuk dibagi, punya kisah yang mungkin menginspirasi.
Ah! Sudahlah!
Jangan lihat aku! Aku bukan siapa-siapa.
Aku manusia, sama seperti kalian.
Punya kesalahan untuk dimaki, punya cacat yang mungkin melekat sampai mati.
.
.
Tunggu dulu!
Hahahahaha
Ayo lihat aku! Aku bukan siapa-siapa!
Aku punya cerita tentang kesalahan, punya kisah tentang kegagalan yang bisa kuberi.
Tidak apa-apa kan?
Aku manusia, sama seperti yang lainnya.
Issues
Hi internet.
Since I am guessing that no one will read my tumblr, I decided to make this a place to express my self.
Gua nulis ini jam setengah satu pagi. With manny issues happen in my lfie.
Sebagai manusia, gua juga yakin kalau kalian juga punya masalah kalian masing-masing yang kalian hadapi setiap hari. Setiap kali lu bangun tidur, lu punya issues yang lu harus lawan dan atasi.
Entah itu keluarga, entah itu pekerjaan,entah itu cita-cita, masalah agama atau kepercayaan, maybe trust issue with your partner, economy? health? Or whatever it is. Gua tau lu sedang menghadapi satu, dua, atau mungkin semuanya dalam waktu bersamaan.
Not sorry for being selfish, but me too.
Gua juga sedang menghadapi hal-hal itu hari ini. Ketika gua nulis ini, bokap gualagi berantem sama nyokab. Malam ini mereka tidur di kamar yang terpisah. Nyokap tidur di kamarnya, bokap tidur di kamar kecil bekas cici gua (yang sekarang udah nikah) dulu tinggalin.
Selain itu, mungkin bokap juga marah sama gua. Karena gua udah kurang ajar? hahaha Intinya sih gua kayak agak ngelawan gitu deh. But it’s not totally my fault. I mean, dia nya aja yang nggak bisa sabar.
Beside that, I am facing another issue right now. Gua masih belum tahu mau ngapain di hidup gua. masih belum tahu kedepannya mau ngapain. Well, kalo ngomongin soal kepercayaan sih ya gua tau gua harus melayani TUhan dan berbagi firman juga Injil. But still, idk what to do. Atau lebih tepatnya belum mau?
Semua orang sedang dalam pertarungan mereka masing-masing, mencoba menjadi orang yang lebih baik padahal (mungkin) bukan itu seharusnya yang kita kejar.
Gua dukung kalian dalam pertarungan apapun yang sedang kalian jalani saat ini. It takes time, I know. But don’t give up. I know you can.
Salam,
dari orang yang juga sedang bertarung
Would You Still Be Happy?
A couple of days ago I was watching one of Francis Chan sermon on youtube. On the video he ask a very good question, that now, I want to ask you guys as well:
“If you can have heaven, with no sickness, and with all the friends you ever had on earth, and all the food you ever liked, and all the leisure activities you ever enjoyed, and all the natural beauties you ever saw, all the physical pleasures you ever tasted, and no human conflict, or any human or any natural disasters, could you be satisfied with heaven if Christ was not there?”
Sebagai orang yang sudah lama banget Kristen dan ‘katanya’ sudah percaya Yesus, JUJUR, gua bisa banget bahagia dengan ‘surga’ seperti itu, meskipun tanpa Kristus. Gua pengen banget ke surga di mana gua bisa menikmati semua hal baik, seneng-seneng, happy, bareng keluarga, temen-temen, dan orang-orang yang gua sayang. Gua bisa banget menikmati tempat di mana gua melihat keindahan alam, (mungkin) di sana gua kaya, punya rumah besar dsb, TAPI nggak ada Yesus di sana.
JUJUR, sebagai manusia, gua mau banget pergi ke surga yang enak itu tanpa Yesus.
Loh? Salah? Bukannya itu yang kita percayai selama ini? Atau paling enggak yang kita tahu selama ini.
Tuhan akan kasih kita kemenangan, bebas dari sakit, kekayaan, pekerjaan, kesehatan buat keluarga, orang tua, dan hal-hal baik lainnya kalau kita taat beribadah, baca firman tiap hari, dan rajin berdoa. Itu kan yang selama ini kita (atau setidaknya gua) mau?
Gua nggak bener-bener mau Tuhan disenangkan. Gua cuma berharap ketika gua memuji Tuhan, Tuhan juga memberkati gua.
Sampai akhirnya Francis keluarin pertanyaan itu.
Dan gua sadar bahwa, as a human, we (well at least it’s me) never really love God. I don’t look for Him. I don’t want Him. I only love the things He gives.
Gua nggak pernah bener-bener cinta Tuhan. Gua cuma cinta hal-hal baik dari Tuhan. Dan bukannya semua manusia pada dasarnya seperti itu?
Sekarang giliran gua tanya ke lu.
Kalo setelah malam ini, lu tidur. Besok lu bangun ada di surga ‘yang nikmat’ TAPI tanpa Yesus, would you still be happy?

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
God's will and plan for all believers is to live a lifestyle of good works. A balanced and effective Christian life features faith, hope and love working together, motivating everything we do on obedience to Him and for His glory.
Charles Stanley
#15GoodThings in 2019 - 2. Monic
So the second good things that happend in 2019 is reunited with my old friend Monic. She’s been my friend since I was in Junior High and it was around 2006/07 I guess. I knew her from school bcs she’s my junior. So it’s like 12 years of friendship!
Sejak awal deket di 2007 itu, gua sering diajak untuk nyanyi dan nampil2 gitu deh, karena emang Monic udah sering manggung dari SD entah itu nyanyi, dance, atau apapun. Bahkan dari situ gua belajar banget untuk tampil di depan umum.
Lalu ketika gua udah lulus SMA dan mulai kuliah, kami mulai kehilangan kontak kurang lebih 5 tahunan lebih karena kesibukan masing-masing, gua kuliah, dia sekolah. Jadi emang waktu itu nggak ada irisan sosial untuk kami ketemu. WKWKWK apasih. Until I graduated from Binus and ask if she want to help me to make a photo portfolio, lalu yaudah dia mau dan akhirnya kami bertemu lagi waktu itu kurang lebih tahun 2017/peretengahan 2018.
*waktu lagi nyanyi di HUT Tangsel tahun 2011
And since the photoshoot, kami mulai deket lagi. Waktu itu dia lagi galau-galaunya soal pacar dan jadi cerita-cerita. Nah setelah itu, dia ngenalin gua sama group Acappellanya dia di kampus namanya Voxcom. Waktu itu gua diminta tolong fotoin mereka untuk buat semacam group profile. Karena waktu itu lagi buat portfolio juga jadi yaudah gua fotoin deh dan Voxcom juga jadi salah satu pintu gua untuk masuk ke music photograpy.
Nggak berhenti disitu, karena Monic kuliah jurusan musik dan anak musik harus bikin konser sebagai salah satu syarat kelulusan, gua bilang ke dia,
‘Mon, konser lu gua yang produksiin aja gimana?’
Dan dia pun bilang iya, padahal waktu itu gua juga nggak ada tim dan nggak tau mau ajak siapa untuk bantu di produksi ini. But anyway, jadilah Recital Monic di tahun 2019 ini.
*salah satu konsep foto untuk resital Monic
Mulai dari situ, gua jadi fotoin beberapa konser untuk anak-anak musik lainnya, kurang lebih ada lima recital, tiga single, dan dua foto profile band yang terkait dengan Monic yang gua kerjain tahun ini. Entah secara langsung atau enggak, tapi gua yakin kalau perjumpaan kembali sama Monic ini membuka beberapa pintu lainnya yang akhirnya membawa gua lebih dalam untuk masuk ke dunia foto dan video.
Disamping itu, gua seneng banget punya temen yang belasan tahun masih kontakan dan ngerjain sesuatu bareng! Semoga lo juga punya! Cheers
#15GoodThings in 2019 - 1. Random Nonton Konser di Jogja
Hi guys, Tumblr is back! Last time I check, Indonesia banned Tumblr because of accessable porn content. Tapi sekarang udah bisa lagi jadi mari menulis!
Anyway, we’re about to close 2019 in 16 days! Nggak kerasa banget ya? Gua juga begitu. Tahun ini lewat begitu aja beserta dengan seluruh kejutannya. Gua bukan orang yang nargetin ‘tahun ini harus capai ini’, karena gua sendiri belum tau maunya apa. I’m still figuring out my life, so yeah, I am open to any possibilities and to be honest, 2019 got me really surprised.
So, to close this wonderful year, I am thinking about throwback-ing (?) good things that happened to me. Bukannya mau sombong atau gimana sih, cuma buat jadi pengingat diri kalau banyak banget hal yang terjadi dan harus disyukuri di tahun ini. I will post one article a day, so if you are interested enough with what I’ve been through, jangan lupa subscribe! yea gadeng.
Well, let’s get started. This is #15GoodThings in 2019
1. Nyamperin OLSKI ke Jogja
Jadi waktu itu udah bulan Februari, lagi duduk-duduk santai di rumah sambil denger lagu, tiba-tiba muncul lagu ‘Rindu - Olski’ secara random di playlist gua. Lagunya nggak enak-enak banget sih HAHA nggak deng. Lagunya enak gitu buat nyantai, karena instrumennya gitar terus ada pianika gitu deh, pop gemes simple pokoknya.
Setelah denger lagu itu, jadi suka sama Olski DAAAAN nggak lama kemudian ternyata mereka akan ngadain KONSER. Lalu tertariklah gua, ‘hmm band indie ngadain konser asik nih kayaknya kalo dateng’. Selidik punya selidik, konsernya di JOGJA DONG.
Tidak habis akal, secara random gua bilang ke bagian PRnya Mousaik (media musik yang gua bangun bersama teman2, atau lebih tepatnya teman2 bangun bersama gua) untuk approach mereka jadi media partner konser mereka. Singkat cerita, terjadilah kerjasama MedPar.
Tapi tetep dong....... ‘Masa ke Jogja ntn band Indie nggak terkenal (waktu itu belom terkenal loh mas Dicki (Vokalis Olski))?’ :))))
Dengan ke randoman yang sangat, langsung cek tiket kereta, beli pp, terus ngontak sodara disana supaya bisa numpang beberapa hari. LALU, berangkatlah pemuda ini ke Jogja DEMI nonton konser band yang dia tidak tahu.
-Sampai di Jogja-
Langsung lah kontakan sama mas Dicki langsung untuk liput Olski latihan. Dengan skill kamera yang masih jebol banget, gua liput mereka mulai dari rehearsal, GR, sampai manggung di hari H!
Di sana gua kenalan sama personil2nya Olski. Ada Mas Dicki (vokal), Mba Febri (vokal), sama Mas Sobeh (pianika). Orangnya asik-asik, kami jadi saling follow di Sosmed dan masih komunikasi sampai sekarang. Nggak nyangka juga gua akan diterima dengan hangat di Jogja.
*waktu lagi GRnya Olski
*Mas Dicki lagi ngelucu waktu GR
-Kenalan Temen Baru-
Salah satu hal keren yang terjadi di sana adalah gua kenalan sama beberapa Medpar setempat yang masih kontakan sampe sekarang. Salah duanya ada Mas Amin & Vega (orang Hookspace yang sampe sekarang temenan, karena Vega juga pindah ke Jakarta!), terus ada Mas Febri (Folkslokal). Nggak ada yang tahu beberapa bulan kemudian gua kontak mereka untuk bantu temen bikin tournya Pamungkas!
Dan disana ketemu anak Hookspace ayu banget namanya Akhe! Haha (note: orangnya di video pas lagi jaga regis)
*anak2 media setempat
-What I Learn-
Gua bukan anak yang suka pergi2 random. Anak rumahan lah gitu. Tapi keputusan untuk pergi ke Jogja sendirian untuk nonton Olski waktu itu, membawa domino baik yang sangat gua syukuri sampai sekarang.
Kalo lo punya pikiran untuk ngelakuin suatu hal positif di luar zona nyaman lo, gua saranin lo lompat dan lakuin hal itu!
Kalo kata Ted Mosby,
‘If you’re not scared, you aren’t taking a chance, if you aren’t taking a chance what the hell are you doing anyway?’
I was in Jogja (one of beautiful city in Indonesia) for a couple days, so i decided to took some photo there.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
See what God can do through you. But, first, you have to drop all your excuses.
(via made-worthy)
For The Lord Is Good - Billy Funk (Integrity’s Hosanna Music) [ 1995 ]
From the album “Sing Out With One Voice” by Ron Kenoly
332 / 365
*Click here to view the complete “365 Worship Project!”
(by Brittney Borowski)

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
instagram.com/brittzy (by Brittney Borowski)
http://instagram.com/brittzy